website statistics
Home > Ilmiah > Dampak Buruk Akibat Menghisap Ibu Jari Bagi Perkembangan Gigi dan Mulut

Dampak Buruk Akibat Menghisap Ibu Jari Bagi Perkembangan Gigi dan Mulut

Ads
Advertisement
Kebiasaan menghisap ibu jari

Menghisap jari bagi bayi dan anak-anak biasa dilakukan untuk memberikan rasa nyaman dan tenang bagi bayi dan anak tersebut. Menurut seorang ahli psikoanalisa, Sigmund Freud, kebiasaan mengemut dianggap normal jika dilakukan hingga anak tersebut berusia 18 bulan. Jika kebiasaan tersebut terus berlanjut setelah lebih dari 18 bulan, maka kondisi tersebut merupakan hal yang tidak wajar. Di bidang kedokteran gigi, kebiasaan tersebut dapat memberikan dampak yang tidak baik bagi perkembangan gigi dan mulut anak tersebut. Berikut adalah beberapa dampak buruk yang dapat terjadi karena kebiasaan menghisap jari bagi gigi dan mulut:

  1. Lengkung rahang atas menyempit
(a) Langit-langit tinggi dan sempit; (b) langit-langit normal

Tekanan besar yang diakibatkan saat menghisap ibu jari mendorong langit-langit mulut sehingga lama-kelamaan dapat menyebabkan langit-langit bertambah tinggi dan menjadi sempit.

  1. Gigi berjejal
Gigi berjejal sebelum dan setelah perawatan ortodonti

Lengkung rahang yang menyempit dapat menyebabkan gigi geligi kekurangan ruang untuk tumbuh. Sebagai akibatnya, gigi tersebut akan mencari tempat untuk tumbuh dan mendesak gigi tetangganya sehingga menyebabkan gigi tersebut saling berjejal.

  1. Gigitan bagian depan terbuka
Gigitan terbuka

Gigitan yang terbuka disini hanya pada bagian depan gigi, sedangkan bagian belakang gigi dapat terkatup. Hal ini disebabkan karena keberadaan ibu jari di dalam mulut secara terus-menerus sehingga lengkung rahang yang tengah berkembang mengikuti keberadaan ibu jari tersebut.

  1. Gigi tonggos
Gigi tonggos

Saat menghisap ibu jari, tekanan dari jari mendorong ke arah atas dan menekan gigi depan rahang atas ke arah luar. Gigi depan rahang bawah dan bibir terdorong ke belakang, sedangkan bagian dagu akan ikut terdesak ke dalam. Akibatnya, anak tersebut memiliki profil wajah yang cembung karena gigi depan rahang atas tersebut maju.

  1. Wajah kurang proporsional
Profil wajah cembung

Profil wajah cembung karena kebiasaan menghisap ibu jari tampak kurang proporsional. Hal ini diakibatkan karena rahang bagian atas maju ke depan, sedangkan rahang bagian bawah terdorong ke belakang.

Kelainan tersebut bisa diatasi sedini mungkin dengan menghilangkan kebiasaan buruk. Namun, apabila hal-hal tersebut sudah terjadi, hal yang mungkin dilakukan adalah merawat gigi anak tersebut dengan perawatan ortodontik di dokter gigi.

 

 

Sumber:

https://www.academia.edu/3199858/Pengaruh_kebiasaan_buruk_menghisap_jari_terhadap_perkembangan_rahang

http://www.klikdokter.com/rubrik/read/2695391/kebiasaan-hisap-jempol-si-buah-hati-dan-dampaknya-terhadap-gigi

http://gadisdentist.blogspot.co.id/2012/09/dampak-kebiasaan-anak-menghisap-ibu.html

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Sekilas Mengenai Ameloblastoma
views 84
Ameloblastoma merupakan tumor jaringan gigi yang terjadi lebih sering pada rahang bawah dibandingkan rahang atas. Tumor ini tidak diketahui secara pas...
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0