web tracker Waduh....Ternyata Orang Tua Juga Punya Andil Kerusakan Gigi Anak - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Waduh….Ternyata Orang Tua Juga Punya Andil Kerusakan Gigi Anak

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Gigi berlubang sebenarnya bisa dicegah sejak masih kecil. Namun, para ahli mengatakan banyak orangtua yang salah ketika berbicara tentang kebersihan mulut anaknya.

Menurut  Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sebanyak 42 persen anak-anak usia 2 sampai 11 tahun memiliki lubang di gigi. Dan 21 persen anak berusia 6 sampai 11 tahun mengalaminya di gigi permanennya.

Berikut kesalahan terbesar orangtua untuk menjaga kesehatan gigi anaknya seperti dilansir Foxnews :

1. Membiarkan anak menyikat gigi sendiri

Sebagian besar anak tak memiliki keterampilan motorik untuk menyikat gigi secara efektif sampai usia 8 tahun. Orangtua harus mengawasi anak menyikat dan memeriksanya untuk memastikan setiap permukaan gigi bersih.

“Ini bukan berarti mereka tak ingin melakukan pekerjaan yang baik, mereka hanya belum mampu secara fisik,” kata Dr Edward H. Moody, Jr, presiden American Academy of Pediatric Dentistry.

2. Bayi tidur dengan botol

Ini adalah cara termudah yang menyebabkan kerusakan gigi, namun orangtua masih melakukan. Bahkan, menurut survei American Academy of Pediatric Dentistry, 85 persen orangtua mengatakan bukan ide yang baik membiarkan bayi tidur dengan botol susu atau jus, namun 20 persen tetap melakukannya.

“Entah botol itu pada waktu tidur atau cangkir sippy sepanjang hari, kebiasaan itu membuat gula dan bakteri meningkat di dalam mulut,” kata Moody.

Jika bayi Anda terbangun di malam hari untuk minum dari botol, bersihkan mulutnya dengan kain kasa atau kain lembut atau sikat jika dia memiliki gigi.

“Jika Anda memulai sejak awal ini menjadi bagian dari rutinitas normal,” katanya.

3. Terlambat membuat janji dengan dokter gigi

Ahli mengatakan umum untuk melihat anak-anak berusia 2 atau 3 tahun perlu anestesi umum untuk mengobati gigi berlubang dan infeksi. Salah satu penjelasan untuk ini adalah bahwa orangtua tidak membawa bayi mereka ke dokter gigi cukup dini.

Kunjungan pertama harusnya ketika gigi pertama muncul atau ulang tahun pertama bayi Anda. Kunjungan ke dokter gigi setiap enam bulan juga membantu anak Anda merasa nyaman dan bahkan bersemangat untuk pergi setiap kali.

BACA JUGA :

SUARA BOR LEBIH MENGERIKAN DIBANDING RASA SAKIT GIGI

bor-dokter-gigi

4. Makanan sehat

Pisang, kismis, dan biskuit gandum tampaknya makanan sehat tetapi makanan itu lengket dan telah terkonsentrasi gula sehingga menempel di alur gigi dan membuat gigi berlubang.

5. Berpikir lubang bukan masalah besar

Anda mungkin berpikir mengobati lubang adalah perbaikan yang mudah, lubang bisa mempengaruhi sepanjang hidup anak Anda.

Sebagai permulaan, gigi bayi yang sehat diperlukan untuk mempertahankan ruang untuk gigi dewasa. Mereka membantu memandu rahang sehingga dapat tumbuh.

Plus, jika rongga menjadi terinfeksi, hal itu dapat mempengaruhi perkembangan gigi dewasa dan jika ada abses, anak mungkin akan membutuhkan sedasi untuk mengobatinya, kata Banker.

Lubang pada usia dini, terutama jika mereka tidak diobati, juga dapat menyebabkan masalah dengan artikulasi berbicara, kurang tidur, dan bahkan rendah diri dan kinerja sekolah.

6. Tak menggunakan fluoride

Tahun lalu, American Dental Association merevisi rekomendasi dan sekarang menunjukkan anak usia 2 dan di bawah juga menggunakan pasta gigi fluoride.

Meskipun fluoride kontroversial, para ahli sepakat bahwa penelitian ini jelas, bahwa itu salah satu cara terbaik untuk mencegah gigi berlubang.

Dosis yang tepat, bagaimanapun, adalah kuncinya. Untuk anak-anak berusia 3 tahun dan lebih muda, gunakan setara dengan sebutir beras, dan untuk anak-anak berusia 3 sampai 6 tahun, jumlah seukuran kacang. Namun, jika Anda khawatir eksposur anak Anda dengan fluoride dalam air dan pasta gigi, berbicaralah dengan dokter gigi Anda.

7. Minuman olahraga

Penyebab umum dari kerusakan gigi pada anak-anak yang lebih tua minum minuman olahraga dan soda saat makan siang

Jika Anda tidak dapat membujuk anak Anda untuk benar-benar membatasi dietnya, mendorong dia untuk membatasi jumlahnya.

ARTIKEL POPULER MINGGU INI :

Terima kasih :

http://health.liputan6.com

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Ternyata Menghisap Jempol Ketika Bayi Berpengaruh ...
views 4374
Orang tua yang memiliki anak batita atau balita sering kali bertanya-tanya apakah kebiasaan menghisap jari adalah hal yang normal pada anak, dan ter...
4 Dampak Bila Gigi Anak Geripis Yang Perlu Diwaspa...
views 142
Halo Sahabat DentalKali ini Den Talid mau share tentang bahaya kalo gigi buah hati geripis.Banyak lho kerugian kalo gigi susu si Kecil geripis...
Kapan Anak Harus Dibawa Ke Dokter Gigi Untuk Perta...
views 420
Halo Sahabat DentalKembali lagi berjumpa dengan kami Den TalidDi artikel ini akan dijelaskan kapan sih gigi anak mulai diperhatikan dan apakah...
Orang Tua Merasa Bersalah Karena Gigi Anak Gigis D...
views 69
Ada beberapa hal yang sering menimbulkan rasa bersalah pada anak-anak kita. Salah satunya adalah saat melihat deretan gigi gigis dan menghitam pada an...
Punya Balita Yang Mau Belajar Sikat Gigi? Yuk Sima...
views 96
Mengajari anak sikat gigi bisa jadi tantangan sendiri untuk orangtua. Keterlambatan dalam membiasakan anak menyikat gigi dapat menyebabkan karies gigi...
Kapan Sebenarnya Anak Diperbolehkan Menggunakan Ka...
views 86
Menggunakan gigi kawat gigi memang sudah menjadi tren beberapa tahun belakangan. Namun, tak sedikit dari mereka yang menggunakan gigi kawat gigi karen...
Ternyata Anak Juga Bisa Punya Bau Mulut Lho. Simak...
views 99
"Matthew seringkali mengeluarkan bau tak sedap saat ia sedang bicara. Saya penasaran apa yang membuatnya bisa bau mulut. Ternyata, anak saya kalau sik...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0