counter free hit unique webWaspadai Kanker Tenggorokan, Dokter Gigi Diharap Menanyakan Kebiasaan Seks Oral – dental.id
Berita

Waspadai Kanker Tenggorokan, Dokter Gigi Diharap Menanyakan Kebiasaan Seks Oral

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Pada sejumlah pasangan, seks oral adalah salah satu variasi yang sering dipilih. Namun kebiasaan ini jadi petunjuk adanya risiko kanker tenggorokan lho.

Sebuah studi baru yang dipublikasikan dalam Journal of the American Dental Association mengungkapkan, kebiasaan seks oral bisa jadi kunci penting dalam mencegah kanker orofaringeal (kanker pada tenggorokan, tonsil dan belakang lidah), khususnya yang disebabkan oleh HPV atau human papillomavirus.

Faktanya, menurut studi yang sama, mayoritas dokter gigi hanya bertanya tentang kanker pada area mulut dan tenggorokan ini ketika gejalanya mulai terlihat seperti adanya benjolan di leher atau radang tenggorokan yang tidak sembuh-sembuh.

Di sisi lain, sebagian besar pasien mengaku terhambat oleh sejumlah aspek seperti kurangnya privasi di ruang praktik dokter gigi atau rasa takut dan malu yang muncul ketika dokter gigi membahas isu sensitif seperti halnya kebiasaan seks oral.

“Padahal dokter gigi yang memberikan peringatan terkait gejala kanker mulut dan tenggorokan akibat HPV bisa jadi kunci utama dalam mencegah kanker ini. Namun masih diperlukan edukasi tambahan di kalangan dokter gigi sendiri,” kata peneliti Ellen Daly, PhD seperti dilaporkan Men’s Health.
Upaya ini dirasa penting mengingat di AS sendiri, jumlah kasus kanker tenggorokan yang disebabkan HPV terus meningkat dari waktu ke waktu. Sebelum tahun 1990, hanya 21 persen kasus kanker tenggorokan yang dikaitkan dengan HPV.

Akan tetapi selepas tahun 2000, jumlah itu bertambah. Menurut analisis University of Wisconsin School of Medicine and Public Health, jumlahnya menjadi dua kasus untuk tiap tiga sampel yang diperiksa.

Tindakan pencegahan bisa dilakukan dengan penggunaan kondom dan dental dam dengan benar diyakini dapat melindungi atau mengurangi risiko penularan HPV yang kemudian dapat memicu kanker.

Terkait dengan penggunaan dental dam untuk mencegah kanker, Prof Dr Drg Hj Melanie S. Djamil, MBiomed, dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti pernah mengutarakan bahwa ini bergantung pada daya tahan tubuh penggunanya. Jika sedang turun, ada luka sedikit saja di rongga mulut maka sulit sembuh.

“Termasuk penggunaan dental dam. Semuanya kembali lagi kepada baik atau tidaknya sistem kekebalan tubuh pemakai. Soalnya dental dam itu kan hanya dari luar saja. Harus diperhatikan kebersihan dan kesehatan pasangan,” pesan Prof Melanie kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Untuk itu saat berencana melakukan seks oral, pasangan suami istri diminta untuk menerapkan pola hidup sehat, sehingga kekebalan tubuh tetap prima dan terhindar dari berbagai risiko infeksi yang disebabkan seks oral.

Terima kasih

http://health.detik.com

Ket : Ada perbedaan judul

Berikan Komentar Disini

Artikel Terkait

Cegah Infeksi Mulut Saat Seks Oral? Gunakan Dental...
views 310
Meski tidak mungkin hamil lewat oral seks, Anda masih bisa tertular penyakit kelamin jika tidak dilakukan dengan cara yang aman. Namun, memakai kondom...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Admin website http://dental.id