Edukasi Untuk Pasien : 5 Tips Menyimpan Sikat Gigi

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
4Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
image from http://www.indoberita.com
image from http://www.indoberita.com

Seperti apa Anda terbiasa menaruh sikat gigi setelah digunakan? Disimpan di dekat wastafel, digantungkan di rak dinding kamar mandi atau diletakkan saja di sembarang tempat?

Sikat gigi yang kelihatannya bersih, ternyata berpotensi menumpuk kuman serta bakteri berbahaya. Berdasarkan hasil penelitian dari University of Manchester di Inggris, sikat gigi kemungkinan bisa terkontaminasi lebih dari 10 juta bakteri termasuk jenis yang berbahaya seperti E.coli (juga ditemukan pada faeses manusia) dan staphylococcus (bakteri penyebab infeksi pada luka).

Bakteri yang menempel pada sikat gigi tidak hanya berasal dari toilet atau kamar mandi. Tapi juga lingkungan lain apabila disimpan di dalam tas, loker, tas kosmetik atau koper.

Untuk meminimalisir paparan bakteri, ada lima langkah yang perlu dilakukan seperti disarankan dokter gigi Dr Mervyn Druian, dikutip dari Female First.

Baca Juga :

1. Jauhkan dari Toilet
Jika Anda harus menaruh sikat gigi di dekat toilet, pastikan Anda menutup kloset saat menyiram untuk meminimalkan penyebaran kuman lewat semburan air. Tapi bila memungkinkan, taruh sikat gigi Anda di ruangan selain kamar mandi.

2. Bilas Sampai Bersih
Bilas sikat gigi Anda setiap kali selesai menggosok gigi dengan air yang mengalir. Pastikan tidak ada sisa kotoran gigi maupun pasta gigi yang tertinggal. Pasta gigi yang tertinggal di sikat gigi akan menjadi sarang favorit bakteri untuk bersemayam.

3. Taruh Kepala Sikat di Atas
Taruh sikat gigi dengan bagian kepala menghadap ke atas, jangan sampai terbalik. Simpan pada tempat dengan sirkulasi udara yang baik. Menyimpannya di kabinet atau lemari akan meningkatkan pertumbuhan bakteri karena tempatnya cenderung lembap dan tidak ada sirkulasi udara.

4. Ganti Sikat Gigi Secara Berkala
Ganti sikat gigi Anda minimal setiap tiga bulan sekali. Frekuensi mengganti sikat bisa dipercepat apabila Anda terserang pilek atau flu. Ganti sikat Anda begitu terkena penyakit ini untuk mencegah virus penyebab flu tersebar pada sikat.

5. Jangan Berbagi
Jangan pernah berbagi sikat gigi dengan orang lain, termasuk suami atau anak Anda sendiri. Bakteri pada setiap individu berbeda-beda dan memakai sikat gigi secara bergantian hanya akan saling menularkan bakteri satu sama lain. Akibatnya, Anda atau anggota keluarga lain jadi lebih mudah terserang penyakit.

Baca Juga : Ini Lho Bahaya Kalo Kamu Mengunyah Cuma Satu Sisi

Sumber tulisan :

http://wolipop.detik.com

Berikan Komentar Disini

Artikel Terkait

Tanya Jawab : Di Pagi Hari Lebih Baik Sarapan Lalu...
views 607
Direview oleh : drg. Ahmad Ridwan TANYA : Kebiasaan yang berkembang di masyarakat,setelah bangun pagi harus sikat gigi dahulu baru kemudian sarapan....
Gusi Berdarah Setelah Menyikat Gigi? Bisa Jadi Gej...
views 588
Direview oleh : drg. Ahmad Ridwan Terdapat darah saat meludah setelah menyikat gigi? Hati-hati, kemungkinan Anda mengalami gingivitis. Meskipun mun...
3 Trauma Gigi Pada Anak Yang Perlu Diwaspadai Oleh...
views 893
Direview oleh : drg. Ahmad Ridwan Pada anak usia 0-6 tahun, cedera daerah mulut merupakan cedera kedua tersering, mencapai 18 persen dari seluruh c...
Ini Lho Efek Kalo Gigi Ompong Dibiarkan
views 837
Direview oleh : drg. Ahmad Ridwan Beberapa orang yang kehilangan gigi tetapnya mungkin malas membuat gigi tiruan. Bila gigi dibiarkan ompong, adaka...
Ingat Pilih Dokter Gigi Sesuai Spesialisasinya
views 5073
Demi menjaga kesehatan gigi dan mulut, dianjurkan memeriksakan gig 6 bulan sekali, selambat-lambatnya 1 tahun sekali. Untuk itu, pilihlah dokter gigi ...
Bahaya Kalo Kamu Mengunyah Cuma Satu Sisi
views 1449
Apakah selama ini Anda terbiasa mengunyah makanan hanya satu sisi mulut saja? Jika benar, ada baiknya Anda mulai membiasakan melatih sisi mulut yang k...
Ini Lho 4 Makanan Yang WAJIB Kamu Hindari Saat Men...
views 710
Penggunaan kawat gigi umumnya bertujuan untuk memperbaiki struktur gigi atau kelainan pada rahang. Kini, kawat gigi yang juga dilengkapi karet penjaga...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
4Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

admin

Admin website http://dental.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.