web site hit counter WAJIB DIBACA : Penataan Ruang Dan Posisi Praktek Yang Tepat Agar Terhindar Kelainan Muskuloskeletal – dental.id

WAJIB DIBACA : Penataan Ruang Dan Posisi Praktek Yang Tepat Agar Terhindar Kelainan Muskuloskeletal

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
207Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Nyeri tulang belakang merupakan jenis kelainan muskuloskeletal yang cukup sering menimpa para dokter gigi selain nyeri leher, pundak, pergelangan tangan, dan tangan. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal mulai dari jam kerja yang lebih, postur tubuh yang salah saat bekerja, terlalu lama berdiri atau duduk tanpa dukungan yang memadai, dan hal-hal lain yang dipicu oleh buruknya desain tempat kerja, kebiasaan kerja yang tidak sesuai, serta peralatan yang sulit digunakan.

Kebanyakan ruang praktek di klinik dokter gigi ‘mengharuskan’ dokter gigi memposisikan diri condong ke depan, menekuk lehernya ke depan dan lateral, menahan pundaknya menjauhi tubuh sementara itu lengan menekuk, yang mana posisi tersebut dipertahankan secara statis pada sebagian besar waktu kerjanya. Dokter gigi harus menggenggam alat yang kecil/tipis dan tajam, untuk menghasilkan gerakan yang kuat dan pendek dengan otot pergelangan tangan dan tangan pada saat membersihkan kalkulus yang keras dsb. Tubuh manusia tidak diciptakan untuk menangani tekanan seperti itu, dan posisi yang dilakukan dokter gigi berulangkali tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kelainan muskuloskeletal. Kelainan muskuloskeletal yang menimpa dokter gigi tentunya akan mengganggu produktivitasnya.

Berikut akan dipaparkan mengenai penataan ruang praktek/ruang kerja dan posisi postur tubuh yang baik untuk meminimalisir risiko kelaian muskuloskeletal.

PENATAAN RUANG PRAKTEK

Penataan ruang praktek merupakan hal yang penting karena turut menentukan postur dokter gigi ketika bekerja pada pasien dan juga bagaimana meraih alat-alat yang dibutuhkan. Ruang praktek terdiri dari kursi dokter gigi, kursi pasien (dental chair unit), sistem pembuangan, dan area sterilisasi. Jika ruang praktek tidak ditata dengan tepat (sesuai dengan ukuran dokter gigi per individu) maka dapat menyebabkan tubuh dokter gigi harus menerima tekanan yang berlebih akibat setiap gerakannya dan posisi tersebut terulang terus setiap waktu kerja. Dengan menyadari apa yang dapat menyebabkan tubuh harus memikul postur yang membahayakan, Anda dapat mulai mengkoreksi kesalahan sehingga postur tubuh menjadi lebih tepat agar kinerja Anda lebih efektif.

Beberapa Contoh Penataan Ruang Praktek yang Kurang Tepat

1. Kursi dokter gigi atau kursi pasien (dental chair) terlalu tinggi atau rendah

2. Kursi dokter gigi tidak ada penyangga/penopang tulang belakang, dada, atau tangan

3. Meja tempat meletakkan alat-alat tidak berada di posisi yang tepat

4. Penerangan tidak memadai

5. Tepi meja/permukaan tempat kerja tajam/tidak nyaman

5. Ventilasi membuat hawa di dalam ruang praktek menjadi dingin

6. Lingkungan ruang praktek lembab dan dingin

PENTINGNYA POSTUR TUBUH YANG TEPAT

Penataan ruang praktek yang kurang tepat menyebabkan dokter gigi harus memikul berbagai postur yang tidak menguntungkan ketika melakukan berbagai prosedur perawatan pada pasien. Posisi tersebut dapat menekan saraf dan pembuluh darah, mengakibatkan penegangan otot yang berlebih, menurunkan sirkulasi, dan dapat merusak struktur persendian. Ketika Anda menyadari tubuh Anda bekerja dengan posisi yang buruk, Anda perlu mengubah posisi dan postur menjadi ergonomis dan sehat untuk menghindari gangguan/kerusakan bagian tubuh Anda.

Beberapa Contoh Postur Tubuh Dokter Gigi yang Kurang Tepat

1. Bekerja dengan leher yang menekuk ke satu sisi

2. Badan membengkok ke samping kanan/kiri

3. Badan memutar berlebihan

4. Badan terlalu membungkuk ke depan sampai pinggang

5. Pundak dinaikkan, diposisikan menjauhi tubuh

6. Siku membengkok lebih dari 90°

7. Pergelangan tangan membengkok saat menggenggam alat

8. Ibu jari hiperekstensi (diulurkan berlebihan)

Posisi tetap/tidak berubah selama lebih dari 40 menit tiap pasien

Sumber tulisan dan gambar :

https://www.facebook.com

Berikan Komentar Disini

Artikel Terkait

Low Back Pain : Momok Bagi Dokter Gigi
views 3624
Penulis : drg. Martha Mozartha Diterbitkan di https://www.klikdokter.com Merawat pasien yang berbaring di dental unit membuat dokter gigi harus dudu...
6 Langkah Mudah Tanpa Repot Untuk Sembuhkan Low Ba...
views 1047
Penyebab nyeri punggung (back pain) paling sering dialami oleh dokter gigi adalah karena sikap tubuh yang salah saat bekerja dengan pasien. Rebahan di...
Begini Cara Yoga Untuk Mengatasi Low Back Pain Bag...
views 2125
Salah satu penyakit yang mengintai dokter gigi adalah Low Back Pain. Hal ini terjadi karena posisi dokter gigi yang mengharuskan agak membungkuk ketik...
Yuk Cek Lagi Posisi Operator Terhadap Pasien
views 3406
Yuk buat teman sejawat bisa kembali dicek posisinya saat menjadi operator terhadap pasien. Jangan sampai gangguan-gangguan seperti Low Back Pain menye...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
207Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
DENTAl.ID Ada Artikel Bedah Kasus LhoBaca Bedah Kasus Disini
+ +