Tanya Jawab : Sakit Gigi Ternyata Bisa Memicu Serangan Jantung

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

TANYA : 

Dok Citra, saya pernah mendengar ada penelitian para ahli yang menyebutkan bahwa kesehatan gigi dan gusi juga berkaitan dengan kesehatan pembuluh darah dan jantung.  Bila gigi berlubang dan gusi tidak sehat, maka hal itu akan dapat memicu serangan jantung bahkan stroke.  Benarkah demikian? Bagaimana penjelasannya gigi atau gusi yang tidak sehat dapat menyebabkan penyakit jantung?  Terima kasih atas penjelasannya.

(Nurul, 22, Jakarta)

JAWAB :

Hai Nurul, pertanyaannya bagus sekali.

Apa yang anda baca memang benar, kesehatan gigi dan gusi berkaitan erat dengan timbulnya berbagai penyakit di bagian tubuh lain. Misalnya penyakit jantung dan stroke.

Menurut penelitian terbaru yang tercantum pada jurnal internasional kedokteran gigi bulan September 2012 lalu, disebutkan ada hubungan antara peradangan jaringan pendukung gigi (periodontitis) dengan penyakit jantung. Hal ini dibuktikan melalui penelitian pada pasien yang menderita periodontitis,ternyata juga memiliki mediator radang yang ada pada penyakit jantung.

Penelitian lainnya, yang disampaikan pada Forum Ilmiah Periodontist Eropa di Austria bulan Juni 2012 lalu, menyimpulkan bahwa bakteri Porphyromonas gingivalis yang terdapat pada kondisi periodontitis dapat merangsang produksi sitokin. Sitokin ini tidak hanya berperan dalam terjadinya periodontitis, namun juga menimbulkan penyumbatan pembuluh darah yang berpengaruh ke jantung.

BACA JUGA :

LOW BACK PAIN : MOMOK BAGI DOKTER GIGI

low-back-pain-1

Jurnal lain menyebutkan, bahwa pasien dengan gigi berlubang, penyakit gusi, penyakit jaringan pendukung gigi, serta memiliki sisa akar yang belum dicabut, dapat menyebabkan peningkatan resiko terjadinya penyakit jantung.

Mekanisme singkatnya, bagaimana penyakit gigi dan gusi dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke adalah sebagai berikut. Ketika gusi mengalami suatu peradangan, maka bakteri gram negatif mengeluarkan endotoksin (Lipopolisakarida). Endotoksin tersebut akan melewati sirkulasi darah selama kita melakukan aktivitas normal pada rongga mulut, seperti mengunyah, sikat gigi, dll.

Hal ini dapat mempercepat timbulnya efek negatif pada jantung dan pembuluh darah. Selanjutnya bakteri tersebut akan menimbulkan agregasi platelet, yang berkontribusi terhadap pembentukan thrombus dan thromboembolism yang merupakan penyebab utama stroke.

Oleh karena itu, tidak bosan-bosannya saya sebagai Dokter Gigi selalu mengingatkan para pasien untuk menjaga kesehatan rongga mulutnya. Sederhana saja, dengan menyikat gigi setelah sarapan pagi, setelah makan siang, dan sebelum tidur malam dengan teknik yang tepat, serta sikat gigi yang tepat. Tidak lupa gunakan benang gigi jika memang diperlukan.

Pembersihan karang gigi dengan rutin, juga salah satu kunci untuk menjaga kesehatan rongga mulut. Segala lubang gigi yang ada harus ditambal dan sisa akar gigi yang masih ada juga harus dicabut.

ARTIKEL POPULER MINGGU INI

Terima kasih :

http://health.kompas.com

Berikan Komentar Disini
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

admin

Admin website http://dental.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.