counter free hit unique web Untuk Urusan Sakit Gigi, Jangan Percaya Meggy Z - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Untuk Urusan Sakit Gigi, Jangan Percaya Meggy Z

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook25Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn3
Ads
Advertisement

“Daripada sakit hati, lebih baik sakit gigi. Biar tak mengapa. Rela rela.. rela aku relakan. Rela rela.. rela aku relakan”

Begitu sebagian lirik lagu ‘Sakit Gigi’ milik almarhum Meggy Z. Lagu ini sangat terkenal pada dekade 90-an dan menjadi ‘lagu patah hati nasional’ di masanya. Dalam lagu ini, penyanyinya sakit hati akibat putus cinta lalu lantaran tidak kuat, mengatakan bahwa lebih baik sakit gigi daripada sakit hati.

Sejak saat itu pertanyaan tentang “lebih sakit mana, gigi atau hati?” menjadi pertanyaan abadi yang popularitasnya bisa disamakan dengan “lebih dulu mana, ayam atau telur?” yang hingga kini sulit dijawab. Penulis mencoba mengambil beberapa sudut pandang dalam memaknai dan menjawab pertanyaan abadi ini, diantaranya:

  1. Jika sakit ‘hati’ yang dimaksud adalah sakit pada organ hati yang terletak di perut kanan atas, maka lebih baik sakit gigi daripada sakit hati. Sakit hati dalam kondisi yang parah membutuhkan perawatan yang mahal, baik obat maupun tindakannya. Juga membutuhkan donor yang sulit dicari. Karena semahal-mahalnya dan sesuah-susahnya implan gigi, tentu masih jauh lebih mahal dan lebih sulit operasi transplantasi hati.
  2. Jika sakit ‘hati’ yang dimaksud adalah sakit pada organ jantung, yang mengalami perubahan makna karena kesalahan penerjemahan, maka lebih baik sakit gigi daripada sakit jantung. Jantung adalah organ vital yang menentukan hidup matinya seseorang, terutama pada golongan vampir yang rumornya baru akan mati kalau jantungnya ditusuk pasak kayu. Untuk bangsa manusia pun, sakit jantung lebih mengkhawatirkan dan menyusahkan dibanding sakit gigi. Sehingga lebih baik tidak sakit jantung daripada tidak sakit gigi.
  3. Jika sakit ‘hati’ yang dimaksud adalah sakit pada ‘perasaan’ atau ‘perasaan yang tersakiti’, maka lebih baik sakit gigi daripada sakit perasaan. Sakit perasaan dapat membuat uring-uringan, letargi, pengasingan diri, sulit makan, dan sulit tidur. Sakit perasaan juga lebih sulit diobati karena tidak ada parameter yang jelas mengenai kesembuhan perasaan tersebut. Sedangkan sakit gigi dapat diobati melalui medikasi maupun tindakan yang langsung berefek dan terlihat.
  4. Jika yang dimaksud adalah ‘sakit’ pada umumnya, maka lebih baik tidak sakit. Sesuai dengan ajaran utama dari mata kuliah ilmu kedokteran gigi pencegahan, hidup sehat melalui kontrol diet dan olahraga adalah jalan yang harus dipilih dibandingkan hidup berpenyakit.
  5. Jika yang dimaksud adalah ‘rela rela rela’ terhadap ‘sakit hati’, ‘sakit gigi’, maupun sakit yang lainnya, maka lebih baik sakit saja. Karena sesungguhnya segala penyakit itu datangnya dari Tuhan dan sebagai hambaNya, kita hanya bisa pasrah terhadap takdir yang diberikan.

Untuk pembaca yang sedang sakit gigi, yang mungkin juga disertai sakit hati, segera datangi dokter gigi terdekat. Siapa tau kalau dokter giginya cantik/ganteng, sakit gigi dan sakit hatinya bisa sembuh bersamaan.

Selamat mencoba.

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook25Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn3

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *