Saat Anda pergi ke dokter gigi dan melakukan beberapa prosedur medis seperti cabut gigi, dokter akan memberikan suntikan bius lokal. Nah biasanya, bius atau anestesi lokal yang diberikan ini dipilih sesuai prosedur yang akan Anda jalani.
Memahami Bius Saat Cabut Gigi
Tak cuma operasi aja, tindakan seperti cabut gigi juga membutuhkan bius lokal, supaya tidak begitu sakit. Banyak yang bertanya-tanya
- Apakah efek bius setelah cabut gigi akan berlangsung lama atau berapa lama efek bius hilang?
- Apakah dibius saat cabut gigi sakit?
- Apakah operasi gigi bungsu harus bius total?
- Bagaimana cara menghilangkan bius setelah cabut gigi
- Disuntik Bius Saat Cabut Gigi, Apakah Membatalkan Puasa?
Yuk disimak rangkuman dari Dental ID tentang bius saat cabut gigi.
Mengenal bius untuk perawatan gigi
Umumnya, obat bius yang diberikan adalah Novocaine karena menimbulkan efek yang paling pendek.
Apakah suntikan bius sebelum cabut gigi sakit?
Salah satu pertanyaan yang sering muncul di masyarakat dan kadang gara-gara ini, banyak masyarakat yang enggan ke dokter gigi.
Meskipun terdengar menakutkan, namun sesungguhnya suntikan bius yang diberikan sebelum pencabutan gigi tidaklah terasa sakit sebab jarum yang digunakanpun ukurannya tidak besar.
Sensasinya hampir sama dengan saat tes asam urat atau kolesterol di jari.
Lama efek bius setelah cabut gigi
Jika anda pernah melakukan cabut gigi atau cabut gigi bungsu maka setelah selesai perawatan pipi akan merasa tebal beberapa saat. Nah pasti banyak yang bertanya berapa lama sih efek bius setelah cabut gigi akan hilang?
Efek bius setelah cabut gigi akan berlangsung selama 30 sampai 60 menit. Namun, jika Novocaine diberikan bersamaan dengan epinefrin atau dikenal juga sebagai adrenalin efeknya bisa lebih lama yaitu sekitar 90 menit.
Kombinasi Novocaine dan epinefrin sangat menentukan lamanya waktu Anda merasakan mati rasa.
Hal ini karena epinefrin menyebabkan pembuluh darah mengecil sehingga mengurangi aliran darah di sekitar tempat suntikan. Oleh sebab itu, efek obat bius setelah cabut gigi menjadi lebih lama dari yang seharusnya.
Cara menghilangkan efek bius
Biasanya, efek bius setelah cabut gigi akan menghilang perlahan, karena obat terbawa ke dalam aliran darah. Namun, karena mati rasa kerap membuat mulut tidak nyaman, ada cara untuk menghilangkan efek obat bius ini dengan lebih cepat.
Caranya dengan memberikan Phentolamine mesylate (OraVerse) yang akan diberikan dokter setelah prosedur selesai. Zat ini mampu mengusir sensasi mati rasa. Dikutip dari Medical News Today, penelitian menunjukkan bahwa OraVerse aman digunakan dan tidak berinteraksi negatif dengan obat-obatan lain.
Selain itu bius lokal biasanya dapat hilang lebih cepat jika Anda melakukan aktivitas fisik setelah perawatan karena aktivitas fisik akan meningkatkan aliran darah di dalam tubuh. Namun, Anda tetap perlu menanyakan terlebih dahulu ke dokter apakah Anda boleh langsung berolahraga ringan pasca prosedur atau tidak.
Bius saat operasi gigi bungsu
Operasi gigi bungsu tidak selalu menggunakan bius total. Dokter gigi dan ahli bedah bisa menggunakan pilihan bius lokal atau total, tergantung kondisi gigi dan kesehatan penderita. Biasanya operasi gigi bungsu perlu bius total apabila:
- Gigi bungsu dicabut bersama gigi lain, atau lebih dari satu gigi yang dicabut
- Gigi bungsu yang dicabut posisinya cukup dalam
- Penderita mengalami kecemasan atau memiliki komorbid atau penyakit penyerta
- Ada kelainan di gigi bungsu, seperti tumbuh kista, tumor rahang, tumor jinak di jaringan lunak, atau perikoronitis
- Tidak mampu membuka mulut untuk jangka waktu lama (misalnya lansia).
- Tidak kooperatif.
- Demensia atau parkinson.
- Memiliki kasus sulit, sehingga kemungkinan operasi akan membutuhkan waktu lama.
Di luar kondisi di atas, dokter gigi dan ahli bedah terkadang juga memiliki pertimbangan medis khusus bagi penderita saat operasi gigi bungsu perlu bius total.
Dilansir dari Mayo Clinic, bius total saat operasi gigi bungsu bisa diberikan lewat hirup atau cairan infus. Setelah itu, tim ahli bedah akan memantau obat, pernapasan, suhu tubuh, cairan, dan tekanan darah. Selama menjalani operasi gigi bungsu dengan bius total, penderita tidak akan merasakan sakit dan tidak sadarkan diri untuk sementara.
Efek bius setelah perawatan gigi
Mengutip dari web https://health.kompas.com/, beberapa efek atau kejadian tidak biasa yang mungkin dihadapi dalam prosedur bius lokal, antara lain:
1. Rasa sakit (di pinggang)
Rasa sakitnya seperti tertusuk, kadang-kadang timbul rasa sakit yang mendadak dan sangat hebat selama atau segera setelah dilakukan pembiusan lokal. Sakit biasanya sangat hebat pada mulanya dan secara bertahap berkurang sampai akhirnya hilang dalam waktu 5-15 menit. Sakit tidak timbul lagi pada waktu dilakukan pembiusan ulang pada saat itu atau pada kunjungan berikutnya.
2. Konvulsi (kejang)
Konvulsi umumnya jarang terjadi. Gangguan ini timbul selama pembiusan atau segera setelahnya, ditandai dengan gejala mengejangnya tubuh dan tangan, bola mata berputar ke atas dan kemudian hilangnya kesadaran yang berlangsung dalam waktu singkat.
3. Vesikel (lepuhan kecil) pada bibir bawah
Lesi ini sering ditemukan pada bibir bawah, yang berkembang sehari setelah pembiusan lokal di rahang bawah. Hal ini disebabkan karena gigitan atau trauma pada bibir yang masih terasa rasa baalnya.
4. Turunnya kelopak mata
Pembiusan lokal pada rahang bawah yang terlalu dalam dan terlalu tinggi dapat mencapai cabang-cabang saraf yang berhubungan dengan otot mata, sehingga menyebabkan hilangnya kontrol otot pada kelopak mata yang bersifat sementara.
5. Parestesia (perasaan sakit yang abnormal)
Setelah pembiusan lokal pada rahang bawah, mungkin akan timbul sensasi tingling (kesemutan) atau mati rasa pada bibir bawah dalam waktu yang cukup lama. Namun, gejala-gejala parestesia berangsur-angsur reda dan penyembuhannya biasanya sempurna.
6. Hematoma (lebam)
Jika jarum suntik melukai pembuluh darah, maka darah akan keluar dan mengumpul di bawah permukaan kulit atau jaringan gusi. Hal ini akan memicu terjadinya pembengkakan. Meskipun rasanya sakit, namun hematoma diyakini tidak berbahaya.
7. Keracunan.
Gejala-gejala keracunan akibat obat bius lokal antara lain parestesia rongga mulut dan lidah, timbul rasa seperti logam, serta merasakan pusing. Kemudian lama-kelamaan dapat menyebabkan pasien jadi mengigau, penglihatan jadi berbayang, telinga berdengung, timbul rasa bingung, kegelisahan, otot berdenyut dan kejang.
Bius tidak membatalkan puasa
Salah satu yang menghalangi orang untuk tidak melakukan perawatan gigi seperti cabut gigi saat puasa adalah ketakutan apakah bius saat cabut gigi akan membatalkan puasa.
Dilansir dari Masrawy, wali fatwa di Dar Iftaa Mesir Mahmoud Shalaby menjelaskan, tindakan suntik bius pada gigi karena akan dicabut tidak membatalkan puasa. Puasa tidak batal karena cairan bius tidak masuk ke perut.
“Segala sesuatu yang tidak sampai ke perut manusia tidak membatalkan puasa,” jawabnya.
Menurutnya, segala sesuatu yang tidak tercampur dengan air liur, kemudian tertelan, maka puasa seseorang tidak batal. Tindakan ini akan membatalkan puasa jika cairan bius bercampur dengan air liur dan masuk ke perut.
Sumber :
2. https://ramadhan.republika.co.id/
