dental.id https://dental.id Sahabat Dokter Gigi Sun, 10 Dec 2017 09:23:29 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.1 https://i1.wp.com/dental.id/wp-content/uploads/2017/04/cropped-logo-1.jpg?fit=32%2C32&ssl=1 dental.id https://dental.id 32 32 105295445 PSIKG YARSI dan PSMKGI Gelar Training of Trainer https://dental.id/psikg-yarsi-dan-psmkgi-gelar-training-trainer/ https://dental.id/psikg-yarsi-dan-psmkgi-gelar-training-trainer/#respond Sun, 10 Dec 2017 07:08:34 +0000 http://dental.id/?p=6545 Jakarta–Sabtu lalu (2/12/17) telah dilaksanakan kegiatan “Training of Trainer” dari Komisi F (kastrat & advokasi) Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia(PSMKGI) yang diadakan dan difasilitasi oleh HIMA PSIKG Universitas YARSI Jakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja nasional dari Komisi F PSMKGI. Kegiatan ini merupakan suatu kegiatan pelatihan dan penyamaan persepsi bagi para trainer […]

The post PSIKG YARSI dan PSMKGI Gelar Training of Trainer appeared first on dental.id.

]]>
Jakarta–Sabtu lalu (2/12/17) telah dilaksanakan kegiatan “Training of Trainer” dari Komisi F (kastrat & advokasi) Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia(PSMKGI) yang diadakan dan difasilitasi oleh HIMA PSIKG Universitas YARSI Jakarta.

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja nasional dari Komisi F PSMKGI. Kegiatan ini merupakan suatu kegiatan pelatihan dan penyamaan persepsi bagi para trainer yang akan mengajar di sekolah Kastrad PSMKGI. Sekolah Kastrad ini direncanakan akan diadakan di setiap institusi yang memiliki fakultas/prodi kedokteran gigi di seluruh indonesia, dengan tujuan dapat meningkatkan ilmu dan minat mengenai kastrad di setiap institusi.

Acara TOT ini di ikuti oleh delegasi perwakilan dari 15 institusi kedokteran gigi se-Indonesia dan dihadiri oleh Wakil Sekretaris Jendral PSMKGI, Moch Nur Ramadhani. Dalam sambutannya dia menyampaikan, “Alhamdulillah Training of Trainer Kajian Strategis dan Advokasi PSMKGI tahun 2017 terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada temen-temen mahasiswa PSIKG UYARSI yang telah menjadi tuan rumah program kerja nasional ini.”

Dia juga menyampaikan sehubungan dengan berkembangnya teknologi dan informasi di Indonesia tentu menjadi modal yang penting bagi gerakan mahasiswa di masa kini. Program ToT melatih para mahasiswa kedokteran gigi Indonesia untuk dapat menjadi agen perubahan bagi diri, lingkungan, maupun penerusnya ke arah positif dan proaktif menanggapi isu yang terjadi, khususnya dalam bidang KG dengan memaksimalkan potensi.

Kegiatan ini juga diawali dengan sambutan dari Ka Prodi Akademik drg. Audiawati Surachmin, Sp.PM.

“Saya sangat apresiasi sekali diberikan softskill berupa ToT ini sedini mungkin sejak mahasiswa. Karena harapannya akan berguna saat aplikasi pekerjaan sehari-harinya nanti tidak hanya saat menjadi seorang klinisi tapi juga untuk profil lulusan yang lainnya missal menjadi dosen, peneliti, penjabat struktural, dan lain sebagainya.” tuturnya.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa PSKG UniversitaS Yarsi, Nadya Raudillah juga menyampaikan bahwa pelatihan ini untuk melatih mahasiswa kedokteran gigi melakukan advokasi terkait pendidikan kedokteran gigi terutama internship dokter gigi yang cukup meresahkan dan menyita perhatian untuk tercapaianya kebijakan yang berkeadilan.

Materi pada kegiatan ini disampaikan oleh Muhammad Syaeful Mujab, Muthmainnah, Novri Firmansyah dan Elvira J Saraswati. Selain dalam bentuk pemberian materi, kegiatan ini disertai dengan latihan dan studi kasus.

Alvian Akbar seorang peserta yang datang dari Universitas Muslim Indonesia, Makassar, menyampaikan, “ToT yang dilaksanakan di Universitas YARSI ini sangat mengesankan. Selain materi yang menarik dan bermanfaat, fasilitas yang disiapkan oleh teman-teman yarsi sangat baik dan rapih. Pokoknya massipa (sangat baik bahasa Makassar),” tutupnya.

The post PSIKG YARSI dan PSMKGI Gelar Training of Trainer appeared first on dental.id.

]]>
https://dental.id/psikg-yarsi-dan-psmkgi-gelar-training-trainer/feed/ 0 6545
Solusi Jangka Pendek dan Panjang Terkait Kelangkaan Carpule Anestesi Lokal https://dental.id/solusi-jangka-pendek-dan-panjang-terkait-kelangkaan-carpule-anestesi-lokal/ https://dental.id/solusi-jangka-pendek-dan-panjang-terkait-kelangkaan-carpule-anestesi-lokal/#respond Fri, 08 Dec 2017 14:40:07 +0000 http://dental.id/?p=6535 Kelangkaan anestesi lokal dalam bentuk carpule telah menyebabkan tersendatnya pelayanan pasien. Penyebab dari kelangkaan tersebut terkait dengan izin edar yang belum dimiliki oleh berbagai produk anestesi lokal carpule yang selama ini beredar di Indonesia. Menurut permenkes nomor 1010/MENKES/PER/XI/2008, izin edar adalah bentuk persetujuan registrasi obat untuk dapat diedarkan di wilayah Indonesia, sedangkan registrasi adalah prosedur […]

The post Solusi Jangka Pendek dan Panjang Terkait Kelangkaan Carpule Anestesi Lokal appeared first on dental.id.

]]>

Kelangkaan anestesi lokal dalam bentuk carpule telah menyebabkan tersendatnya pelayanan pasien. Penyebab dari kelangkaan tersebut terkait dengan izin edar yang belum dimiliki oleh berbagai produk anestesi lokal carpule yang selama ini beredar di Indonesia.

Menurut permenkes nomor 1010/MENKES/PER/XI/2008, izin edar adalah bentuk persetujuan registrasi obat untuk dapat diedarkan di wilayah Indonesia, sedangkan registrasi adalah prosedur pendaftaran dan evaluasi obat untuk mendapatkan izin edar. Merujuk dari aturan tersebut maka wajar apabila obat anestesi carpule yang selama ini beredar tanpa izin edar harus ditertibkan.

Penertiban tersebut memang akan berdampak seperti yang sekarang dirasakan oleh sejawat dokter gigi namun langkah tersebut untuk mendapatkan hasil yang lebih baik di masa yang akan datang.

Seperti diketahui bahwa pasien semakin kritis akan apa yang dilakukan padanya sehingga efek kelangkaan ini adalah bagian dari proses yang harus dilalui demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Penertiban obat anestesi carpule tersebut memang memiliki alasan yang sangat masuk akal, namun bersamaan dengan hal tersebut pelayanan kepada pasien tidak dapat dibiarkan terbengkelai berlarut-larut. Baru-baru ini telah diadakan pertemuan antara PDGI, Kemenkes (bidang sarana dan prasarana), BPOM dan Asosiasi importir obat untuk membahas solusi jangka pendek dan panjang untuk masalah kelangkaan obat tersebut.

Solusi untuk jangka pendek, akan dilakukan upaya luar biasa dengan penerapan mekanisme pemasukan bahan melalui jalur khusus SAS (Special Access Scheme).

Berkenaan dengan hal tersebut, telah disepakati penerapan SAS untuk carpule injeksi anestesi lokal dengan jumlah khusus dan dalam jangka waktu tertentu.

Bagaimana dengan dokter gigi yang sudah terlanjur membeli carpule anestesi yang tidak memiliki ijin edar? Hal tersebut telah dibahas dan disepakati untuk dapat terus digunakan sampai habis dengan syarat untuk tidak membeli kembali dan selanjutnya dipersilakan untuk membeli produk yang disediakan melalui program SAS tersebut.

Pada kesempatan tersebut ditetapkan 9 juta carpule akan diimpor oleh Kimia Farma sebagai distributor dan akan diedarkan melalui agen, sedangkan harganya akan ditetapkan oleh PDGI.

Seperti yang telah dibahas bahwa program SAS tidak akan berlangsung lama, maka telah disiapkan solusi definitif jangka panjang dengan tercapainya kesepakatan dengan phapros untuk membuat obat anestesi dalam bentuk carpule.

Sehubungan dengan hal tersebut maka diharapkan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, produk carpule anestesi lokal yang resmi telah siap edar untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kepada pasien.

8 Desember 2017

Depkominfo PB PDGI
#Pusdatin

The post Solusi Jangka Pendek dan Panjang Terkait Kelangkaan Carpule Anestesi Lokal appeared first on dental.id.

]]>
https://dental.id/solusi-jangka-pendek-dan-panjang-terkait-kelangkaan-carpule-anestesi-lokal/feed/ 0 6535
Dokter Gigi Hardiono Resmi Dilantik Menjadi Sekda Depok https://dental.id/dokter-gigi-hardiono-resmi-dilantik-menjadi-sekda-depok/ https://dental.id/dokter-gigi-hardiono-resmi-dilantik-menjadi-sekda-depok/#respond Sat, 02 Dec 2017 12:41:55 +0000 http://dental.id/?p=6530 Setelah tiga bulan jabatan sekretaris daerah (Sekda) dijabat pelaksana tugas (Plt) akhirnya drg. Hardiono yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kota Depok Hardiono resmi dilantik bersama delapan lurah baru dan empat pejabat lainnya. “Sudah plong saya sekarang karena yang dinantikan mengisi Sekda sudah dilantik dari tiga orang yang diajukan ke […]

The post Dokter Gigi Hardiono Resmi Dilantik Menjadi Sekda Depok appeared first on dental.id.

]]>
Sumber foto : http://poskotanews.com

Setelah tiga bulan jabatan sekretaris daerah (Sekda) dijabat pelaksana tugas (Plt) akhirnya drg. Hardiono yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kota Depok Hardiono resmi dilantik bersama delapan lurah baru dan empat pejabat lainnya.

“Sudah plong saya sekarang karena yang dinantikan mengisi Sekda sudah dilantik dari tiga orang yang diajukan ke Gubernur Jawa Barat dua minggu lalu, ” kata Walikota Depok Muhammad Idris usai melantik drg. Hardiono menjadi Sekda Depok bersama delapan lurah dan empat pejabat lain.

Jabatan sekda tentunya sangat penting dalam struktur kepemerintahan selain sebagai orang no tiga di pemerintahan kota juga harus memahami permasalahan, persoalan dan lainnya berkaitan program pembangunan yang tengah dilaksanakan juga dapat menjadi jembatan bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada.

Perasaan plong, tambah dia, cukup beralasan setelah tiga bulan menunggu tim pansel mencari, menyeleksi dan mengambil tiga orang yang miliki nilai tertinggi dalam seleksi. “Sudah plong karena terus kejar dan ditanya siapa sekda terpilih setiap berada di lapangan, ” ujarnya.

Drg. Hardiono yang kini menjabat Kepala DP4D setempat salah satu dari tiga orang pejabat yang diajukan ke Gubernur Jabar Ahmad Heryawan beberapa waktu lalu dua pejabat lainnya yaitu Plt Sekda Depok Widiyati dan Sekretaris Dewan (Sekwan) Zamrowi.

Wakil Walikota Pradi Supriatna, siapa pun yang terpilih menjadi Sekda Depok diharapkan dapat bersinergi dengan seluruh jajaran terkait untuk mensukseska program pembangunan yang telah direncanakan.

Sumber foto : http://poskotanews.com

Sementara itu, drg. Hardiono, mengatakan jabatan itu amanah jadi harus dilaksanakan dengan baik dan tentunya sesuai dengan koridor di Pemkot Depok. “Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk mensukseskan program yang telah dilaksanakan sedanh dikerjakan hingga belum dikerjakan, ” ujarnya.

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN)  di Kota Depok,  mengaku tidak begitu kaget dengan terpilihnya drg.  Hardiono menjadi orang nomor satu di jajaran ASN Depok atau orang nomor tiga di Kota Depok.

“Sudah diprediksi lama kalau yang terpilih menjadi Sekda difinitif Depok bakalan tidak jauh dari orang dekat di lingkungan walikota, ” ujar Adi,  satu PNS Depok mengikuti sejumlah pejabat lain yang telah ada.

Terima kasih

  1. http://poskotanews.com
  2. http://poskotanews.com

The post Dokter Gigi Hardiono Resmi Dilantik Menjadi Sekda Depok appeared first on dental.id.

]]>
https://dental.id/dokter-gigi-hardiono-resmi-dilantik-menjadi-sekda-depok/feed/ 0 6530
The 3rd Gadjah Mada Dental Scientific Conference in “Global Ethic and Aesthetic Dentistry http://seminar.dental.id/event/3rd-gadjah-mada-dental-scientific-conference-global-ethic-aesthetic-dentistry/ http://seminar.dental.id/event/3rd-gadjah-mada-dental-scientific-conference-global-ethic-aesthetic-dentistry/#respond Tue, 28 Nov 2017 22:34:55 +0000 http://dental.id/?p=6522 The post The 3rd Gadjah Mada Dental Scientific Conference in “Global Ethic and Aesthetic Dentistry appeared first on dental.id.

]]>
The post The 3rd Gadjah Mada Dental Scientific Conference in “Global Ethic and Aesthetic Dentistry appeared first on dental.id.

]]>
http://seminar.dental.id/event/3rd-gadjah-mada-dental-scientific-conference-global-ethic-aesthetic-dentistry/feed/ 0 6522
Pengodean ICD dalam Kedokteran Gigi https://dental.id/pengodean-icd-dalam-kedokteran-gigi/ https://dental.id/pengodean-icd-dalam-kedokteran-gigi/#respond Sat, 25 Nov 2017 13:58:13 +0000 http://dental.id/?p=6510 Berdasarkan artikel sebelumnya yang telah diterbitkan di dental.id yang berjudul ICD: Standar dalam Membuat Diagnosis yang membahas tentang International Classification of Diseases (ICD) sebagai kode diagnostik standar internasional untuk epidemiologi, serta tujuan manajemen kesehatan dan klinis, baik dalam dunia kedokteran maupun kedokteran gigi. Sistem Pengodean ICD -10 Dalam artikel kali ini, akan dibahas mengenai sistem pengodean […]

The post Pengodean ICD dalam Kedokteran Gigi appeared first on dental.id.

]]>
Berdasarkan artikel sebelumnya yang telah diterbitkan di dental.id yang berjudul ICD: Standar dalam Membuat Diagnosis yang membahas tentang International Classification of Diseases (ICD) sebagai kode diagnostik standar internasional untuk epidemiologi, serta tujuan manajemen kesehatan dan klinis, baik dalam dunia kedokteran maupun kedokteran gigi.

Sistem Pengodean ICD -10

Dalam artikel kali ini, akan dibahas mengenai sistem pengodean dalam kedokteran gigi yang merujuk pada format ICD-10 yang merupakan kode diagnosis terbaru untuk standar Internasional klasifikasi penyakit. Di Indonesia, terutama digunakan untuk memudahkan klaim biaya perawatan gigi baik untuk BPJS ataupun untuk asuransi kesehatan lainnya serta untuk memudahkan statistik kesehatan gigi.

Kode diagnosis adalah karakter alfanumerik yang unik yang mewakili konsep penyakit, kelainan atau gejala. Diagnostic coding adalah terjemahan dari deskripsi secara tertulis untuk penyakit dan trauma ke dalam kode standar. Kode-kode ini digunakan untuk mengelompokkan dan mengidentifikasi penyakit, kelainan dan gejala.

Ada beberapa notasi instruksional yang perlu diketahui dalam pengodean penyakit agar dokter gigi ataupun tenaga kesehatan gigi lainnya dapat dengan mudah menentukan kode suatu penyakit, sebagaimana yang telah diterbitkan oleh WHO, diantaranya adalah:

Include

Jika dalam daftar penyakit atau trauma tertulis kata include. Berarti contoh kelainan/gejala yang tertera masuk dalam kategori penyakit tertentu.

Exclude 1

Notasi ini berarti bahwa penyakit tersebut “tidak dikodekan dalam penyakit ini”. Exclude 1 mengindikasikan bahwa kode tersebut tidak dapat digunakan dalam waktu yang bersamaan dengan kode dimana notasi Exclude 1 dicantumkan. Notasi ini digunakan untuk dua kondisi yang tidak dapat muncul dalam waktu yang bersamaan, contohnya penyakit kongenital dan penyakit yang baru didapat.

Exclude 2

Notasi ini berarti bahwa penyakit tersebut ‘tidak termasuk dalam kategori ini’. Notasi ini menunjukkan bahwa kondisi yang dimaksud bukan merupakan bagian dari kondisi penyakit yang dikodekan, namun pasien mungkin saja memiliki kedua kondisi tersebut pada saat bersamaan. Bila excludes 2 muncul di bawah kode penyakit, Anda dapat menggunakan kode dan kode exclude secara bersamaan.

Kode ICD untuk penyakit yang berhubungan dengan gigi dan mulut dapat dilihat pada Bab 11 ”Penyakit pada Sistem Pencernaan” dengan kode K00 – K14 yaitu penyakit pada rongga mulut dan kelenjar saliva, serta pada Bab 13 ”Penyakit pada Sistem Muskuloskeletal dan Jaringan Ikat” dengan kode M26 – M27 yaitu anomali dentofasial (termasuk maloklusi) dan kelainan lain pada rahang. Daftar untuk kode penyakit dan kelainan secara lengkap dapat Anda unduh pada ICD-10-CM tabular list of diseases and injuries. 

Untuk memudahkan pemahaman mengenai pengodean ini, berikut ini adalah ilustrasi singkat penggunaan kode berdasarkan daftar penyakit yang diterbitkan oleh WHO untuk ICD-10.

Sumber:

Statistik Kesehatan ICD-10CM

International Classification of Diseases (ICD)

The post Pengodean ICD dalam Kedokteran Gigi appeared first on dental.id.

]]>
https://dental.id/pengodean-icd-dalam-kedokteran-gigi/feed/ 0 6510
Sumedang Dentistry 2 Sukses Diselenggarakan Dengan Harapan Bermanfaat Bagi Masyarakat https://dental.id/sumedang-dentistry-2-sukses-diselenggarakan-dengan-harapan-bermanfaat-bagi-masyarakat/ https://dental.id/sumedang-dentistry-2-sukses-diselenggarakan-dengan-harapan-bermanfaat-bagi-masyarakat/#respond Wed, 22 Nov 2017 13:35:17 +0000 http://dental.id/?p=6505 Hari Sabtu 11 November 2017 berhasil diselenggarakan kegiatan Seminar dan Hands On Sumedang Dentistry 2 di Hotel Puri Khatulistiwa, Sumedang. Dalam rilisnya dijelaskan bahwa kegiatan Sumedang Dentistry ini diselenggarakan sebagai wadah para sejawat dokter gigi untuk meningkatkan kompetensinya, meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan agar dapat mempertahankan mutu pelayanan kepada pasien/masyarakat. Drg. Amie Fitriah, MH.Kes selaku Ketua […]

The post Sumedang Dentistry 2 Sukses Diselenggarakan Dengan Harapan Bermanfaat Bagi Masyarakat appeared first on dental.id.

]]>

Hari Sabtu 11 November 2017 berhasil diselenggarakan kegiatan Seminar dan Hands On Sumedang Dentistry 2 di Hotel Puri Khatulistiwa, Sumedang.

Dalam rilisnya dijelaskan bahwa kegiatan Sumedang Dentistry ini diselenggarakan sebagai wadah para sejawat dokter gigi untuk meningkatkan kompetensinya, meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan agar dapat mempertahankan mutu pelayanan kepada pasien/masyarakat.

Drg. Amie Fitriah, MH.Kes selaku Ketua Panitia Sumedang Dentistry menambahkan bahwa sasaran dari kegiatan seminar yang bertema The Future of Dental and Oral Esthetic Treatment ini adalah Dokter gigi dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi dalam lingkup nasional.

Selain itu dengan adanya kegiatan yang masuk edisi 2 ini bisa menjadi ajang kerjasama berbagai pihak seperti para pengusaha dental, perusahaan farmasi, atau perusahaan yang lainnya untuk turut berpartisipasi dalam acara seminar dan hands on ini, baik dalam bentuk pameran, presentasi, maupun bentuk partisipasi lainnya.

Salah satu materi yang diunggulkan dari kegiatan Sumedang Dentistry edisi 2 kali ini yaitu perawatan dan pengobatan baik kesehatan gigi maupun rongga mulut. Hal ini karena selain perkembangan penyakit gigi dan mulut menjadi semakin beragam, juga karena perkembangan teknologi alat dan bahan serta teknik perawatan semakin berkembang juga.  Kebutuhan pasien untuk saat ini cukup banyak yang berkaitan dengan masalah estetik, sebagai contoh dapat mengenai gigi terutama bagian anterior dan juga jaringan lunak rongga mulut seperti bibir dan gusi anterior. Tujuan akhir dari penanggulangan masalah estetik ini adalah memberikan kesembuhan dan kepuasan bagi pasien.

Bagi para peserta, Kegiatan Sumedang Dentistry ini patut untuk diapresiasi. Selain memang Materi Seminar Utama dan Hands On nya sangat aplikatif untuk kegiatan praktik sehari-hari juga penyelenggaraan acara cukup rapi, tepat waktu dan penerimaan panitia sangat bersahaja dan ramah.

Harapan PDGI Cabang Sumedang terhadap acara Sumedang Dentistry  ini adalah kedepannya bisa menjadi wadah pendidikan dan pelatihan profesionalisme kedokteran gigi berkelanjutan untuk mengembangkan dan meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilannya. Sedangkan panitia berharap PDGI sumedang semakin solid dan semakin membawa manfaat bagi sesame terutama masyarakat di lingkungan Sumedang dan sekitarnya, melalui kegiatan-kegiatan seminar dan pelatihan yang meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sebagai dokter gigi serta melalui kegiatan pengabdian masyarakat.

 

 

The post Sumedang Dentistry 2 Sukses Diselenggarakan Dengan Harapan Bermanfaat Bagi Masyarakat appeared first on dental.id.

]]>
https://dental.id/sumedang-dentistry-2-sukses-diselenggarakan-dengan-harapan-bermanfaat-bagi-masyarakat/feed/ 0 6505
Buku Panduan Pembelaan dan Pembinaan Anggota PDGI https://dental.id/buku-panduan-pembelaan-dan-pembinaan-anggota-pdgi/ https://dental.id/buku-panduan-pembelaan-dan-pembinaan-anggota-pdgi/#respond Wed, 22 Nov 2017 03:59:55 +0000 http://dental.id/?p=6499  Buku Panduan Pembelaan dan Pembinaan Anggota PDGI

The post Buku Panduan Pembelaan dan Pembinaan Anggota PDGI appeared first on dental.id.

]]>
 Buku Panduan Pembelaan dan Pembinaan Anggota PDGI

The post Buku Panduan Pembelaan dan Pembinaan Anggota PDGI appeared first on dental.id.

]]>
https://dental.id/buku-panduan-pembelaan-dan-pembinaan-anggota-pdgi/feed/ 0 6499
11 Tips Bagi Pasien Saat Mengunjungi Dokter Gigi Kesayangan https://dental.id/11-tips-bagi-pasien-saat-mengunjungi-dokter-gigi-kesayangan/ https://dental.id/11-tips-bagi-pasien-saat-mengunjungi-dokter-gigi-kesayangan/#respond Wed, 22 Nov 2017 02:13:27 +0000 http://dental.id/?p=6496 Penulis : Thestyana Sarwoningrum https://www.facebook.com/thestyana.sarwoningrum Dear pasien… Pagi ini pengen sharing lagi..beberapa tips saat mengunjungi dokter gigi kesayangan anda 😃 1. Buat pasien yang memakai topi ato pake cepol di belakang kepala serta pasien yang berkonde ‘tinggi’ dan ‘besar’ ….. Harap dilepas dahulu sebelum duduk di kursi dental unit jika kalian tidak ingin mengalami semacam ‘salah […]

The post 11 Tips Bagi Pasien Saat Mengunjungi Dokter Gigi Kesayangan appeared first on dental.id.

]]>
Penulis :

Thestyana Sarwoningrum

https://www.facebook.com/thestyana.sarwoningrum

Dear pasien…

Pagi ini pengen sharing lagi..beberapa tips saat mengunjungi dokter gigi kesayangan anda 😃

1. Buat pasien yang memakai topi ato pake cepol di belakang kepala serta pasien yang berkonde ‘tinggi’ dan ‘besar’ …..

Harap dilepas dahulu sebelum duduk di kursi dental unit jika kalian tidak ingin mengalami semacam ‘salah duduk’ akibat dudukan kepala jadi nggak nyaman bahkan leher terkilir dan yang penting agar dokter gigi Anda tidak kesulitan menyisir TKP

2. Hapus dahulu lipstik Anda….

Ini bukan karena dokternya takut kalah cantik yah…bukaannn. Tapi (sumpah) itu mubazir buibu, karena seiring berjalannya perawatan, lipstik Anda akan berpindah ke handscoon dokter gigi anda dan belepotan…hmmm😄

3. Jangan berpikir ke dokter gigi hanya sekali kunjungan selesai ya…kadang butuh beberapa kunjungan … 

Apalagi kalo anda datang dengan seabrek kasus dan berharap sim salabim sekali kunjungan pulang dengan senyum manis bak princess cinderellah…(he3..lebay dikit gak pa2 ya😊).. Helloooo….kami ini dokter gigi bukan ibu peri…apalagi tukang sihir…

4. Menunggu antrian di dokter gigi bisa bikin bete dan lebih membosankan dari nonton siaran sinetron berjam-jam tak bermutu yang tayang di TV…

so bekali diri anda dengan aktivitas yg menyenangkan.. charge full baterai gadget anda 😝

5. Jika anak anda butuh perawatan, jangan takut-takuti anak

tolong biasakan anak tidak ditakut-takuti atau diintimidasi tentang betapa sakitnya dan mengerikannya tindakan dari dokter gigi sehingga membuat anak anda ketakutan saat bertemu kami…

belum juga bertemu dengan kami yang akan menyambut dengan senyum ramah…baru di pintu masuk sudah berteriak ketakutan.

Kami ini dokter gigi bukan hantu. Jadi jangan pakai profesi kami untuk mendidik anak dalam ketakutan sehingga membuat anak menjadi tidak kooperatif saat akan ditolong untuk dilakukan perawatan…bakal susah sendiri kan…

BACA JUGA : KAPAN ANAK HARUS DIBAWA KE DOKTER GIGI UNTUK PERTAMA KALI?

6. Pandangan saat duduk di kursi unit

Pandanglah lurus ke depan ato tontonlah layar hiburan yang sudah disediakan..boleh juga pejamkan mata Anda…Jangan memandangi ato malah memelototi dokter gigi Anda (bikin salting tau) 😜kecuali mau cabut gigi wajib yaa buka mata…tapi tetap ya.. jangan melotot…

7. Jangan lupa gosok gigi sebelum datang….

tau sendiri deh alasannya untuk yg satu ini….😜

8. Jangan boong tentang riwayat penyakit

jika ditanya tentang riwayat penyakit ato alergi ato proses perawatan sebelumnya yang pernah dilakukan …terutama buat yang mau cabut Gigi…karena akibat boongnya bukan bikin idung mancung kek pinokiyo…tapi nyawa anda bisa melayang..so.. be honest please..

9.Pakai cologne secukupnya saja…tak perlu berlebihan…kecampur sama bau eugenol dan obat2 tan lain malah bikin pusing…(bikin gak fokus tauuu)..😝

10. Jangan lupa bawa dompet berisi duweeet/kartu debit/kartu asuransi/formulir asuransi… hihihi…kl kelupaan yaaa bolehlah ketak ketik m-banking di hp anda..😄

BACA JUGA : SAYA BAYAR SETELAH GAJIAN YA DOK?

11. Untuk pasien bpjs…gratis yaaa !!…..jangan lupa bawa kartu bpjs nya ..pastikan anda tidak ada tunggakan premi & terdaftar di p-care dokter gigi anda…

BACA JUGA : #UPDATE : APA SAJA SIH PELAYANAN KESEHATAN GIGI YANG DITANGGUNG BPJS?

Semoga bermanfaat…

Happy Going to the Dentist …
keep smiling…

The post 11 Tips Bagi Pasien Saat Mengunjungi Dokter Gigi Kesayangan appeared first on dental.id.

]]>
https://dental.id/11-tips-bagi-pasien-saat-mengunjungi-dokter-gigi-kesayangan/feed/ 0 6496
Pasta Gigi Berbahan Cangkang Telur Dari Mahasiswa Universitas Brawijaya https://dental.id/pasta-gigi-berbahan-cangkang-telur-dari-mahasiswa-universitas-brawijaya/ https://dental.id/pasta-gigi-berbahan-cangkang-telur-dari-mahasiswa-universitas-brawijaya/#respond Wed, 22 Nov 2017 01:39:07 +0000 http://dental.id/?p=6493 Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang berhasil membuat pasta gigi dari bahan dasar cangkang kulit telur. Rhezaldian Eka Darmawan (21), mahasiswa semester 6 jurusan Teknik Kimia itu memberi merek hasil karyanya ‘Exceldent Eggsell Tooth Paste’. Ide Rheza tentang pasta gigi berbahan cangkang telur itu muncul sejak empat tahun lalu. Saat itu dia masih duduk di bangku Sekolah […]

The post Pasta Gigi Berbahan Cangkang Telur Dari Mahasiswa Universitas Brawijaya appeared first on dental.id.

]]>
Sumber foto : merdeka.com/darmadi sasongko

Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang berhasil membuat pasta gigi dari bahan dasar cangkang kulit telur. Rhezaldian Eka Darmawan (21), mahasiswa semester 6 jurusan Teknik Kimia itu memberi merek hasil karyanya ‘Exceldent Eggsell Tooth Paste’.

Ide Rheza tentang pasta gigi berbahan cangkang telur itu muncul sejak empat tahun lalu. Saat itu dia masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Gagasan itu muncul karena usaha ayahnya sebagai penjual telur.

“Banyak limbah kulit telur yang dihasilkan, tetapi tidak termanfaatkan,” kata Rheza, Rabu (24/2).

Rheza lantas putar otak memanfaatkan cangkang telur itu supaya bermanfaat. Akhirnya dia menemukan ide dibuat pasta gigi. Sebab informasi menyebut banyak kandungan kalsium di setiap kulit telur.

Pembuatan pasta gigi berbahan cangkang telur, kata Rheza, tidak membutuhkan waktu lama. Prosesnya juga tidak begitu sulit.

Langkah pertama, mempersiapkan cangkang bersih dan kering, dan membuang selaput putihnya supaya tidak amis. Setiap kulit telur saat dipecahkan bakal ada selaput tipis menempel.

“Cangkang harus dalam kondisi kering, sebelum kemudian ditumbuk sampai halus hingga 200 mesh,” ujar lelaki kelahiran Malang, 22 Maret 1995, itu.

Setelah halus menyerupai bubuk, cangkang kemudian dicampur dengan beberapa bahan seperti mint, magnesium karbonat, dan sorbitol. Satu per satu bahan dimasukkan sambil terus diaduk. Adonan kemudian akan terlihat mengental dan siap digunakan.

“Cangkang telur ayam memiliki kandungan kalsium 27 ribu ppm (part per million). Jika pasta gigi di pasaran memakai kalsium karbonat sintesis yang kandungannya hanya 22 ribu ppm,” lanjut Rheza.

Pasta gigi inovasi Rheza dibuat tanpa bahan pengawet. Dia sudah menjual karyanya kepada teman dan tetangga. Setiap kemasan berisi 120 gram dijual dengan harga Rp 7000.

Rheza menyatakan, odol buatannya punya keunggulan lebih tinggi dalam hal kandungan kalsium, ketimbang pasta gigi dijual di pasaran. Selain itu, dia menjamin pasta gigi buatannya ramah lingkungan dan tanpa busa. Karena menurut dia busa berasal dari bahan sejenis detergen.

“Pasta gigi aman dan bisa tahan sampai satu bulan,” lanjut Rheza.

Rheza mengaku telah mendaftarkan hak paten karyanya sejak awal tahun lalu, tetapi hingga kini belum juga selesai. Lewat karya pasta gigi berbahan cangkang telur, pemuda itu mengantongi medali emas dari ajang International Young Inventor’s Award (IYIA) 2015. Odol cangkang telur Rheza juga pernah dipamerkan di gelaran Kaushiong Internasional Design Expo, Taiwan, diadakan World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA).

Sumber : https://www.merdeka.com

The post Pasta Gigi Berbahan Cangkang Telur Dari Mahasiswa Universitas Brawijaya appeared first on dental.id.

]]>
https://dental.id/pasta-gigi-berbahan-cangkang-telur-dari-mahasiswa-universitas-brawijaya/feed/ 0 6493
Pasien : Saya Mending Ke Tukang Gigi Karena Murah Dan Tidak Diperiksa-Periksa https://dental.id/pasien-saya-mending-ke-tukang-gigi-karena-murah-dan-tidak-diperiksa-periksa/ https://dental.id/pasien-saya-mending-ke-tukang-gigi-karena-murah-dan-tidak-diperiksa-periksa/#respond Tue, 21 Nov 2017 01:38:20 +0000 http://dental.id/?p=6490 Cepat dan murah. Dua hal itu yang diinginkan masyarakat ketika mereka membutuhkan layanan kesehatan. Meski lebih berisiko dibanding ke dokter gigi, jasa tukang gigi dipilih oleh sebagian masyarakat karena alasan biaya dan waktu. Saat ditemui merdeka.com di salah satu tukang gigi di Jakarta Barat, Rozak mengaku datang ke tempat praktik tukang gigi tersebut untuk menambal giginya yang […]

The post Pasien : Saya Mending Ke Tukang Gigi Karena Murah Dan Tidak Diperiksa-Periksa appeared first on dental.id.

]]>
Sumber foto : Merdeka.com/intan umbari

Cepat dan murah. Dua hal itu yang diinginkan masyarakat ketika mereka membutuhkan layanan kesehatan. Meski lebih berisiko dibanding ke dokter gigi, jasa tukang gigi dipilih oleh sebagian masyarakat karena alasan biaya dan waktu.

Saat ditemui merdeka.com di salah satu tukang gigi di Jakarta Barat, Rozak mengaku datang ke tempat praktik tukang gigi tersebut untuk menambal giginya yang berlubang. “Saya datang ke sini mau nambal,” kata Rozak sambil mengelus pipinya yang kelihatan kesakitan akibat giginya yang bolong.

Merdeka.com mewawancarai beberapa menit setelah Rozak ditambal giginya oleh tukang gigi. Menurut Rozak, keadaannya membaik setelah giginya ditambal. “Enggak apa-apa sekarang sudah agak lumayan, walaupun masih sedikit senut-senut,” tukasnya.

Saat berada di dalam, ujarnya, peralatan yang dimiliki oleh tukang gigi yang menjadi langganannya mirip di klinik dokter gigi. “Di dalam ya ada kursi yang bisa naik turun gitu, ada peralatan dokter juga, tapi saya enggak ngerti,” terangnya.

Rozak mengaku lebih memilih tukang gigi daripada dokter gigi karena di samping harganya relatif terjangkau untuk masyarakat menengah ke bawah sepertinya, juga cepat tanpa pemeriksaan terlebih dahulu. “Ya di sini cepat, murah lagi. Di dalam sih tadi enggak periksa-periksa. Tinggal ngomong mau diapain. Ya diperiksa dikit kenapa, ada yang sakit di sebelah mana,” ujarnya.

Memang Rozak pun mengakui berobat ke dokter gigi lebih aman dan terjamin daripada ke tukang gigi. Tapi kondisi keuangannya tidak cukup selain biaya periksanya ditambah resep obatnya yang mahal. “Ya ke dokter gigi lebih bagus tapi ya saya gak kuat bayarnya,” keluhnya.

Tidak hanya Rozak yang lebih memilih ke tukang gigi. Idah (60) yang sudah memiliki langganan tukang gigi di kawasan Jakarta Selatan, setiap dua tahun sekali selalu mengganti gigi palsunya. “Ya maklum, kalau di dokter gigi itu mahal, satu gigi bisa Rp 500 ribu. Kalau di tukang gigi langganan saya cuma Rp 150 ribu per gigi,” kata Idah sambil tersenyum memperlihatkan gigi palsunya.

Dia juga mengakui lebih nyaman di tukang gigi karena tidak harus membayar lebih. “Cuma bayar gigi yang saya butuhkan berapa,” kata Idah.

Di dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2014 tentang Pembinaan, Pengawasan Dan Perizinan, Pekerjaan Tukang Gigi, di Pasal 6 ayat 2 yang dimaksud dengan tukang gigi adalah setiap orang yang mempunyai kemampuan membuat dan memasang gigi tiruan lepasan. Sedangkan praktik mencabut gigi dan menambal tidak boleh dilakukan oleh tukang gigi. Aturan ini yang banyak dilanggar.

Lebih dipilihnya tukang gigi daripada dokter gigi oleh kalangan menengah ke bawah ini diakui oleh seorang dokter gigi yang memiliki klinik di Bekasi Drg Haidy Wicaksono. Menurutnya, murah dan cepat menjadi dua alasan utama profesi tukang gigi tetap bertahan. Tapi, lanjut dia, murah dan cepat itu kadang tidak memperhatikan akibat atau efek samping yang ditimbulkan selanjutnya.

“Mungkin banyak masyarakat yang belum tahu, mereka maunya cepat. Misalnya kan mau buat gigi palsu ya kan harusnya dicabut dulu, nunggu sembuh dulu kan prosesnya lama ya. Dan memakan biaya juga. Kalau tukang gigi kan, itu bisa. Padahal enggak boleh. Nanti kan bisa jadi bermasalah,” terang Haidy kapada merdeka.com.

Namun, Haidy enggan mempermasalahkan itu karena bukan kewenangan dia. “Ya itu terbatas kemampuannya. Kita punya kompetensi sendiri-sendiri. Secara tidak langsung tukang gigi punya kompetensi masing-masing. Contoh kan ada akar gigi yang harus dicabut dan mereka tidak punya kompetensi untuk mencabut gigi,” pungkasnya.

Sumber : https://www.merdeka.com

The post Pasien : Saya Mending Ke Tukang Gigi Karena Murah Dan Tidak Diperiksa-Periksa appeared first on dental.id.

]]>
https://dental.id/pasien-saya-mending-ke-tukang-gigi-karena-murah-dan-tidak-diperiksa-periksa/feed/ 0 6490