web tracker Kadang Saya Suka Kasian Sama Dokter Bedah - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Kadang Saya Suka Kasian Sama Dokter Bedah

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook28Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Penulis : Dr. Erta Priadi Wirawijaya Sp.JP

Kadang saya suka kasian sama dokter bedah. Di hampir semua RS, di era JKN. Bagian bedah ini sumber defisit RS yang paling besar. Biaya operasi 7 juta, cuma dibayar BPJS (sesuai tarif InaCBGs) 2-3 juta. Tiap kali ada konfrensi klinik pihak managemen seringkali menekan mereka (dokter bedah) untuk banyak berhemat. Jawaban mereka “Saya sudah berhemat pak, pemeriksaan lab sudah seminimal mungkin, benang sudah pake yang paling murah, obat-obatan seperlunya, bahkan hari rawat saya persingkat. Tapi tarifnya memang sangat minim. Kalau memang saya dianggap memberatkan RS saya siap mengundurkan diri” ujar dokter bedah tersebut dihadapan komite medik.

Ya, pihak managemen juga tahu bahwa tarifnya terlalu minim. Tapi mereka tetap harus mengingatkan sang dokter bedah karena defisit RS yang besar harus mereka pertanggung jawabkan ke para pemegang saham. Kalau RS sampai bangkrut bukan hanya pekerjaan mereka yang terancam, tapi 500 lebih pekerja di RS tersebut. Sungguh kasihan melihat dilema yang ada, tapi dibiarkan tetap ada hingga 3 tahun JKN berjalan.

Kalau ngobrol dengan teman dokter bedah. Ada banyak cara yang mereka lakukan untuk meningkatkan klaim. Misal diagnosisnya terpaksa dibuat berat, koding tindakan terpaksa dipilih yang nilai klaimnya lebih besar. Bahkan saya dengar ada pihak managemen RS, mungkin karena stress merugi terus, dengan sengaja menyuruh orang laboratorium-nya untuk “memperberat” hasil laboratorium, sehingga nilai kodingnya bisa naik. Cara apapun yang ditempuh, sebenarnya semua itu termasuk pelanggaran hukum / fraud.

Tapi kalau anda coba tanya dokter yang melakukan hal tersebut, nurani mereka umumnya tidak terganggu. “Ngga merasa salah mas?” saya tanya – “Ngga, karena semua ini saya kerjakan untuk pasien. Mustahil saya bisa kerja dengan tarif (InaCBGs) serendah ini, daripada pasien harus nambah besar atau saya rujuk dan antri berbulan-bulan di RS rujukan, lebih baik saya kerjakan disini”.

Kini satu persatu trik yang pernah diceritakan teman saya 2 tahun yang lalu itu sudah banyak yang diketahui BPJS. Surat edaran yang keluar hampir tiap bulan menutup kemungkinan dokter untuk melakukan fraud. Ketika saya bertemu dokter itu bulan lalu. Dokter itu sudah tidak lagi mengerjakan tindakan di RS kelas C tersebut. Pasien-pasiennya terpaksa dia boyong / rujuk ke RS kelas A tempat dia praktek. Alasannya bukan karena tindakan tersebut tidak bisa dikerjakan di RS tersebut, tapi karena tarif (InaCBGs-nya) terlalu rendah.

Artikel Populer Minggu Ini

BPJS boleh-boleh saja melakukan crackdown terhadap apa yang mereka anggap sebagai fraud. Mereka bisa saja melakukan downcoding sehingga tarif yang diterima RS bisa lebih kecil. Tapi sebagai respon bisa jadi angka rujukan dari RS kelas C/D akan meningkat. Ujungnya bisa jadi uang yang harus dikeluarkan pemerintah untuk membiayai pasien berobat di RS rujukan menjadi lebih besar dari seharusnya. Sementara itu kualitas layanan justru semakin buruk karena waktu tunggu yang menjadi lebih panjang.

Solusinya apa?

– Sesuaikan tarif InaCBGs secepatnya, sekarang tarifnya terlalu timpang. Di RS kelas A cukup, di RS kelas C/D masih banyak yang kurang. Dan kalau tarifnya masih kurang, bisa dipastikan fraud akan terus terjadi, bukan karena dokternya serakah, tapi terpaksa dilakukan untuk membantu pasien.

image from www.liputan6.com
HATI-HATI ATURAN BPJS TERBARU : TELAT BAYAR IURAN, LANGSUNG DINONAKTIFKAN

Sumber tulisan :

https://www.facebook.com

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Iuran BPJS Naik 1 April, Ini Tarif Yang Baru
views 553
Presiden mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jam...
Bali : BPJS Amburadul, Pemprov Menggunakan Sistem ...
views 671
DPRD Provinsi Bali mendorong Pemprov Bali untuk menunda integrasi program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke program Jaminan Kesehatan Nasional ...
(Ketua IDI) Prof.Dr.Ilham : Pemerintah dan BPJS Wa...
views 460
Seringnya dokter disudutkan dalam pemberitaan yang mengangkat isu buruknya pelayanan kesehatan di Indonesia, menimbulkan reaksi beragam di kalangan ...
Pernyataan Sikap DIB Terkait Pernyataan Direktur B...
views 706
PERNYATAAN  SIKAP DIB TERKAIT PERNYATAAN DIREKTUR HUKUM KOMUNIKASI DAN HUBUNGAN KELEMBAGAAN BPJS KESEHATAN DR.Dr.BAYU WAHYUDI,SpOG, MPH.M,MHKes,M.M  ...
#UPDATE : Apa Saja Sih Pelayanan Kesehatan Gigi Ya...
views 114162
Berdasar surat yang bernomor 3865/PB PDGI/I/2017 dinyatakan bahwa scaling yang sebelumnya ditanggung oleh BPJS, menjadi hanya yang dengan diagnosa gin...
Rumah Sakit : Ada Untung Dibalik Pasien BPJS
views 368
Ditulis dan dipublikasikan :Posma Siahaanhttp://www.kompasiana.com"Jangan pasif, Dok. Kita harus rajin menjalin silahturahmi, memberikan p...
Hati-Hati Aturan BPJS Terbaru : Telat Bayar Iuran,...
views 319
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menegaskan akan menghentikan sementara kepesertaan BPJS Kesehatan bila terlambat melakukan pembaya...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook28Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Tags: