web trackerPasta Gigi Berbahan Cangkang Telur Dari Mahasiswa Universitas Brawijaya - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Pasta Gigi Berbahan Cangkang Telur Dari Mahasiswa Universitas Brawijaya

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement
Sumber foto : merdeka.com/darmadi sasongko

Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang berhasil membuat pasta gigi dari bahan dasar cangkang kulit telur. Rhezaldian Eka Darmawan (21), mahasiswa semester 6 jurusan Teknik Kimia itu memberi merek hasil karyanya ‘Exceldent Eggsell Tooth Paste’.

Ide Rheza tentang pasta gigi berbahan cangkang telur itu muncul sejak empat tahun lalu. Saat itu dia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Gagasan itu muncul karena usaha ayahnya sebagai penjual telur.

“Banyak limbah kulit telur yang dihasilkan, tetapi tidak termanfaatkan,” kata Rheza, Rabu (24/2).

Rheza lantas putar otak memanfaatkan cangkang telur itu supaya bermanfaat. Akhirnya dia menemukan ide dibuat pasta gigi. Sebab informasi menyebut banyak kandungan kalsium di setiap kulit telur.

Pembuatan pasta gigi berbahan cangkang telur, kata Rheza, tidak membutuhkan waktu lama. Prosesnya juga tidak begitu sulit.

Langkah pertama, mempersiapkan cangkang bersih dan kering, dan membuang selaput putihnya supaya tidak amis. Setiap kulit telur saat dipecahkan bakal ada selaput tipis menempel.

“Cangkang harus dalam kondisi kering, sebelum kemudian ditumbuk sampai halus hingga 200 mesh,” ujar lelaki kelahiran Malang, 22 Maret 1995, itu.

Setelah halus menyerupai bubuk, cangkang kemudian dicampur dengan beberapa bahan seperti mint, magnesium karbonat, dan sorbitol. Satu per satu bahan dimasukkan sambil terus diaduk. Adonan kemudian akan terlihat mengental dan siap digunakan.

“Cangkang telur ayam memiliki kandungan kalsium 27 ribu ppm (part per million). Jika pasta gigi di pasaran memakai kalsium karbonat sintesis yang kandungannya hanya 22 ribu ppm,” lanjut Rheza.

Pasta gigi inovasi Rheza dibuat tanpa bahan pengawet. Dia sudah menjual karyanya kepada teman dan tetangga. Setiap kemasan berisi 120 gram dijual dengan harga Rp 7000.

Rheza menyatakan, odol buatannya punya keunggulan lebih tinggi dalam hal kandungan kalsium, ketimbang pasta gigi dijual di pasaran. Selain itu, dia menjamin pasta gigi buatannya ramah lingkungan dan tanpa busa. Karena menurut dia busa berasal dari bahan sejenis detergen.

“Pasta gigi aman dan bisa tahan sampai satu bulan,” lanjut Rheza.

Rheza mengaku telah mendaftarkan hak paten karyanya sejak awal tahun lalu, tetapi hingga kini belum juga selesai. Lewat karya pasta gigi berbahan cangkang telur, pemuda itu mengantongi medali emas dari ajang International Young Inventor’s Award (IYIA) 2015. Odol cangkang telur Rheza juga pernah dipamerkan di gelaran Kaushiong Internasional Design Expo, Taiwan, diadakan World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA).

Sumber : https://www.merdeka.com

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0