Ini Lho 4 Makanan Yang WAJIB Kamu Hindari Saat Menggunakan Behel/ Kawat Gigi

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Direview oleh : drg. Ahmad Ridwan

Penggunaan kawat gigi umumnya bertujuan untuk memperbaiki struktur gigi atau kelainan pada rahang. Kini, kawat gigi yang juga dilengkapi karet penjaga braket berbagai macam warna dan bentuk menjadi digunakan untuk bergaya.

BACA : Perlukah Saya Pakai Behel?

Para pengguna kawat gigi pun kini tak perlu malu lagi. Karena, kawat gigi menjadi bagian dari gaya hidup. Meski demikian, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (6/8), ada beberapa pantangan yang perlu diperhatikan ketika Anda menggunakan kawat gigi, agar hal itu tidak merugikan kesehatan.

BACA : Bisa Kok Pakai Behel Tanpa Cabut Gigi

Hal terpenting bagi para pengguna kawat adalah proses perawatan, seperti menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Jika ada makanan yang menempel di sekitar gigi atau  braket, maka dapat memicu pembentukan plak. Dalam jangka waktu lama,  hal itu menyebabkan kerusakan pada gigi.

Membersihkan gigi dan menggunakan dental floss sesudah makan dapat membantu membersihkan partikel makanan di antara gigi dan kawat. Hal terpenting lainnya adalah memilih makanan yang tepat, agar kesehatan rongga mulut dan gigi tetap terjaga.

BACA : Diet Mudah Ala Behel

Ada beberapa jenis makanan yang tergolong berbahaya bila dikonsumsi si Gigi Kawat. Karena, bisa mengakibatkan braket bengkok, putus, atau  melepaskan karet penjaga braket. Perhatikan beberapa makanan di bawah ini:

image from www.doktercantik.com
image from www.doktercantik.com

1. Makanan Bertekstur Keras dan Permen.

Mengonsumsi makanan bertekstur keras, seperti buah apel, pir, dan sejenisnya, serta kacang dan permen, yang dimakan langsung sangat membahayakan si Gigi Kawat. Hal itu dapat menyebabkan kerusakan pada gigi, apalagi ketika gigi sedang dalam masa perubahan.

Makanan tersebut dapat menyelip di sela-sela gigi atau pada braket dan karet kawat, sehingga menyebabkan kerusakan pada gigi. Solusinya, buah apel, pir dan sejenisnya, harus dipotong kecil-kecil. Kacang harus digiling. Dan permen tidak boleh langsung digigit.

2. Makanan Lengket.

Makanan atau permen bertekstur lengket, seperti permen kapas atau karamel dapat menempel pada gusi, gigi, dan kawat, sehingga ada kemungkinan dapat merusak kawat dan karet. Jika ada beberapa yang tertinggal di belakang akan lebih  sulit untuk dibersihkan.

3. Makanan Dengan Tingkat Keasaman Tinggi

Tingginya kadar keasaman, seperti lemon, jeruk nipis, dan soda, dapat merusak enamel pada gigi dan menyebabkan perubahan warna. Kemudian, setelah kawat gigi dihapus akan menunjukkan perbedaan warna pada gigi, terutama tempat kawat gigi berada.

4. Hindari menggigit-gigit bolpen, pensil dan kuku

BACA : Ingat Ya BEHEL itu BUKAN FASHION

Sumber tulisan :

http://health.liputan6.com

Berikan Komentar Disini
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

admin

Admin website http://dental.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.