website statistics
Home > Berita > Bom Waktu Dibalik Fenomena Veneer Gigi

Bom Waktu Dibalik Fenomena Veneer Gigi

Ads
Advertisement

veneer gigi

Ditulis dan dipublikasikan :

drg. Widya Apsari Sp.PM

http://www.kompasiana.com/widyaapsari

Tiga tahun belakangan ini dunia pergigian di Indonesia mengalami euforia perawatan gigi yang bernama veneer gigi.

Di awali dengan seorang artis yang tiba-tiba muncul dengan gigi kelincinya, kemudian disusul dengan selebritis, sosialita, pria maupun wanita, sampai ibu rumah tangga, bahkan ABG ikut berlomba-lomba memasang veneer di gigi mereka.

Namun berbeda dari awal kemunculan veneer yang harganya jutaan dan harga 16 gigi veneer adalah setara harga sebuah mobil, saat ini harga veneer menjadi lebih bervariasi, mau yang jutaan ada, mau yang ratusan ribu juga ada, bahkan mau yang do yourself pun ada. Selain bervariasi dalam segi harga, bervariasi juga dari segi bahan, tehnik pengerjaan, sampai bervasiasi juga dalam siapa yang mengerjakan veneer. Mau dokter gigi spesialis, dokter gigi umum, tukang gigi, bahkan salon kecantikan pun menawarkan perawatan veneer gigi ini.

Dari sisi bisnis, saya mengakui jika veneer gigi ini adalah perawatan yang menguntungkan, karena dapat memenuhi kebutuhan pelaku bisnis dan juga konsumen dengan cepat dan tepat.

Melalui perawatan veneer, kebutuhan pemasukan (materi) dari pelaku bisnis veneer gigi (klinik gigi, dokter gigi, bahkan tukang gigi dan salon kecantikan) dan kebutuhan ingin mendapatkan gigi yang putih, rapih, dan bentuk sesuai keinginan dari konsumen akan terpenuhi secara cepat. Konsumen puas, uang pun datang dengan cepat.

Namun, perlu diingat bahwa bisnis yang baik sebaiknya didukung dengan etika bisnis yang baik pula. Tidak baik juga melakukan bisnis yang  akan merugikan konsumen di kemudian hari.

Karena sebetulnya bukan tidak mungkin veneer gigi yang saat ini menjadi tren nasional akan berubah menjadi bencana nasional, akibat kebocoran pada bagian celah antara veneer dan gigi setelah beberapa tahun pemasangan veneer, sehingga yang tadinya gigi anda sehat, tiba-tiba menjadi karies (gigi berlubang) karena sisa makanan yang terselip diantara veneer dan gigi tanpa anda sadari.

Saya tidak menghakimi dokter atau siapapun yang melakukan perawatan veneer itu buruk, tapi saya berharap anda yang menjadi konsumen bisa bertindak lebih cerdas dan cermat dalam menentukan nasib gigi anda ke depan.

Apakah anda akan mengorbankan enamel gigi anda diasah untuk memuaskan keinginan sesaat anda, atau mengesampingkan keinginan sesaat tersebut sekarang namun gigi anda utuh dan tetap sehat sampai seumur hidup anda.

Namun, jika anda memang sudah memiliki keputusan yang bulat untuk melakukan perawatan veneer gigi ini, pastikan dokter atau siapapun yang mengerjakan veneer tersebut memiliki kompetensi dan keahlian dalam melakukan perawatan veneer, dapat melakukan prosedur perawatan veneer dengan baik dan ideal, tidak asal asah dan tempel, dan anda sebagai konsumen yakin bahwa tidak akan ada masalah yang diakibatkan oleh veneer gigi ini dikemudian hari. Atau paling tidak anda sudah menyiapkan budget bila terjadi efek samping dari perawatan veneer yang anda lakukan sekarang.

Karena menjadi konsumen cerdas itu suatu kewajiban dan nasib kesehatan gigi anda berada di tangan anda. Bukan ditangan saya.

Salam,

Postingan Lain Terkait Veneer :

VENEER GIGI: MACAM, PROSEDUR, KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA

INILAH KELEMAHAN VENEER YANG WAJIB DIKETAHUI SEBELUM MEMASANG

5 ARTIS HABISKAN RP 98 JUTA UNTUK VENEER GIGI

Sumber tulisan:

http://www.kompasiana.com

Note:

Ada perubahan judul namun tidak mengurangi esensi.

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Era JKN : Dokter Gigi Hanya Dibayar Rp 2000
views 4585
Biaya kapitasi untuk praktik dokter gigi yang hanya Rp. 2.000 dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilai masih terlalu kecil. Kendati dapa...
Akibat Piket Hingga 33 Jam, Dokter Nurul Kecelakaa...
views 258
Akibat terlalu letih menghabiskan waktu bekerja selama 33 jam, seorang dokter meninggal dalam perjalanan pulang dari Rumah Sakit Universitas Sains Mal...
Dr Daniel Hariyono Sp.Ort : Kurangi Alergi Asma De...
views 271
Banyak orang yang meremehkan akan kesehatan gigi. Beberapa orang bahkan memilih untuk meminum obat apabila merasakan sakit gigi. Dr Daniel Hariyono Ut...
drg. Udijanto : Ada Bahaya Tersembunyi Jika Sering...
views 1418
Mouthwash atau obat kumur kini banyak digunakan sebagai bagian dari aktivitas menyikat gigi. Banyak yang menganggap bahwa penggunaan mouthwash dapat m...
Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) di RSGM USU, ...
views 92
Seperti tahun-tahun yang sebelumnya, Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) kembali hadir. Kali ini BKGN akan berlangsung 12 September sampai dengan 29 ...
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0
admin
Admin website http://dental.id