website statistics
Home > Perawatan Gigi > Ini Lho Penjelasan Tentang Plak Gigi Dan 6 Cara Menghilangkannya

Ini Lho Penjelasan Tentang Plak Gigi Dan 6 Cara Menghilangkannya

Advertisement
Advertisement

Plak adalah lapisan lunak dan lengket di gigi yang terdiri dari protein dan bakteri (biofilm). Plak terdiri dari 70% bakteri yang berasal dari air liur. Plak terbentuk segera setelah Anda selesai menyikat gigi. Dalam waktu 48 jam setelah pembentukannya, plak mulai mengeras oleh kalsium, fosfor, dan mineral lainnya yang terkandung dalam air ludah (saliva), menjadi karang gigi, yang dalam istilah Kedokteran Gigi disebut KALKULUS.

Karang gigi sendiri tidak berbahaya, tetapi memiliki permukaan yang sangat kasar sehingga bakteri dapat dengan mudah melekat dipermukaannya. Permukaan kasar ini menjadi tempat menempel bakteri yang menyebabkan berbagai masalah, seperti radang gusi (gingivitis),radang pada jaringan pendukung gigi (periodontitis), kerusakan gigi (karies) dan bau mulut (halitosis). BACA : HATI-HATI INILAH 4 PENYAKIT SERIUS KARENA GIGI

Plak gigi terbentuk akibat menempelnya berbagai macam bakteri di gigi. Plak gigi terlihat seperti lapisan licin dan tipis berwarna kuning atau putih yang umumnya ada di antara gigi dan sepanjang batas gusi pada gigi. Plak gigi akan sangat terlihat ketika gigi tidak disikat.

Plak gigi terjadi ketika Anda makan atau minum susu, minuman ringan, kue, permen yang tertinggal di gigi, atau produk yang mengandung karbohidrat. Ini membuat bakteri yang hidup di mulut mengeluarkan asam yang mampu menghancurkan enamel gigi (lapisan pelindung terluar gigi) dan mengakibatkan gigi berlubang. BACA : CARA MENGATASI GIGI BERLUBANG TANPA DITAMBAL

Jika dibiarkan terus-menerus, plak dapat menimbulkan kerusakan pada gigi, tulang pendukung gigi, dan bahkan gusi seperti:

1. Gigi berlubang atau membusuk, jika tidak diobati kerusakan dapat menyebar hingga pulpa (lapisan akar) di tengah gigi dan menyebabkan sakit gigi serta abses.

2. Kalkulus (tartar), lapisan plak yang mengeras seperti semen yang tidak dapat dihilangkan dengan sikat gigi.

3. Gingivitis, peradangan pada gusi yang membuat gusi menjadi merah, bengkak, dan terasa

4. Periodontitis, infeksi pada gusi yang menyebar dan menyebabkan kerusakan tulang gigi di sekitar rahang.

Periodontitis terjadi jika gingivitis memburuk. Periodontitis mengakibatkan terbentuknya celah antara gigi dan gusi. Jika tidak diobati, gigi perlahan-lahan akan melepaskan diri dari gusi dan akhirnya copot.

Selain membuat gigi terlihat berwarna kuning dan dapat menyebabkan penyakit, plak gigi juga bisa membuat senyum menjadi tidak indah untuk dilihat. Cara mengcegah dan cara menghilangkan plak pada gigi dapat dilakukan dengan berbagai langkah berikut ini:

1. Menyikat gigi. Cara terbaik untuk memerangi plak adalah dengan menyikat gigi dua kali sehari, pagi dan malam hari. Menyikat gigi dua kali sehari membantu mencegah pembentukan plak dan menghancurkan setiap plak yang sudah mulai terbentuk. Bakteri penyebab plak akan terus berkembang, untuk itu menyikat gigi harus dilakukan secara teratur.

Disarankan juga untuk menyikat gigi dengan sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi ber-fluorideselama dua menit. Flouride melindungi gigi dengan cara mengikat enamel dan menciptakan permukaan yang lebih keras. Pastikan juga agar seluruh daerah mulut (gigi, gusi, lidah, bagian dalam pipi) ter”sikat” dengan bersih.

2. Gunakan benang gigi setidaknya sekali sehari (sebelum tidur malam) untuk menghilangkan bakteri dan sisa makanan.

3. Kumur mulut dengan mouth rinse atau obat kumur (bukan mouthwash yang berfungsi untuk menyegarkan napas) dua kali sehari selama 30 detik. Obat kumur mencegah penumpukan plak lebih baik dari sekedar menyikat gigi dan menggunakan benang gigi saja.

4. Hindari makanan dan minuman manis dan lengket seperti permen, kismis, camilan berlapis cokelat, atau minuman bersoda.

5. Konsumsi makanan dengan takaran seimbang dan batasi camilan. Jika ingin camilan, pilih yogurt murni (tanpa perasa dan pemanis tambahan), keju, buah, atau sayuran mentah. Selain mampu menghilangkan sisa makanan, sayuran seperti seledri juga membantu air liur menetralkan asam penyebab plak.

Datangi dokter gigi atau ahli kesehatan mulut setidaknya setiap 6 bulan sekali untuk melakukan pemeriksaan dan membersihkan gigi.

Jika gigi Anda tertutup oleh plak, jangan khawatir karena plak bisa dihilangkan. Cara menghilangkan plak pada gigi bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan mulut.

 

TERIMA KASIH

https://www.rspantiwaluyo.com

http://www.alodokter.com

 

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0
admin
Admin website http://dental.id