Toko Buku Kedokteran Gigi Terbesar di Indonesia
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

jusuf kalla Tag Archives

Dokter Gigi Arief Rosyid Curhat Nasib Dokter Gigi dengan Sajak Sikat Gigi

Bagi sebagian orang, puisi adalah alat untuk mengutarakan perasaan. Bagi sebagian lainnya, puisi adalah alat untuk mengkiritis keadaan sosial dan keadaan komunitasnya. Hal itulah yang dilakukan Arief Rosyid, dokter gigi dalam melihat nasib sejawatnya sekarang. Dalam sebuah perhelatan malam puisi yang dilakukan oleh Komunitas Suropati Syndicate di Taman Suropati, Jakarta Pusat, malam Minggu Kemarin (6/8); Arief (sapaan Arief Rosyid) mengutarakan keluh kesahnya soal organisasi dokter…

Read more

Wakil Presiden Jusuf Kalla: “Masa Pasien Buka Mulut 30 Menit Hanya Rp 2000”

Pembukaan Kongres Nasional PDGI XXVI yang berlangsung di Istana Wakil Presiden pagi tadi (2/5) dihadiri oleh ratusan dokter gigi dari pengurus wilayah dan cabang seluruh Indonesia. Turut hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Direktur BPJS, Fachmi Idris. Acara dimulai dengan sambutan ketua PB PDGI , Farichah Hanum. Dalam sambutanya ketua PDGI memberikan gambaran secara umum terkait mirisnya derajat kesehatan gigi dan mulut di Indonesia. Dia…

Read more

Wakil Presiden RI Akan Membuka Kongres PDGI XXVI

Kongres PDGI XXVI yang akan dilaksanakan di Medan tanggal 4-6 Mei mendatang akan dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Hal ini ditegaskan oleh ketua panitia kegiatan, Meriah Ukur Sembiring pada dental.id Rabu siang (26/04). “Pembukaan kegiatan ini akan dilaksanakan pukul 10 WIB, tanggal 2 Mei di Istana Wakil Presiden,” ujarnya saat dihubungi via telepon. Selain dari wakil presiden, turut pula akan hadir Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek…

Read more

Wakil Presiden : Dokter di Singapura Sekali Periksa Rp 2 Juta, di Indonesia Hanya Rp 200.000

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meyakini tenaga kerja Indonesia bakal lebih tertarik masuk ke pasar tenaga kerja di Singapura dan Malaysia dalam ASEAN Economic Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC/MEA) yang berlaku 31 Desember 2015. Alasannya kedua negara tersebut lebih mempunyai kedekatan dari sisi bahasa. Selain bahasa, faktor nilai upah juga akan menentukan pergerakan tenaga kerja antar negara ASEAN Hal ini disampaikan oleh JK dalam…

Read more