website statistics
Home > Berita > WAJIB TAHU Bagi Generasi Milenial : Perbedaan Veener dan Bleaching untuk Memutihkan Gigi

WAJIB TAHU Bagi Generasi Milenial : Perbedaan Veener dan Bleaching untuk Memutihkan Gigi

Advertisement
Advertisement

Kepala Puskesmas Bontang Utara I drg Erwin Wahyudiono mengatakan, sejatinya dalam diri manusia ada dua mahkota. Yang pertama rambut, dan yang kedua dan tidak kalah penting yakni gigi. Maka dari itu, dalam estetika kecantikan, perawatan gigi bisa dilakukan. BACA : Cosmetic Dentistry, sudah pahamkah Anda?. Yakni veneer dan bleaching. Keduanya sama-sama memerlukan biaya tingga dan mampu memutihkan mahkota gigi. Hasilnya, seseorang dapat tampil  dengan gigi putih menawan. Tapi, ternyata ada perbedaan antara veneer dan bleaching.

Kata Erwin, sapaannya, pada bleaching mahkota gigi akan diolesi zat khusus pemutih gigi. Yang mana, daya tahannya temporary alias berjangka, antara 3 hingga 6 bulan saja. Pun untuk bleaching, hanya boleh untuk orang-orang yang memiliki gigi sempurna. Dalam artian, tidak ada gigi retak, berlubang, atau terkikis. Jika tidak, justru akan mengakibatkan hyper sensitive atau ngilu berlebihan pada gigi. BACA : Mau Bleaching Gigi? Baca Dulu Manfaat, Biaya Dan Resikonya

“Kalau bleaching ada cairannya khusus memutihkan gigi yang dioleskan. Daya tahan paling lama setahun dan nantinya warna gigi bisa kembali seperti semula. Penggunaanya pada momen tertentu. Misalnya saat tampil, lomba, show, atau pernikahan. Melakukan Bleaching rutin juga tidak disarankan, karena zatnya keras dan berbahaya bagi gigi,” sambung dia.

Sementara, veneer gigi adalah facing, yakni pemasangan wajah atau rumah untuk setiap mahkota gigi. Menariknya, veneer bisa dilakukan untuk segala jenis warna gigi, mulai dari kuning hingga abu-abu. “Kalau jenis gigi yang kuning sekali atau abu-abu, tidak bisa di bleaching tapi harus di veeneer. Dan veener itu sifatnya permanen, kadar atau tingkat putihnya gigi juga bisa disesuaikan sesuai keinginan orangnya. Efeknya juga gigi bisa rata, lebih panjang,” terang dia.

Erwin tidak menampik, karena biaya estetika gigi mahal dan butuh perawatan ekstra, maka hanya digunakan untuk menunjang penampilan kalangan tertentu. Termasuk para pesohor papan atas Indonesia. “Hati-hati saja jika masyarakat hendak memutihkan gigi. Jangan asal memilih klinik dan harus ketahui zat, teknik, dan punya kompetensi cukup,” tutupnya. BACA : Soimah Dan 5 Artis Ini Habiskan Rp 98 Juta Demi Gigi Putih Dan Rapi

Terima kasih

http://bontang.prokal.co

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Di Indonesia Ingin Gigi Kelinci, Anak Ini Hilangka...
views 302
Seorang bocah asal New Zealand sempat menjadi sebuah maskot di daerah Christchurch karena keunikan yang ia miliki. Nama bocah itu adalah Evan Hill, di...
Lihat Perbedaan Senyum 5 Artis Ini Sebelum Dan Ses...
views 60
Senyuman seseorang disebut bisa menaklukan dunia. Percaya atau tidak, hal itu terbukti ketika seseorang yang kamu puja melempar senyum lebar kepadam...
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0
admin
Admin website http://dental.id