website statistics
Home > Perawatan Gigi > Gusi Berdarah Setelah Menyikat Gigi? Bisa Jadi Gejala Gingivitis

Gusi Berdarah Setelah Menyikat Gigi? Bisa Jadi Gejala Gingivitis

Ads
Advertisement

Terdapat darah saat meludah setelah menyikat gigi? Hati-hati, kemungkinan Anda mengalami gingivitis. Meskipun mungkin tak terasa nyeri, namun jangan diabaikan.

Gingivitis atau radang pada gusi. Kondisi ini biasanya muncul akibat adanya penumpukan plak dan bakteri. Plak sendiri terbentuk secara alami di sekitar gigi dari bakteri, ludah dan sisa makanan.

Jika Anda tak menyikat gigi dengan bersih dan sempurna, maka sebagian dari sisa makanan akan menumpuk dan tertimbun di bawah gigi membentuk plak. Bercampur dengan bakteri, plak ini kemudian dapat mengiritasi dan menyebabkan reaksi radang pada gusi.

Baca Juga : CBT : Teknik Mengurangi Fobia Pasien Ke Dokter Gigi

Akibatnya, gusi pun menjadi bengkak dan infeksi. Saat tertekan, misalnya terdorong oleh sikat saat Anda menyikat gigi, biasanya gusi akan mengeluarkan darah.

Faktanya, semakin lama plak berada di lokasi tersebut, maka peradangan dan pembengkakan akan semakin meluas. Yang menjadi masalah, kebanyakan orang tak tahu dirinya terkena kondisi ini karena biasanya gingivitis tidak menimbulkan rasa nyeri.

“Gingivitis yang tidak diobati bisa berkembang menjadi infeksi gusi berat. Dalam kasus yang sangat berat, kondisi ini bahkan dapat memengaruhi jaringan penyangga gigi,” ujar pakar kesehatan gigi Mark S. Wolff, seperti dikutip dari Men’s Health, Jumat (5/2/2016).

Menurut National Institute of Dental and Craniofacial Research, tak cuma memengaruhi kesehatan mulut, gingivitis yang tak segera diobati dengan tepat juga dapat menimbulkan risiko penyakit lainnya seperti penyakit jantung, diabetes, dan stroke. Nah, bagaimana cara untuk mencegah gingivitis?

Wolff menyarankan Anda untuk selalu menjaga kebersihan mulut dengan baik. Rutin sikat gigi dua kali sehari dan flossing setiap malam untuk menghilangkan plak.

“Rutin cek ke dokter gigi, terutama jika Anda ada keluhan gusi berdarah atau ngilu saat makan makanan panas dan dingin. Ingat, penumpukan plak juga bisa menyebabkan gigi berlubang,” pesan Wolff.

Baca Juga : Bahaya Menambal Gigi Dengan Amalgam

Sumber tulisan :

http://health.detik.com/

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Radang Gusi Akut, Jenis Radang Gusi yang Tidak Ter...
views 24
Anda pasti sudah sering mendengar istilah gingivitis alias radang gusi. Gingivitis adalah peradangan pada gusi/gingiva yang tidak diserta dengan kerus...
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0
admin
Admin website http://dental.id