web tracker Hati-Hati Ternyata Karang Gigi Bisa Sebabkan Asma - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Hati-Hati Ternyata Karang Gigi Bisa Sebabkan Asma

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn3
Ads
Advertisement

Kesehatan gigi berdampak langsung dan tidak langsung pada kesehatan organ-organ lainnya di dalam tubuh. Ada gangguan pada gigi dan mulut bisa memicu masalah di bagian yang lain, terutama pencernaan, jantung, dan pernapasan.

Bagaimana bisa terjadi? Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) Jawa Timur Dr drg Sindy C Nelwan SpKGA (K) menyatakan hal itu bisa terjadi. Dia menjelaskan, masalah gigi sangat erat dengan berbagai penyakit lain yang jarang disadari oleh masyarakat.

Dicontohkannya, karang gigi dapat membuat gusi memerah dan mudah berdarah. Selain itu, karang gigi yang tidak ditangani dengan baik juga dapat memicu munculnya alergi dalam saluran pernapasan, yaitu asma.

“Karang gigi adalah sarang kuman yang bisa menyebar ke organ tubuh lainnya. Ada penelitian kalau karang gigi tidak dibersihkan bisa memicu asma,” ungkapnya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

BACA JUGA

HATI-HATI INILAH 4 PENYAKIT SERIUS KARENA GIGI

image from http://kabarimbo.com/
image from http://kabarimbo.com/

Karang gigi terbentuk awalnya dari tumpukan sisa makanan yang menimbun di sela-sela gigi yang membentuk plak pada gigi. Jika plak tersebut tidak dibersihkan dan bertemu dengan air liur ber-pH basa, akan membentuk lapisan kapur dan terjadilah karang gigi.

“Kalau ludahnya itu asam, plak tersebut cenderung jadi karies. Tapi kalau ludahnya basa, dia cenderung jadi karang gigi,” ujar Sindy, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut penelitian, karang gigi yang tidak diatasi berpotensi memicu alergi pernapasan atau asma. Ini terjadi, karena karang gigi menjadi tempat yang subur bagi pertumbuhan beberapa kuman penyebab alergi di dalam mulut. Saat kuman pada karang gigi ini lepas atau mati, dikeluarkanlah racun dari kuman tersebut, yaitu lipopolysaccharide. Racun inilah yang dapat memicu alergi atau asma.

Masih dari penelitian, alergi yang dipicu kuman ini tidak bersifat permanen. Gejala-gejala asmanya dapat berkurang dan hilang dengan membersihkan gigi dan karang gigi secara berkala.

Idealnya, kata Sindy, proses pembersihan gigi, khususnya karang gigi dilakukan rutin enam bulan sekali di dokter gigi. Di samping itu, pembersihan gigi harian juga harus dilakukan minimal dua kali sehari agar tidak terjadi plak yang bisa membentuk karang gigi. “Banyak penelitian menceritakan, kalau karang gigi itu dibersihkan, alerginya juga hilang, dan dari sinilah orang harus aware dengan kesehatan mulutnya. Apalagi karang gigi harus dibersihkan enam bulan sekali,” simpul drg Sindy.

BAHAYA LAIN JIKA TIDAK MERAWAT GIGI

SAKIT GIGI TERNYATA BISA MEMICU SERANGAN JANTUNG

AKIBAT INFEKSI GIGI, JANTUNG PRIA INI DIGEROGOTI BAKTERI

FAKTA : CARA DETEKSI DIABETES MELALUI KESEHATAN GIGI

HASIL PENELITIAN : JARANG RAWAT GIGI BISA SEBABKAN SUSAH EREKSI

BEGINI ALUR MENGAPA RADANG GUSI BISA PICU KEMATIAN JANIN

BAWA ISTRIMU KE DOKTER GIGI SEBELUM MERENCANAKAN KEHAMILAN

Terima kasih

http://lifestyle.okezone.com

http://www.republika.co.id

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn3