Sajak Aku; si Mahasiswa FKG dan Temanku
Teman…
Saat aku masih antri kursi gigi,
Kau mungkin sedang mengurusi kursi pelaminanmu.
Teman…
Saat aku sedang melengkungkan kawat ortho pasienku,
Kau mungkin sedang melengkungkan janur kuning pernikahanmu.
Teman…
Saat aku sedang belajar menegakkan diagnosa,
Kau mungkin sedang menegakkan tenda pernikahanmu.
Teman…
Saat aku sedang merawat pasien anakku,
Kau mungkin sedang bermain dengan anakmu.
Teman…
Saat kau sedang berusaha membayar cicilan rumah,
Aku masih di sini, berdarah-darah.
Teman…
Saat aku sedang menghabiskan uang untuk perawatan pasien dan biaya kuliah,
Kau mungkin sedang mencicipi manisnya gajimu.
Teman…
Mungkin saat aku sedang berusaha agar tak menghabiskan umurku di sini,
Kau sedang menjalani hari yang indah dengan keluarga kecilmu.
Teman…
Kamu jangan heran, jika saat aku dipanggil dengan sebutan “Dokter Gigi Muda”,
Kau justru mendapati wajahku menua
Teman…
Mudah-mudahan sebelum aku lulus, kau belum renta dan pensiun
Biarkan aku menyusul ketertinggalanku…
Mohon doanya, teman…
P.S : Maafkan aku, teman. Aku sering tak datang reuni untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan yang aku takut melukai sanubari
