web tracker 15 Fakta Atau Mitos Tentang Gigi Berlubang Yang Terlanjur Di Masyarakat (Bag 1) - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

15 Fakta Atau Mitos Tentang Gigi Berlubang Yang Terlanjur Di Masyarakat (Bag 1)

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook16Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn2
Ads
Advertisement

Salah satu treatment kesehatan yang paling sulit dibedakan antara fakta atau mitos adalah persoalan gigi. Seringkali banyak informasi yang tak jelas asal-usulnya diterima mengenai gigi berlubang dan begitu saja dipercaya oleh semua orang.

Oleh karena itu anda harus memahami apakah informasi yang anda dapatkan dan ketahui merupakan fakta atau mitos. Berikut adalah ada 15 fakta atau mitos mengenai gigi berlubang dan juga akan dijabarkan fakta sesungguhnya :

1. Gula adalah satu-satunya faktor yang menyebabkan gigi berlubang

Mitos, tapi hampir bisa dibilang fakta.

“Sebenarnya, asam yang diproduksi bakteri di dalam mulut merupakan penyebab gigi berlubang,” ujar Kimberly A. Harms, DDS, juru bicara American Dental Association.

Karbohidrat apapun yang Anda makan dapat memulai proses tersebut, termasuk nasi, kentang, roti, buah-buahan dan sayuran.

2. Asam menyebabkan gigi berlubang

Fakta. Makanan asam dapat merusak enamel gigi, memperlemah gigi, dan membuat gigi rawan berlubang.

Bakteri penyebab gigi berlubang memproduksi asam. Mengkonsumsi makanan asam (termasuk jus dan soda) dapat membantu proses tersebut. Jadi, minimalisir konsumsi makanan asam dan lakukan perawatan gigi secara teratur.

3. Gigi berlubang lebih banyak terjadi pada anak-anak, dibandingkan orang tua

Mitos. Berkat kandungan fluoride pada air keran, kita telah mengurangi setengah dari total jumlah gigi berlubang dalam 20 tahun terakhir.

Sedangkan, gigi berlubang pada manula semakin banyak terjadi karena obat-obatan yang mengeringkan mulut sehingga saliva berkurang. Saliva berfungsi untuk melindungi gigi.

4. Meletakkan obat pereda nyeri di samping gigi yang sakit

Mitos. Anda harus menelan obat pereda nyeri untuk meringankan rasa sakit. Karena obat pereda nyeri bersifat asam, obat tersebut bisa membakar jaringan gusi Anda dan menyebabkan abses yang sangat menyakitkan jika Anda menaruhnya di samping gigi Anda yang sakit.

5. Semua tambalan perlu diganti

Mitos. Tambalan memang memiliki waktu kadaluwarsa, namun tergantung pada kebersihan gigi dan mulut tiap orang.

Jika Anda menjaga rutinitas kebersihan gigi dan mulut, Anda akan jarang mendapatkan masalah pada tambalan Anda. Yang pasti, tambalan Anda akan bertahan lebih lama.

6. Ketika gigi Anda berlubang, Anda akan menyadarinya

Mitos. Terkadang Anda akan menyadarinya. Namun pada saat Anda sadar, biasanya lubang sudah menyebar dan membesar. Dengan check up rutin, dokter gigi Anda bisa membantu Anda menemukan lubang pada gigi sebelum lubang tersebut menyebabkan rasa sakit.

7. Setelah melakukan perawatan, kerusakan gigi berhenti

Fakta. Ketika gigi Anda sudah ditambal, lubang akan tertutup. Jika Anda menjaga gigi Anda dengan baik, kerusakan gigi tersebut kemungkinan besarnya sudah sembuh.

Lihat  : 15 Fakta Atau Mitos Tentang Gigi Berlubang Yang Terlanjur Di Masyarakat (Bag 2)

Terima kasih

  1. https://kesehatangigi.blogspot.co.id
  2. http://tigadental.com
Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

15 Fakta Atau Mitos Tentang Gigi Berlubang Yang Te...
views 91
Salah satu treatment kesehatan yang paling sulit dibedakan antara fakta atau mitos adalah persoalan gigi. Seringkali banyak informasi yang tak jelas a...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook16Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn2