invisible hit counter Ternyata Menyikat Gigi Dua Kali Sehari Bisa Kurangi Risiko Stroke Lho - dental.id

Ternyata Menyikat Gigi Dua Kali Sehari Bisa Kurangi Risiko Stroke Lho

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Studi menunjukkan menyikat gigi berhubungan dengan berkurangnya kemungkinan seseorang terkena penyakit stroke. Mereka yang menderita penyakit gusi ringan hampir dua kali beresiko menderita stroke daripada orang yang tak memiliki penyakit gusi.

Dalam studi itu, para ahli menganalisis lebih dari 6.700 orang dewasa yang menderita penyakit gusi ringan, sedang dan berat selama lebih dari 15 tahun. Tak ada satu pun dari mereka yang sebelumnya telah mengalami stroke.

Mereka menemukan sebanyak 299 kejadian stroke terjadi selama 15 tahun periode studi. Hampir setengah kejadian stroke itu disebabkan gumpalan dalam pembuluh darah otak, 26 persen karena gumpalan darah di dalam hati dan 20 persen akibat kurangnya asupan oksigen ke otak.

Dilansir the sun.co.uk, Para peneliti mencatat orang-orang dengan penyakit gusi yang lebih parah lebih mungkin mengalami stroke karena adanya gumpalan darah di otak atau jantung.

Penyakit gusi adalah infeksi yang ditimbulkan bakteri (menciptakan plak) pada jaringan gigi. Pada beberapa pasien yang rentan terhadap penyakit gusi, tubuh lebih-bereaksi terhadap bakteri di sekitar gusi dan menyebabkan terlalu banyak peradangan.

Peradangan yang intens ini mempengaruhi aliran darah dan diduga merusak pembuluh darah di jantung dan otak secara perlahan selama periode waktu yang panjang. Inilah yang menyebabkan stroke, serta berbagai masalah lainnya termasuk penyakit jantung dan diabetes.

Studi sebelumnya bahkan menemukan jumlah gigi Anda yang hilang (lepas) bisa memprediksi waktu kematian Anda. Mereka yang memiliki satu set gigi lengkap di usia 74 tahun lebih besar kemungkinannya bisa mencapai usia 100 tahun, menurut ilmuwan.

Selain itu, mereka mengatakan, jumlah gigi yang hilang (lepas) bisa menjadi indikator kunci untuk melihat seberapa baik seseorang menjaga dirinya.

Terima kasih :

http://www.republika.co.id

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Teknologi Terbaru Kedokteran Gigi: Gigi Berlubang ...
views 1456
Di masa lalu, saat ada orang yang mengalami karies atau gigi berlubang, sebagian besar akan disarankan untuk dilakukan pencabutan sebagai solusi.T...
Bahaya Menambal Gigi Dengan Amalgam
views 1442
Tambal gigi amalgam, atau yang dikenal masyarakat sebagai tambal gigi perak, menyimpan bahaya. Sebabnya, amalgam diketahui memiliki kandungan zat merk...
CBT : Teknik Mengurangi Fobia Pasien Ke Dokter Gig...
views 1461
Beberapa orang ada yang ketakutan bukan main ketika diajak pergi ke dokter gigi. Kini, untuk menangani ketakutan tersebut, peneliti mengungkapkan bahw...
10 Reasons Why Dental Photography Should be an Ess...
views 147
Photography has always been considered an invaluable part of dentistry. With the advent of digital technology, imaging has become easier and more read...
Stress In Dentistry , It Could Kill You!
views 94900
Written by : Randy Lang. DDS, D.OrthoRecent Studies reported in dental literature confirm that dentists are subject to a variety of stress-related...
Laser: Era Baru Dunia Kedokteran Gigi
views 1038
Ditulis oleh : Drg. Eka Erwansyah, MKes, SpOrtSeringkali pasien yang telah ditambal giginya merasa telah mendapatkan perawatan dengan sinar la...
Ternyata Amalgam Masih Menimbulkan Pro Kontra Untu...
views 1048
Tambalan amalgamTambalan amalgam telah dipakai selama lebih dari 150 tahun. Tambalan amalgam terbuat dari percampuran merkuri cair (43-54%) dan be...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

admin

Admin website http://dental.id

You may also like...