invisible hit counter Edisi Puasa #3 Tips Menyikat Gigi Selama Bulan Puasa - dental.id

Edisi Puasa #3 Tips Menyikat Gigi Selama Bulan Puasa

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn2
Ads
Advertisement

Menyikat gigi saat puasa itu ada yang membolehkan dan ada yang memakruhkan. Untuk berjaga-jaga, bagaimana cara menyikat gigi selama bulan puasa agar tidak makruh? Mungkin tips ini juga bisa menjadi solusi bagi yang mencari “apakah boleh kita menyikat gigi saat berpuasa?”, “apakah menyikat gigi tidak membatalkan puasa?”, “bagaimana hukum berkumur dengan listerin saat bulan puasa?”. Tips-tips yang kami sajikan yaitu tentang waktu-waktu dan cara menyikat gigi dan berkumur saat puasa, dan teori tentang “kenapa mulut kita bisa bau?”

Agak beda perlakuan dan cara membersihkan gigi selama bulan puasa dan bukan bulan puasa, antara yang memiliki gigi normal dan gigi yang berlubang. Pada dasarnya, ada tiga tahap dalam membersihkan gigi secara maksimal: menyikat gigi, membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi (dental floss), berkumur dengan cairan pembersih. Ketiga tahap tersebut akan menjadi 4 tahap selama bulan puasa, dan bertambah menjadi 5 tahap jika gigi Anda ada yang berlubang.
Tahap ke-4 adalah berkumur dengan air bersih, ini harus dilakukan ketika setelah sahur, untuk lebih lengkapnya di bawah akan kita bahas lebih detail. Sedangkan tahap ke-5 adalah mengorek lubang gigi dengan tusuk gigi atau semacamnya, sebab kadangkala sikat gigi tidak bisa menjangkau bagian dalam lubang gigi. Oleh sebab itu, kegiatan mengorek lubang gigi dengan tusuk gigi akan membuat gigi kita lebih bersih dan bau akan berkurang. Ingat, yang dikorek adalah lubang gigi, bukan sela-sela gigi. Sela-sela gigi harus dibersihkan dengan sikat gigi dan benang gigi, bukan tusuk gigi.
Dalam kehidupan sehari-hari kita dianjurkan untuk menyikat gigi tiga kali sehari yaitu pagi, sore, dan menjelang tidur. Atau bahkan ada yang lebih rajin dan sangat menjaga kesehatan mulut dengan menyikat gigi tiga kali sehari, berkumur dengan obat kumur + menyikat gigi setiap setelah makan. Ketika bulan puasa, kita juga bisa melakukan rutinitas kita menyikat gigi tiga kali sehari, kapan saja waktunya?

1. Menyikat Gigi dan Berkumur Setelah Sahur

Menggosok gigi setelah sahur akan menjaga mulut kita dari bau yang kurang sedap selama seharian. Teori secara biologinya, makanan yang ada di sela-sela gigi adalah salah satu faktor yang menyebabkan bau mulut dan nafas tidak sedap. Sisa makanan yang ada di sela-sela gigi akan diurai oleh bakteri dan menghasilkan asam yang berbau. Jika tidak ingin bau, bersihkan sisa makanan yang tersisa di sela-sela gigi kita. Kenapa harus membersihkan setelah sahur?
Setelah sahur (sebelum waktu imsak tiba), kita masih boleh minum dan berkumur dengan bebas. Sehingga kita bisa melakukan pembersihan gigi dan mulut kita dengan maksimal dengan tiga tahap tanpa kawatir akan membatalkan puasa. Tahap-tahap untuk membersihkan gigi dan mulut dengan maksimal adalah : menyikat gigi (dengan pasta gigi), membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi, berkumur dengan cairan penyegar dan pembersih gigi. Setelah berkumur dengan cairan pembersih, sebaiknya ditutup dengan berkumur menggunakan air bersih. Sebab air bersih akan mengurangi rasa dari sikat gigi dan obat kumur tersebut.
POSTING TERKAIT EDISI PUASA
Ada baiknya kita tutup dengan minum air putih sebanyak-banyaknya. Selain untuk bekal selama puasa, air putih akan membantu membersihkan sisa-sisa rasa yang ada di mulut. Karena masih belum imsak, kita masih bebas dalam minum kan? šŸ˜€ Tapi setelah minum air penutup, usahakan jangan ngemil lagi, sebab kalau kita ngemil, maka sisa makanan akan masuk ke sela-sela gigi lagi dan kita harus mengulangi membersihkan gigi dari awal lagi.
Jika gigi Anda sudah benar-benar bersih tapi siang hari mulut masih terasa bau, mungkin penyebab bau mulut Anda bukan hanya karena sisa makanan yang ada di sela-sela gigi. Beberapa penyakit dan lendir mulut bisa menyebabkan bau mulut. Nah untuk kasus yang demikian, mungkin tidak bisa diselesaikan hanya dengan menyikat gigi. Tapi setidaknya, dengan menyikat gigi kita sudah mencegah kuman untuk membuat bau tidak sedap di mulut kita dan tentu bau akan sangat terkurangi jika dibangdingkan kalau kita tidak membersihkan gigi bukan?

2. Membersihkan Gigi Saat Berbuka

Untuk tips ketika berbuka, ada beberapa cara yang biasa dilakukan. Ada yang menggosok gigi setelah minuman air putih sebagai pembuka, jadi gosok gigi dilakukan setelah minum air putih dan sebelum makan makanan utama. Tapi ada juga yang menyikat gigi setelah makan besar.
Tujuan dari menyikat gigi saat berbuka adalah untuk mengurangi kuman yang ada di mulut dan secara tidak langsung akan mengurangi bau mulut. Tentu kurang nyaman manakala kita berbuka bersama teman dengan mulut kurang sedap, tentu kurang terasa segar dan agak menutup mulut ketika berbicara bukan? šŸ˜€

3. Menggosok Gigi Sebelum Tidur

Menggosok gigi sebelum tidur akan membersihkan sisa makanan dan mengurangi aktifitas bakteri selama kita tidur. Ketika tidur, bakteri tidak tidur lho.. mereka akan tetap beraktifitas di dalam mulut kita. Bukti aktifitas bakteri dalam mulut kita adalah adanya bau dan rasa asam dalam mulut.
Oleh sebab itu, untuk mengurangi efek samping dari aktifitas bakteri tersebut, kita bisa mengurangi jumlah bakteri dalam mulut atau dengan membersihkan sisa makanan dalam mulut. Beda ya, mengurangi jumlah bakteri dan mengurangi jumlah sisa makanan. Mengurangi bakteri bisa dilakukan dengan berkumur dengan cairan anti bakteri, bakteri akan mati dan berkurang. Tapi jika ada sisa makanan di dalam mulut, maka bakteri yang bertahan hidup bisa menggunakan makanan tersebut sebagai modal untuk berkembang biak. Oleh sebab itu, selain berkumur dengan cairan anti bakteri, kita juga perlu membersihkan sisa makanan dalam mulut kita dengan menyikat gigi dan penggunaan benang gigi.
Sumber tulisan :
Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Sakit Gigi Bisa Jadi Penyebab Kanker. Waspadalah
views 609
Pakar kesehatan gigi dan mulut Rumah Sakit Gigi dan Mulut Royal Dental Hospital Drg Johanes Hendri SpBMhttp://kabarimbo.com/ MKes meminta masyarakat m...
Fakta : Cara Deteksi Diabetes Melalui Kesehatan Gi...
views 1343
Wajahnya mengernyit. Gusi Muhardjo (55 tahun) membengkak. Tak hanya itu, sudah beberapa waktu giginya mudah goyah. Terakhir, salah satu giginya pu...
drg Resza Rizky : di Pagi Hari Lebih Baik Sarapan ...
views 357
image from http://bontang.prokal.co/Kebiasaan yang berkembang di masyarakat,setelah bangun pagi harus sikat gigi dahulu baru kemudian sarapan. Ap...
Gusi Berdarah Setelah Menyikat Gigi? Bisa Jadi Gej...
views 330
Terdapat darah saat meludah setelah menyikat gigi? Hati-hati, kemungkinan Anda mengalami gingivitis. Meskipun mungkin tak terasa nyeri, namun jangan d...
3 Trauma Gigi Pada Anak Yang Perlu Diwaspadai Oleh...
views 490
Pada anak usia 0-6 tahun, cedera daerah mulut merupakan cedera kedua tersering, mencapai 18 persen dari seluruh cedera tubuh. Di antara cedera mulut i...
Mucocele : Benjolan Pengganggu di Mulut Anak
views 2342
Masalah pada rongga mulut ternyata tidak hanya terbatas pada gigi. Sebagian masyarakat mungkin sudah banyak yang pernah mengalami benjolan di rongga m...
Ini Lho Efek Kalo Gigi Ompong Dibiarkan
views 445
Beberapa orang yang kehilangan gigi tetapnya mungkin malas membuat gigi tiruan. Bila gigi dibiarkan ompong, adakah dampaknya?"Kalau gigi ompong te...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn2

admin

Admin website http://dental.id

You may also like...