counter free hit unique webUGM : Dokter Gigi Harus Berjuang Hadapi MEA – dental.id
Kampus

UGM : Dokter Gigi Harus Berjuang Hadapi MEA

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) secara resmi diberlakukan pada tahun 2016. Dampaknya, persaingan antar tenaga kerja di kawasan Asia Tenggara tidak terelakkan lagi. Setidaknya, ada delapan profesi yang akan bersaing dalam MEA tersebut, yakni profesi insinyur, arsitek, tenaga pariwisata, akuntan, dokter gigi, tenaga survei, praktisi medis dan perawat.

Rektor UGM, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D., menilai pembentukan komunitas masyarakat ekonomi ASEAN tidak akan melemahkan daya saing bangsa atau mengancam perekonomian negara. Sebaliknya, MEA sebagai peluang untuk meningkatkan kemampuan daya saing SDM serta meningkatkan pertumbuhan industri nasional.

“Perlu kita sadari karakter bangsa ini apabila  mendapat tekanan lalu diberi pesaing, justru bangkit menjadi unggul,” kata Dwikorita dihadapan 1.092 lulusan pascasarjana yang baru mengikuti prosesi wisuda di Grha Sabha Pramana UGM, Selasa (19/1).

Menurut Rektor, Indonesia memiliki kapasitas SDM lulusan perguruan tinggi (PT) yang cukup handal sehingga mampu menopang sekaligus mampu menjadi pengendali arus keterbukaan ekonomi di ASEAN. “Namun, keberanian untuk melangkah dan berkreasi merupakan penentu keberhasilan bangsa kita dalam menghadapi MEA,” terangnya.

Rektor mencontohkan dua perusahaan BUMN yang sebelumnya tidak memiliki pesaing sebelumnya namun ketika ada kompetitor di dalam negeri justru semakin maju dan berkembang.

Dua Perusahaan yang dimaksudkan Rektor UGM itu adalah BRI dan maskapai Garuda Indonesia. “Tahun 2014 lalu BRI mendapatkan keuntungan terbesar 24 triliun rupiah, nilainya jauh dari keuntungan bank swasta dan bank BUMN lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, maskapai Garuda Indonesia yang sebelumnya menjadi satu-satunya maskapai nasional yang pernah dimiliki pemerintah di masa lalu, ketika mendapatkan kompetitor lain justru semakin maju dan semakin baik dalam hal pelayanan. “Berdasarkan rangking, maskapai ini mampu mengalahkan Singapore Airlines,” ujarnya.

Baca Juga : Passing Grade Kedokteran Gigi UGM Tahun 2016

Rektor berpesan kepada lulusan master, spesialis dan doktor yang baru diwisuda untuk tidak gentar dalam menghadapi persaingan dengan tenaga kerja asing di kawasan ASEAN. “Menghadapi teroris saja bangsa kita tidak takut dengan beramai-ramai membuat Gerakan Indonesia Tidak Takut, apalagi menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN,” paparnya kepada para wisudawan.

Seperti diketahui, UGM kali ini mewisuda 1.092 orang, terdiri 993 lulusan master termasuk 7 wisudawan dari warga negara asing, 53 spesialis, dan 47 doktor. Masa studi rata-rata untuk program magister adalah 2 tahun 8 bulan, sedangkan spesialis 4 tahun 9 bulan, sedangkan program doktor 5 tahun 11 bulan.

Waktu tersingkat untuk lulusan master diraih oleh Dilan Mulia Permatasari dari S2 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, yang menyelesaikan studi dalam waktu 18 bulan 6 hari. Sedangkan waktu tercepat untuk studi program doktor diraih oleh Faisal dari prodi S3 Sains Veteriner FKH yang meraih gelar doktor dalam waktu 38 bulan 27 hari.

Baca Juga : Tang Cabut Gigi Bongkar Pasang Temuan Redoncep UGM

Sumber tulisan dan gambar :

http://ugm.ac.id/

Berikan Komentar Disini

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM Ciptakan Inovasi Buat Minimalisir In...
views 286
Sejumlah mahasiswa UGM berhasil mengembangkan dental light arm  (Del-Arm) yang dapat menggantikan dokter saat memeriksa gigi hanya dengan isyarat tang...
Tang Cabut Gigi Bongkar Pasang Temuan Redoncep UGM
views 575
Tang cabut gigi memegang peranan yang penting dalam dunia kesehatan di Indonesia. Menurut Riskesdas tahun 2007, 72,1% rakyat Indonesia mengalami gigi ...
Di Tangan Mahasiswa Ini, Jaring Laba-Laba Bisa Per...
views 283
Siapa sangka jaring laba-laba bisa mempercepat penyembuhan luka cabut gigi? Ya, ditangan empat mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi UGM, jaring laba-lab...
Tootells : Inovasi Gigi Berbicara Untuk Tuna Netra
views 361
Tujuannya sederhana, membantu kalangan tunanetra mengenal lebih jauh mengenai pentinganya kesehatan gigi dan mulut. Lima orang mahasiswa UGM membuat a...
Mediglow : Permudah Dokter Gigi Periksa Pasien
views 474
Lima mahasiswa UGM berhasil mengembangkan Portable Medical Finger Glow (Mediglow) untuk mempermudah tenaga medis dalam melakukan pemeriksaan gigi. Mer...
FKG UGM : Begini Caranya Perkenalkan Cuci Tangan Y...
views 277
Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM punya cara yang unik untuk menyambut Dies Natalis mereka yang ke-68. Dalam acara pembukaan, Jumat (8/1), civitas ak...
Passing Grade Kedokteran Gigi UGM Tahun 2016
views 7252
Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mengeluarkan informasi jumlah resmi pendaftar strata satu tahun 2015 lewat jalur SNMPTN. Informasi berupa data jum...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Admin website http://dental.id