website statistics
Home > Kisah > Hai Mahasiswa Baru FKG, Nyalinya Jangan Langsung Ciut Ya!

Hai Mahasiswa Baru FKG, Nyalinya Jangan Langsung Ciut Ya!

Advertisement
Advertisement

Penulis : Eva Riris Kalit (Mahasiwi FKG USU)

Hai mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran Gigi, di FKG manapun kamu diterima, selamat datang di dunia per-gigi-an ini. Tapi aku tidak hanya akan mengucapkan selamat padamu tapi juga semangat. Semangat untuk tetap bertahan ke dunia barumu ini.

Aku tidak tahu mengapa kamu memilih FKG dalam salah satu pilihanmu, tapi pasti kamu bersyukurkan karena telah lulus di FKG yang katanya adalah salah satu jurusan dengan passing grade yang tinggi. Kamu juga pasti sangat senang dengan respon orang-orang di sekitarmu, termasuk kedua orangtuamu yang mengetahui kamu lulus di FKG. Aku sudah bisa membayangkan senyummu saat di depan layar komputer saat membaca pernyataan lulus di FKG.

Mungkin kamu memasukkan FKG dalam pilihan yang kedua, dengan pilihan yang pertama adalah FK, dengan pemikiran sama-sama menjadi dokter. Ya memang benar di FKG kamu juga akan menjadi dokter, dokter yang multi talenta. Kenapa? Karena kamu tidak hanya menjadi dokter kelak, kamu juga harus menjadi seniman, arsitek, dan tekniker. Kamu bingung? Sama, aku juga seperti itu setelah masuk ke dunia FKG ini.

Mungkin kamu memasukkan FKG dalam pilihanmu karena merasa hanya kalau ini hanya belajar kesehatan gigi dan mulut saja. Sekarang, lebih baik buang pikiran itu jauh-jauh. Karena kamu akan dihadapkan dengan setumpuk pelajaran yang tumpukkannya lebih bertumpuk dari setrikaan kamu di rumah. Bahkan kelak kamu akan dihadapkan pertanyaan-pertanyaan aneh sekaligus ngeselin dari orang-orang di sekitarmu. Misalnya saja seperti “FKG kan hanya belajar 32 gigi saja, kan?” Aku harus memberitahu kamu ini secepatnya agar kelak kamu dapat memamerkan senyum gigimu saat dihadapakan dengan pertanyaan ini dan tidak melakukan yang tidak-tidak pada sipenanya.

Mungkin kamu memang memasukkan FKG dalam pilihanmu yang pertama. Dan dengan semangatnya setelah mengetahui kamu lulus, kamu mencari “mahasiswa FKG” dalam kata kunci di internet. Ta..da.. Hampir semua pencariaan berisi curhatan anak FKG yang mencoba untuk berjuang dalam dunia pergigian ini. Jangan berpikir mereka lebay, malah aku rasa mereka sudah sangat tabah mengalihkan kegalauan pikiran dan hatinya lewat curhatan di internet bukan dengan tindakan yang tidak-tidak.

Nyali kamu sekarang ciut? Jangan! Tulisan ini bukan untuk itu. Tulisan ini untuk membuatmu berjaga-jaga pada apa yang akan kamu hadapai kelak. Karena dunia FKG berasa pahit adalah kenyataan yang harus diterima seluruh mahasiswa FKG. Namun, gak semua yang pahit kok harus dimuntahkan, kopi dan obat misalnya. Artinya kamu akan mendapatkan banyak pelajaran yang berharga di dunia pergigian ini. Kamu akan belajar bagaimana caranya berjuang, karena itu adalah modal utama. Belajar bagaimana caranya berhemat, karena akan ada banyak uang yang akan kamu keluarkan. Belajar bagaimana caranya bersabar, karena kamu akan menghadapi pasien, dosen, dan mengukir gigi yang perlu kesabaran ekstra. Belajar bagaimana caranya membagi waktu, karena tidak akan ada lagi bergadang untuk nonton film korea melainkan bergadang untuk mengerjakan laporan dan paper. Dan masih banyak pelajaran-pelajaran lainnya yang membuatmu bersyukur masuk ke sini.

Sekali lagi, hai mahasiwa baru FKG. Semangat berjuang! Ketika kelak kamu merasa menyerah dengan dunia barumu ini, ingatlah senyummu, senyum orang-orang di sekitarmu, khususnya senyum kedua orangtuamu saat pertama kali mengetahui kamu lulus di FKG.

 

 

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0
admin
Admin website http://dental.id