web tracker Diet Mudah Ala Behel - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Diet Mudah Ala Behel

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn1
Ads
Advertisement

Coba ketikkan kata-kata di judul artikel ini dalam mesin pencari manapun, maka akan Anda temukan ribuan artikel yang menyoal tentang hubungan pakai behel dengan penurunan berat badan. Banyak wanita yang mengidamkan kurus tubuh, tinggi, dan langsing bak para model. Segala cara dilakoni agar tubuh yang ideal tercapai. Hingga kini beragam metode diet tersedia untuk mengejar tujuan tersebut.

Kini ada metode diet baru yang disebut dengan ‘Diet Behel’. Penerapannnya terbatas pada para pengguna behel saja. Katanya kalau pakai behel, pasien akan sulit makan, lalu konsumsi makanan berkurang, sehingga berat badan turun dan badan jadi kurus. Benarkah behel bisa membantu diet Anda?

Betul bahwa penggunaan behel akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada pasien. Rasa tidak nyaman tersebut bervariasi dari sulit makan, sakit saat mengunyah, kesulitan membuka mulut, atau seluruhnya. Keluhan biasanya muncul saat awal pemasangan behel dan setiap kontrol untuk ganti karet. Jika pasien dirawat dengan menggunakan molar band, maka rasa tidak nyaman bisa muncul sejak pemasangan karet separator sekitar satu bulan sebelum pemasangan behel.

Penelitian yang dilakukan oleh Zakyah dan Fajarwati (2017) menunjukkan bahwa rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh pasien pengguna behel sangat terasa pada minggu pertama setelah pemasangan hingga satu bulan pertama. Pada fase ini pasien disarankan untuk makan makanan yang konsistensinya lunak, seperti bubur, roti, susu, sereal, dan jus.

Pengguna behel tidak bisa makan makanan yang keras atau mengunyah makanan terlalu lama akibat rasa sakit yang terasa. Konsumsi makanan menurun sehingga dapat dijumpai penurunan berat badan pada fase ini, meskipun tidak selalu diinginkan oleh pasien.

Setelah 3 bulan, tubuh pengguna behel sudah mulai terbiasa dengan alat tersebut dan sudah mulai dapat menyesuaikan diri terkait pola makan dan jenis makanan yang dimakan. Pasien bisa mulai mengunyah makanan seperti sebelum menggunakan behel.

Namun pasien tidak dibolehkan menggigit makanan yang keras, memakan jagung dari bonggolnya, mengunyah kacang, membuka bungkus makanan dengan gigi depan, dan sebagainya. Hal ini untuk menjaga behel tetap pada posisinya agar perawatan optimal. Dalam kondisi sudah terbiasa seperti ini, konsumsi makanan akan kembali seperti semula. Sehingga berat badan akan kembali ke kondisi awal jika pola makan tidak dikontrol.

Ada juga beberapa kejadian ketika pasien ‘balas dendam’ dengan makan lebih banyak dari biasanya karena selama bulan-bulan awal tersiksa tidak bisa makan dengan nyaman.

Meski demikian pengguna behel tetap harus memperhatikan konsumsi makanannya agar behel tidak lepas dan perawatan dapat berjalan optimal.

Maka dari itu, jika Anda berniat untuk memasang behel, bersiap-siaplah untuk mengalami kesulitan untuk makan dengan nyaman dalam bulan pertama pemakaian. Namun, jangan menggunakan behel hanya untuk diet jika gigi Anda tidak membutuhkan perawatan. Sebab penurunan berat badan tidak terjadi pada setiap orang dan biaya pemasangan behel bisa Anda alihkan untuk berlangganan gym atau catering diet mayo.

Selamat pakai behel dan selamat diet.

 

Sumber:

https://www.pinterest.co.uk/jasminebedolla/rebel-wilson/

http://www.firstchoicedental.com/services/braces-friendly-eating-tips-dietary-guidelines-orthodontic-patients

Zakyah AD dan Fajarwati IS. 2017. Ketidaknyamanan dan gangguan fungsi oral pada pengguna alat ortodonti cekat lingual. Prosiding dari Bandung Dentistry 2017. Bandung.

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Ini Lho 4 Makanan Yang WAJIB Kamu Hindari Saat Men...
views 352
Penggunaan kawat gigi umumnya bertujuan untuk memperbaiki struktur gigi atau kelainan pada rahang. Kini, kawat gigi yang juga dilengkapi karet penjaga...
Ingat Ya BEHEL itu BUKAN FASHION
views 237
Ditulis oleh : Dea Safira Basori Diterbitkan di http://www.deasafirabasori.com Karena sekarang saya lagi menempuh program profesi kedokteran gigi,...
Mitos Seputar Behel #1 “Behel = Fashion Keki...
views 287
Penulis : drg. Liquisa Eka Shanty, Sp. Ort Dilihat dari aspek manapun, behel atau kawat gigi tidak ada unsur fashionnya.Hati-hati dengan berbaga...
Mitos Seputar Behel #2 “Behel Murah Sama Aja...
views 2227
Penulis : drg. Liquisa Eka Shanty, Sp. Ort Ini sangat salah kaprah, mari kita telisik perbedaan pemasangan behel di tukang gigi / salon (yang murah)...
Mitos Seputar Behel #3 “Pasang Behel Di Tuka...
views 1865
Penulis : drg. Liquisa Eka Shanty, Sp. Ort Seringkali kita tergiur oleh foto-foto testimoni yang dipajang di olshop-olshop behel yang menunjukkan fo...
Mengenal Behel Lingual
views 118
Alat ortodonti cekat merupakan salah satu pilihan perawatan untuk merapikan gigi. Di masyarakat, alat ini lebih dikenal dengan sebutan behel. Sa...
Kalau Gigi Keras Kok Bisa Patah Dan Terkikis?
views 173
Sering denger curhat temen seperti ini.. saat lagi menikmati makanan, tiba-tiba menggigit sesuatu yang keras sampai-sampai memecah/mematahkan gigi, ta...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn1