Kenapa Bau Mulut Saat Puasa Dan 5 Cara Menghilangkannya
Bau mulut adalah masalah yang sering terjadi pada saat menjalankan ibadah puasa.
Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi?
Apa alasan sering bau mulut ketika puasa?
Sebaiknya dihilangkan atau dibiarkan saja bau mulut saat berpuasa?
Kali ini Dental ID akan merangkum tentang
- bau mulut saat puasa dalam Islam
- apa sih faktor penyeba bau mulut
- apakah bau mulut saat berpuasa bisa dihilangkan?
- apa saja tips untuk mencegahnya?
Bau mulut saat puasa dalam Islam
Tidak enak, itulah bau mulut orang berpuasa. Walau sudah gosok gigi dan berkumurpun bau tidak enak itu tidak sepenuhnya hilang sehingga sebagian orang berpuasa bisa jadi minder dan rendah diri di hadapan orang lain terutama yang tidak sedang berpuasa.

Seakan menjawab kekkawatiran ini, Rasulullah SAW bersabda, Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
خُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ تَعَالَى مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
“Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak misk (kasturi).” (HR. Bukhari).
Yah, walau tidak enak di indera penciuman manusia, namun ia lebih harum di sisi Allah dibanding minyak kasturi. Baru kali ini minyak kasturi dikalahkan oleh minyak ‘kasturu’.
Hadis di atas tidak salah jika dimaknai secara harfiah yakni betul-betul bau mulut orang puasa lebih harum di sisi Allah dibanding minyak wangi apapun.
Namun jika kita maknai lebih dalam, maksud hadis di atas adalah (wallahu a’lam) yang keluar dari mulut orang berpuasa itu mestinya yang ‘harum-harum’ di sisi Allah seperti dipakai buat tadarus Alquran, berdzikir, wirid, baca istighfar, shalawat dan lain-lain.
Walopun begitu kita tetap mengupayakan agar mulut kita tidak terlalu bau saat berpuasa.
Penyebab Bau Mulut Ketika Puasa
Ternyata bau mulut saat berpuasa ini muncul karena dipengaruhi oleh kondisi mulut yang kering dan tidak mendapat asupan minum atau air putih dalam waktu yang lama.
Bau mulut yang muncul saat puasa bisa menurunkan rasa percaya diri seseorang. Namun jangan khawatir, dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa mencari tahu cara untuk mengatasinya. Tanpa harus membatalkan puasa, kamu bisa mencoba menerapkan beberapa hal untuk mengatasi bau mulut ketika puasa.
Berikut ini 5 hal yang bisa menjadi pemicu adanya bau mulut saat berpuasa
1. Faktor makanan
Makanan yang kita konsumsi saat santap sahur yang cenderung berbau menyengat, sehingga menyebabkan bakteri berkembang biak dengan cepat
2. Saliva atau air liur yang berkurang
Di dalam mulut terdapat banyak bakteri yang dapat mengubah sisa-sisa makanan menjadi gas sulfur yang menyebabkan bau mulut.
Ketika tidak berpuasa makan, maka mulut akan memproduksi saliva atau air liur, ketika berpuasa maka produksi saliva akan berkurang, akibatnya bakteri berkembang biak dengan cepat, sehingga akan muncul bau tidak sedap dimulut.
Air liur sendiri adalah cairan pembersih alami yang mengandung enzim untuk mencerna serat dan glikoprotein untuk melindungi mukosa mulut. Air liur juga berfungsi sebagai sistem imun untuk menghadang bakteri dan virus yang masuk melalui mulut.
Akibat kondisi ini, maka rongga mulut kering dan menjadi tempat yang baik untuk berkembangnya koloni bakteri dalam lidah, gigi dan mulut. Nah hal itulah yang menjadi pemicu munculnya bau mulut ketika puasa.
3. Pembakaran lemak untuk beraktivitas
Ketika berpuasa dan tidak mendapatkan asupan makanan seharian, tubuh akan menggunakan cadangan energi agar kita tidak lemah.
Pembakaran lemak ini melibatkan pelepasan keton, yang menghasilkan bau busuk. Aroma yang tidak menyenangkan ini biasanya dikeluarkan dari tubuh melalui napas. Ini terjadi ketika tubuh kekurangan makanan. Itulah sebabnya saat berpuasa, sangat wajar jika aroma napas jadi kurang sedap.
4. Adanya penyakit atau gangguan pencernaan
Penyebab terakhir bau mulut adalah gangguan pada kesehatan pencernaan seperti yang dialami pengidap diabetes, maag, asam lambung dan ginjal.
5. Gangguan kesehatan pada rongga mulut
Gangguan yang terjadi di rongga mulut seperti karang gigi, gigi berlubang dan terdapat sisa akar gigi bisa menjadi penyebab bau mulut.

Nah disini pasti banyak yang bertanya apakah boleh perawatan gigi saat puasa? Jawabannya bisa disimak di artikel berikut Perawatan Gigi saat Puasa
Tips Menghilangkan bau mulut saat puasa
Menghilangkan sama sekali bau mulut saat berpuasa jelas tidak bisa karena salah satu alasan utamanya adalah berkurangnya saliva atau air liur dalam mulut. Namun berikut ini cara mengurangi bau mulut saat berpuasa
1. Gosok gigi dengan sempurna
Menggosok gigi dengan sempurna dan menggosok lidah, juga dapat mengurangi bau mulut saat puasa. Hal ini bertujuan untuk membersihkan mulut dari partikel makanan yang membusuk dan menyebabkan bau tidak sedap.
Namun dalam menggosok gigi sata berpuasa juga wajib mengetahui hukumnya di artikel berikut Hukum Gosok Gigi dengan Pasta bagi Orang Berpuasa
Baca juga 6 Langkah Cara Menyikat Gigi Yang Baik Dan Benar Serta Apa Saja Kesalahannya
2. Jangan tidur terlalu lama
Hindari tidur terlalu lama, karena hal ini akan memicu bau mulut yang tidak sedap.
3. Gunakan mouthwash
Berkumur dengan mouthwash dapat membuat napas menjadi segar. Hasilnya, bau mulut yang sebelumnya menyengat jadi hilang.

Untuk hasil yang maksimal, pilih jenis obat kumur yang dapat membunuh bakteri mulut. Dengan begitu, proses pembusukan sisa makanan oleh sisa bakteri bisa dicegah.
4. Gunakan dental floss
Gunakan benang gigi (dental Floss) untuk membersihkan sela-sela gigi dari makanan busuk yang menyebabkan bau mulut.
5. Berolahraga
Walaupun sedang berpuasa kita tetap bisa melakukan olahraga ringan secara teratur menjelang atau sesudah berbuka puasa juga bermanfaat. Olahraga dapat melepaskan zat-zat beracun dalam tubuh termasuk penyebab bau pada mulut. Hindari tidur yang terlalu lama karena hal ini akan memicu bau mulut yang tidak sedap.
Cara mencegah bau mulut saat berpuasa
Nah kali ini kita perlu tau juga cara mencegahnya. Mencegah artinya saat kita benar-benar belum melakukan puasa ya.
1. Minum air putih
Meminum air putih 8-10 gelas ketika sahur dan berbuka, dapat membantu cegah bau mulut disiang hari. Karena air putih akan meningkatkan produksi saliva (air liur), sehingga mulut terjaga kebersihannya.
2. Hindari makanan yang berbau menyengat
Upayakan untuk menghindari makanan berbau kurang sedap atau tajam seperti petai, jengkol atau durian saat berbuka maupun saat sahur.
3. Jangan merokok
Kurangi merokok atau tidak samasekali merokok saat sahur dan berbuka. Tidak merokok juga berkonstribusi besar pada pengurangan bau mulut pada siang hari bulan puasa.
4. Hindari makanan lengket
Tidak mengkonsumsi makanan yang lengket seperti cokelat,es krim,biskuit,dan kue basah lainnya. Makanan lengket ini akan lebih sulit untuk dibersihkan, ditambah akan menempel pada gigi dalam waktu lama sehingga menyebabkan bau mulut.
5. Mengobati penyakit gusi penyebab bau mulut
Bau mulut bisa terjadi akibat penyakit gusi seperti gingivitis dan periodontitis. Aroma tak sedap muncul karena adanya penumpukan bakteri di dasar gigi.
Agar bau mulut tak semakin bertambah parah saat puasa, Anda sebaiknya mengobati masalah gusi yang menjadi penyebabnya. Untuk menentukan pengobatan yang tepat, konsultasikan dengan dokter.
6. Konsumsi buah dengan kandungan vitamin C
Buah dengan kandungan vitamin C seperti jeruk dan nanas bisa meningkatkan produksi air liur. Ketika produksi air liur terjaga dengan baik, masalah mulut kering pun akan teratasi.
Selain itu, air liur juga membantu membilas asam yang diproduksi bakteri mulut saat proses pembusukan makanan. Hasilnya, masalah bau mulut saat puasa jadi lebih terkendali.
7. Konsumsi teh hijau
Meminum teh hijau tanpa gula saat sahur dan berbuka akan mencegah bau mulut. teh hijau memiliki zat polyphenol yang berguna untuk membersihkan bakteri pada mulut dan saluran pernafasan, meminum teh hijau juga baik untuk perokok karena akan mengurangi peradangan pada rongga dan gangguan pernafasan.
8. Konsumsi buah atau sayur yang mengandung air
Konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan selama berbuka dan sahur. Beberapa buah-buahan tertentu seperti semangka, bangkuang merupakan buah yang baik dikonsumsi karena banyak mengandung air.
Bila telah melakukan cara-cara diatas bau mulut Anda masih juga belum berkurang. Maka konsultasikanlah ke dokter karena bau mulut juga bisa terjadi karena faktor dari dalam tubuh (maag), gangguan pernapasan, diabetes atau penyakit dalam lainnya.
Sumber :
