counter free hit unique web Wajib Diperhatikan Bagi Ibu Hamil, Ternyata Gigi Berlubang Bisa Picu Kelahiran Prematur - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Wajib Diperhatikan Bagi Ibu Hamil, Ternyata Gigi Berlubang Bisa Picu Kelahiran Prematur

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook3Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Seiring bertambahya usia, risiko gigi berlubang semakin besar. Terlebih, tak semua orang dewasa membersihkan giginya secara teratur dengan sikat gigi malam hari.

Lubang gigi tak bisa disepelekan, terutama bagi ibu hamil. Mereka punya risiko yang patut diperhitungkan. Tak hanya sakit dirasakan pada calon ibu, lubang gigi bisa berujung pada kelahiran bayi prematur dan berat bayi lahir rendah (BBLR).

Prof. drg. Anton Rahardjo, Ph.D mengatakan, gigi berlubang akan memicu infeksi dan peradangan pada gigi. Pada tahap kronis, kondisi itu akan memengaruhi peningkatan sekresi hormon prostaglandin.

“Prostaglandin itu salah satu hormon yang mempercepat kelahiran. Produksinya prostaglandin naik meningkat, nah itu yang memicu terjadinya kelahiran prematur,” kata Anton..

Guru besar Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Indonesia itu mengatakan, selain prostaglandin, teori lain menyebutkan kelahiran prematur diakibatkan oleh bakterimia, kondisi di mana bakteri masuk dalam aliran darah.

Beberapa penelitian, kata dia, menemukan adanya bakteri pada plasenta. “Jadi plasentanya terjadi infeksi, nah itu terjadi prematur,” ucap Anton.

Untuk itu, Anton menyarankan kebersihan mulut perlu terus dijaga. Setelah muntah misalnya, keasaman mulut harus dikendalikan menjadi netral untuk mencegah terjadinya atrisi dan karies gigi.

Caranya pun sederhana. Tinggal buat larutan dari satu peres sendok teh baking soda dan satu peres garam dapur. Berkumurlah dengan larutan itu.

Artikel tentang Hubungan Ibu Hamil dan Kesehatan Gigi Bisa dicek disini

Terima kasih

http://sains.kompas.com

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook3Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *