invisible hit counter Waspadai Bahaya Pencuci Mulut Dari Sekarang - dental.id

Waspadai Bahaya Pencuci Mulut Dari Sekarang

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn2
Ads
Advertisement

Antiseptik pencuci mulut kerap atau obat kumur menjadi pilihan untuk menyegarkan dan membersihkan rongga mulut sebelum beraktivitas. Namun, sebaiknya jangan mengganti fungsi pasta gigi dengan antiseptik pencuci mulut karena ada risiko kesehatan di baliknya.

Berdasarkan studi terbaru di jurnal Free Radical Biology and Medicine, penggunaan pencuci mulut dua kali sehari bisa meningkatkan tekanan darah hingga 3,5 milimetes of mercury (mmHg).

Peningkatan tekanan darah ini memperbesar risiko terjadinya seranganjantung. Tekanan darah tinggi adalah kondisi serius yang bisa mengakibatkan penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke dan berbagai masalah kesehatan lain.

Temuan tim riset Queen Mary University of London ini menambah faktor risiko penyakit tekanan darah tinggi. Periset yakin kandungan kimia dalam antiseptik pencuci mulut, membunuh bakteri baik yang berperan dalam relaksasi pembuluh darah. Akibatnya, rutin menggunakan antiseptik pencuci mulut berisiko meningkatkan tekanan darah.

Dalam studi ini, pimpinan riset Amrita Ahluwalia dan tim, meneliti efek pada pencuci mulut dengan mengukur tekanan darah 19 responden sehat selama dua minggu. Riset berlangsung dua periode, yakni tujuh hari kontrol lalu diikuti tujuh hari perlakuan dengan antiseptik pencuci mulut.

Peneliti mencatat kapasitas penurunan nitrat dan kadar nitrit dalam rongga mulut, dalam tiap periode riset. Peneliti menduga tekanan darah berhubungan dengan kandungan chlorhexidine, yaitu antiseptik yang mengatasi gangguan gusi (gingivitis) dan masalah rongga mulut lainnya.

Hasilnya, pencuci mulut mengkonversi bakteri dari nitrit menjadi nitrat. Hal ini bisa dilihat melalui plasma nitrat yang terus menurun. Menurunnya kadar plasma nitrat berhubungan dengan meningkatnya tekanan darah. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan tekanan darah responden, yang berkisar 2 hingga 3,5 mmHg, setelah dua kali mencuci mulut dalam sehari.

Periset yakin, peningkatan tekanan darah berhubungan dengan berkurangnya jumlah bakteri baik dalam rongga oral. Bakteri baik menentukan kadar plasma nitrat hingga mengendalikan tekanan darah.

“Membunuh semua bakteri tiap harinya sangat berbahaya. Sedikit peningkatan dalam pembuluh darah berefek besar pada kematian dan kecacatan akibat penyakit jantung dan stroke,” kata Ahluwalia.

Dia juga menambahkan, riset ini tidak menganjurkan orang untuk berhenti menggunakan antiseptik pencuci mulut jika menderita infeksi gigi atau gusi. Namun sebaiknya tidak semua orang menggunakan antiseptik pencuci mulut, tanpa alasan yang jelas.

Temuan ini tidak berlaku untuk semua pencuci mulut, karena tidak semuanya mengandung chlorhexidine. Namun, pencuci mulut masih bisa menyebabkan bahaya yang sama lantaran mengganggu keseimbangan bakteri di rongga mulut.

Menurut situs salah satu pabrik produsen antiseptik pencuci mulut, produk mereka mengandung 0,2 chlorhexidine. Produk ini direkomendasikan untuk pasien dengan gusi berdarah, gangguan, infeksi rongga mulut, dan penyembuhan pasca-operasi. Sedangkan untuk kebutuhan harian, tersedia juga antiseptik pencuci mulut dengan 0,06 persen chlorhexidine.

Asosiasi Dental Amerika tidak merekomendasikan penggunaan pencuci mulut tanpa saran dari dokter gigi. Bergantung dari keperluan kebersihan oral tiap orang, dokter gigi bisa menyarankan penggunaan pencuci mulut dengan fluoride atau agen mikrobakterial, sebagai bagian dari rutinitas harian untuk menjaga kebersihan rongga mulutnya.

Riset ini sebenarnya menyasar pengguna pencuci mulut yang ingin menyembunyikan bau mulut. Riset ini sekaligus juga menekankan bahwa pengguna seperti ini harus segera berkonsultasi ke dokter gigi. Selanjutnya bisa dilihat penyebab dan bagaimana memperbaikinya, bukan bertahan dan menyembunyikan penyebab dengan pencuci mulut antiseptik.

Risiko hipertensi
Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute, peningkatan tekanan darah sebesar dua poin bisa memperbesar risiko kematian akibat stroke hingga 10 persen, dan penyakit jantung hingga tujuh persen.

hipertensi juga bisa terjadi tanpa menunjukkan gejala apa pun. Hal ini terbukti dengan fakta bahwa satu dari tiga orang dewasa yang mengalami hipertensi di Amerika tidak menunjukkan gejala apapun.

hipertensi yang tidak membaik, bisa membahayakan tubuh dan mempengaruhi bagaimana darah terdesak hingga dinding arteri saatjantung memompanya. Faktor risiko yang mempengaruhi hipertensiantara lain usia, sejarah keluarga, kelebihan berat badan, obesitas, serta fisik yang kurang aktif.

Penderita kegemukan dan obesitas. menurut Mayo Clinic, perlu lebih banyak darah untuk menyediakan cukup oksigen dan nutrisi pada jaringan tubuhnya. Fisik yang tidak aktif menyebabkan detak lebih cepat saat seseorang beraktivitas. Semakin cepat detak jantung, maka makin berat kerja jantung pada tiap kontraksi, yang mengakibatkan tekanan kuat pada arteri.

POSTING TERKAIT

INGIN MUNTAH SAAT MENGGOSOK GIGI? INI 5 PENYEBAB DAN CARA MENGATASINYA

EDISI PUASA #1 HUKUM BEROBAT KE DOKTER GIGI KETIKA PUASA

FAKTA SEBENARNYA DIBALIK OPINI BAHAYA FLUORIDE DALAM PASTA GIGI

FAKTA : TIDUR DENGAN MULUT TERBUKA BISA MERUSAK GIGI

Sumber tulisan :

http://health.kompas.com

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Sakit Gigi Bisa Jadi Penyebab Kanker. Waspadalah
views 611
Pakar kesehatan gigi dan mulut Rumah Sakit Gigi dan Mulut Royal Dental Hospital Drg Johanes Hendri SpBMhttp://kabarimbo.com/ MKes meminta masyarakat m...
Fakta : Cara Deteksi Diabetes Melalui Kesehatan Gi...
views 1347
Wajahnya mengernyit. Gusi Muhardjo (55 tahun) membengkak. Tak hanya itu, sudah beberapa waktu giginya mudah goyah. Terakhir, salah satu giginya pu...
drg Resza Rizky : di Pagi Hari Lebih Baik Sarapan ...
views 359
image from http://bontang.prokal.co/Kebiasaan yang berkembang di masyarakat,setelah bangun pagi harus sikat gigi dahulu baru kemudian sarapan. Ap...
Gusi Berdarah Setelah Menyikat Gigi? Bisa Jadi Gej...
views 338
Terdapat darah saat meludah setelah menyikat gigi? Hati-hati, kemungkinan Anda mengalami gingivitis. Meskipun mungkin tak terasa nyeri, namun jangan d...
3 Trauma Gigi Pada Anak Yang Perlu Diwaspadai Oleh...
views 490
Pada anak usia 0-6 tahun, cedera daerah mulut merupakan cedera kedua tersering, mencapai 18 persen dari seluruh cedera tubuh. Di antara cedera mulut i...
Mucocele : Benjolan Pengganggu di Mulut Anak
views 2356
Masalah pada rongga mulut ternyata tidak hanya terbatas pada gigi. Sebagian masyarakat mungkin sudah banyak yang pernah mengalami benjolan di rongga m...
Ini Lho Efek Kalo Gigi Ompong Dibiarkan
views 448
Beberapa orang yang kehilangan gigi tetapnya mungkin malas membuat gigi tiruan. Bila gigi dibiarkan ompong, adakah dampaknya?"Kalau gigi ompong te...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn2

admin

Admin website http://dental.id

You may also like...