Tak Semua Orang Butuh Veneer dan Kawat Gigi

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) drg Diono Susilo mengatakan bahwa kini sedang tren veneer dan kawat gigi. Padahal menurut dia tak semua orang membutuhkan proses veneer dan kawat gigi. “Veneer merupakan tindakan memberikan lapisan luar pada gigi agar terlihat lebih putih,” ujar drg. Diono.

BACA : Artis Ini Habiskan 40Juta Untuk Veneer Di Tukang Gigi. Hasilnya Semua Gigi Parah

Namun, ia mengingatkan mengenai risiko yang timbul pada gigi yang di-veneer, yakni gigi dalam menjadi rusak. Ia menyebut veneer itu dilakukan pada era 1990-an itu dengan memertimbangkan terdapat satu indikasi tertentu, seperti warna gigi tidak putih karena antibiotik.

Demikian pula mengenai tren kawat gigi yang juga memengaruhi pada fungsi pengunyahan. “Bila pemasangan kawat gigi tidak tepat, maka gigi akan keluar,” ucap drg. Diono.

BACA : Bom Waktu Dibalik Fenomena Veneer Gigi

Oleh karena itu, ia mengingatkan, bahwa memperbaiki gigi atau warna jangan mengikuti tren yang ada. Akan tetapi lebih pada kondisi dan perlunya menggunakan veneer dan kawat.

Terima kasih

https://www.republika.co.id

Berikan Komentar Disini

Artikel Terkait

Di Indonesia Ingin Gigi Kelinci, Anak Ini Hilangka...
views 818
Seorang bocah asal New Zealand sempat menjadi sebuah maskot di daerah Christchurch karena keunikan yang ia miliki. Nama bocah itu adalah Evan Hill, di...
Lihat Perbedaan Senyum 5 Artis Ini Sebelum Dan Ses...
views 2685
Senyuman seseorang disebut bisa menaklukan dunia. Percaya atau tidak, hal itu terbukti ketika seseorang yang kamu puja melempar senyum lebar kepadam...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

admin

Admin website http://dental.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.