website statistics
Home > Perawatan Gigi > Gusi Membesar Gara-Gara Cabut Di Tukang Gigi?

Gusi Membesar Gara-Gara Cabut Di Tukang Gigi?

Advertisement
Advertisement

gusi

Gambar ini admin dapatkan dari akun FB seorang dokter gigi dan menjadi bahan diskusi para teman sejawatnya. Perempuan ini mencabut 4 giginya di tukang gigi, entah bagaimana penatalaksanaannya hingga menyebabkan gusinya membesar seperti tumor dan mengalami pendarahan terus menerus.

Admin jadi tergelitik untuk mengumpulkan informasi jenis tindakan apa saja yang sebaiknya tidak kita pilih dikerjakan oleh tukang gigi:

1. Pencabutan gigi (Ekstraksi).
Memang pencabutan gigi berkaitan dengan skill dan pengalaman. Namun tidak hanya itu, kondisi sistemik tubuh pasien, alergi obat, dan pengetahuan tentang dampak dari obat bius sampai tindakan apabila terjadi komplikasi tentunya dokter gigi lebih mengerti dari tukang gigi yang tidak mengenyam pendidikan resmi.

2. Behel (Fixed Ortodhonti).
Tahukah ladies, sebelum memasang kawat gigi, dokter gigi biasanya melakukan serangkaian pemeriksaan dan persiapan kondisi mulut (mouth preparation)? Mulut harus siap menerima benda asing dari luar (kawat gigi), maka keadaannya harus sebersih mungkin. Bila ada lubang, ditambal. Bila ada sisa akar dicabut. Dan yang paling penting pembersihan karang gigi (scaling). Selain itu kawat gigi memiliki daya dorong yang kuat pada gigi sehingga tulang akan berkurang (resorpsi) hal ini dipikirkan dokter gigi berapa kekuatan daya tekan yang tidak menciderai tulang rahang. Makanya, banyak keluhan kegoyangan gigi hingga gusi bengkak bagi pasien yang pasang behel di tukang gigi.

3. Penambalan
Mom and Sist tahu gak kalo saat yang tepat ke dokter gigi justru saat gigi belum sakit? Karena, bila kita ke dokter gigi saat gigi sudah nyut-nyutan, hal itu sudah terlambat. Gigi tidak dapat ditambal dengan sekali kunjungan, tapi harus melakukan kunjungan berulang karena bakteri sudah terlalu dalam masuk ke jaringan. Jadi, salah banget kalo dalam kondisi kayak gini, kita malah minta pertolongan ke tukang gigi.
Dalam perawatan gigi berlubang yang sudah nyut-nyutan ini namanya perawatan saluran akar (endodontik). jangan tawar menawar tentang banyaknya kunjungan, karena yang rugi kita sendiri. Biasanya untuk menciptakan gigi yang steril lagi, perawatan saluran akar memerlukan sekitar 3-4 kali kunjungan. Tapi ini bukan buatan lho, memang idealnya demikian. Malah katanya waktu dokter gigi masih pendidikan jadi koas , kunjungan pasien bisa jadi 7-10x untuk benar2 yakin bahwa gigi pantas ditambal dengan tambalan tetap.

BACA JUGA :

DOKTER GIGI SERING TANGANI EFEK SAMPING KERJA TUKANG GIGI

image from www.republika.co.id
image from www.republika.co.id

Merawat gigi itu susah-susah gampang ya ternyata. Gampangnya karena dengan kita menggosok gigi dengan benar sebanyak 2x sehari (setelah sarapan & sebelum tidur) dan membersihkan karang gigi 6 bulan sekali ke dokter gigi, itu sudah cukup untuk menjauhi gigi kita dari kerusakan. Susahnya, karena gigi itu jaringan yang lebih kuat dari tulang dan 80% anorganik, jadi kalau sudah rusak tidak bisa regenerasi dan tumbuh seperti semula, perlu perawatan lebih lanjut untuk memperbaikinya.

Yuk rawat gigi sejak dini! Usia ideal anak mulai diperkenalkan ke dokter gigi adalah usia 3 tahun, mom and sist^^ Supaya gak menyesal di kemudian hari, tanamkan kebersihan dan perhatian kita pada kesehatan gigi.

ARTIKEL POPULER MINGGU INI :

Terima kasih :

https://facebook.com

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0
admin
Admin website http://dental.id