web tracker Yang Harus Dilakukan Jika Gigi Si Kecil Berantakan - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Yang Harus Dilakukan Jika Gigi Si Kecil Berantakan

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Pertanyaan yang sering diajukan oleh orangtua terkait kondisi gigi anaknya adalah waktu untuk dimulainya perawatan ortodonti. Terkadang susunan gigi depan anak terlihat berantakan, berjarak, maupun tumbuh di luar tempat seharusnya alias gingsul. Tentu kelainan susunan gigi ini ditakutkan orangtua akan memberikan dampak yang tidak baik bagi tumbuh kembang anaknya.

Perawatan ortodonti pada umumnya bertujuan untuk memposisikan gigi permanen pada tempat yang ideal sehingga fungsi mengunyah dan bicara dapat berjalan dengan baik. Berkaitan dengan hal ini, orangtua sebaiknya memeriksakan anaknya ke dokter gigi spesialis ortodonti atau spesialis gigi anak mulai usia 7 tahun ketika gigi geraham permanen sudah tumbuh. Dokter gigi akan bisa memeriksa proses pertumbuhan gigi serta melihat kelainan yang akan muncul dan menyarankan perawatan yang tepat. Anak juga perlu dibawa ke dokter gigi jika memiliki kebiasaan buruk seperti menghisap jari, menggigit-gigit bibir, dan bernafas lewat mulut, meski belum berusia 7 tahun.

            

Jika terdapat kelainan yang perlu dikoreksi secara ortodonti pada usia 7-14 tahun, anak akan diberikan perawatan dengan alat lepasan atau alat modifikasi pertumbuhan. Biayanya lebih murah dibandingkan dengan behel dan pemakaiannya lebih singkat. Namun dibutuhkan kerjasama yang baik dengan orangtua agar anak memakai alat tersebut selama yang dianjurkan dokter gigi.

Setelah berusia 14 tahun atau hingga gigi geraham kedua telah tumbuh dan masih ada kelainan susunan gigi yang harus diperbaiki, anak dapat dirawat dengan behel. Konsultasikan dengan dokter gigi spesialis ortodonti atau dokter gigi spesialis gigi anak mengenai jenis behel, prosedur, dan lama perawatannya.

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Mitos Seputar Behel #1 “Behel = Fashion Keki...
views 287
Penulis : drg. Liquisa Eka Shanty, Sp. Ort Dilihat dari aspek manapun, behel atau kawat gigi tidak ada unsur fashionnya.Hati-hati dengan berbaga...
Mitos Seputar Behel #2 “Behel Murah Sama Aja...
views 2245
Penulis : drg. Liquisa Eka Shanty, Sp. Ort Ini sangat salah kaprah, mari kita telisik perbedaan pemasangan behel di tukang gigi / salon (yang murah)...
Retainer Kansal: Sebuah Retainer Ortodontik Lepasa...
views 93
Retainer Kansal merupakan retainer lepasan dan retainer ortodontik tooth-borne yang memiliki komponen kawat dan akrilik. Komponen kawatnya termasuk la...
Perlukah Saya Pakai Behel?
views 64
Maloklusi adalah kelainan susunan gigi yang berbeda dari posisi idealnya, seperti gigi berjejal, gigi berjarak, gigitan terbalik, dan sebagainya. Malo...
Bolehkah Makan Obat Saat Sakit Gigi Karena Pakai B...
views 118
Pemakaian behel bertujuan untuk membuat gigi berada dalam posisi idealnya. Untuk mencapai tujuan tersebut gigi perlu didorong, ditarik, ditinggikan, d...
Kata Siapa Kakek dan Nenek Nggak Boleh Pakai Behel
views 126
Selain pertanyaan tentang usia paling muda untuk memulai perawatan ortodonti, pertanyaan yang juga sering ditanyakan adalah usia paling tua untuk mend...
Bisa Kok Pakai Behel Tanpa Cabut Gigi
views 209
Salah satu hal yang ditakuti para calon pengguna behel adalah mitos tentang keharusan mencabut gigi sebelum perawatan. Banyak yang takut mencabut gigi...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0