invisible hit counter Seminar Ilmiah dan Workshop Menarik Mengenai Layanan Kedokteran Gigi - dental.id

Seminar Ilmiah dan Workshop Menarik Mengenai Layanan Kedokteran Gigi

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Prof. Dr. Rajiv Saini, salah satu pakar dalam bidang Periodontology dan Oral Implantology, tengah menjelaskan mengenai “Oral Hygiene and Systemic Health” kepada para peserta konferensi ilmiah IDEC 2017

Permasalahan yang dihadapi para profesional kesehatan gigi di Indonesia sangatlah kompleks. Mulai dari edukasi perawatan gigi, kebutuhan memperoleh peralatan kedokteran gigi, hingga metode untuk melakukan perbaikan gigi. Para profesional kesehatan gigi juga dituntut untuk update dengan teknologi terbaru dalam dentistry.

Pameran Indonesia Dental Exhibition & Conference (IDEC) 2017 menjadi salah satu jawaban bagi permasalahan-permasalahan yang sering ditemui oleh para dokter gigi di tanah air dan di negara-negara lain. Selama pameran berlangsung juga digelar serangkaian seminar ilmiah berikut workshop yang mengupas secara mendalam mengenai perkembangan teknologi dental dunia.

Mengusung tema utama “Modern Science and Technology for The Future of Dentistry,”  pada hari ketiga IDEC 2017 menampilkan 5 seminar dengan topik Clinical Advantages of Fast Curing MTA Based Materials yang disampaikan oleh Alexander Pavlov. Dilanjutkan dengan seminar berjudul Comprehensive Diagnostic – Approach for Oral Lessions oleh drg. Riani Setiadhi,  SpPM, dosen Ilmu Penyakit Mulut di Universitas Padjajaran Bandung,  Oral Hygiene and Systemic Health oleh Prof. Dr. Rajiv Saini, dokter asal India yang menekuni bidang Periodontology and Oral Implantology.

“IDEC merupakan acara yang bagus, saya berharap acara ini akan semakin besar dan dihadiri oleh lebih banyak peserta dari mancanegara, bukan  hanya peserta lokal,” ujar drg. D. Yudha Rismanto sebagai salah satu pembicara dalam seminar di hari kedua yang mengusung topik Periodental Esthetic Treatment as Primary Option in Dental Therapy.

Seminar yang tak kalah menarik dipaparkan oleh oleh drg. Jusuf Sjamsudin, yang juga merupakan pengajar di FKG Universitas Airlangga Surabaya, dengan judul Management Anterior Cross Bite in Mixed Dentition With Inclined Bite Plane: Indication and Contra Indication dan ditutup dengan Complication In Implant Dentistry: Peri-implantitis oleh Dr. drg. Marzella Mega Lestari, MDS, Sp.BM, Jakarta.

“Acaranya bagus karena ada seminar dan exhibition-nya. Saya sudah ikut seminarnya dari hari Jumat. Banyak hal menarik yang saya dapat di IDEC, salah satunya dari teknologi, karena seiring berjalannya waktu, kita perlu mengikuti perkembangan teknologi dentistry masa kini,” tutur drg. Anita, salah satu peserta seminar asal Pekanbaru.

 

IDEC 2017 telah mendapat dukungan yang signifikan dari dunia internasional. Sebanyak 60% ruang pameran digunakan oleh perusahaan internasional. Lima diantaranya menghadirkan paviliun dari Negara Jerman, Swiss, Korea Selatan, Italia dan Cina untuk mewakili industri kedokteran gigi negara mereka.

IDEC 2017 telah mendapat dukungan yang signifikan dari dunia internasional. Sebanyak 60% ruang pameran digunakan oleh perusahaan internasional. Lima diantaranya menghadirkan paviliun dari Negara Jerman, Swiss, Korea Selatan, Italia dan Cina untuk mewakili industri kedokteran gigi negara mereka.

IDEC 2017 telah mendapat dukungan yang signifikan dari dunia internasional. Sebanyak 60% ruang pameran digunakan oleh perusahaan internasional. Lima diantaranya menghadirkan paviliun dari Negara Jerman, Swiss, Korea Selatan, Italia dan Cina untuk mewakili industri kedokteran gigi negara mereka.

Pada hari ke-3 juga digelar beberapa Hands-On dengan topik mencakup Direct Inclined Bite Plane Fabrication oleh drg. Jusuf Sjamsudin, Management of Treatment for Special Needs oleh Roosje Rosita Dewen & Team, Correction of Perforation With Rootdent oleh Alexander Pavlov, Lab Examination to Support Comprehensive Diagnostic for Oral Lesions oleh drg. Riani Setiadhi dan Dr. Irna Sufiawati, drg., Sp.PM. – dokter gigi dan dosen Departemen Ilmu Penyakit Mulut Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unpad, Bandung.

“Acaranya menarik, pesertanya serius mengikuti seminar dan workshop hands-on. IDEC dapat menjadi terobosan untuk acara-acara kedokteran gigi selanjutnya,” papar Prof. drg. Laura Susanti Himawan, SpPros (K), salah satu pembicara Hands-On dengan topik Simple Way to Diagnose TMD and Its Early Treatment.

Salah satu Hands-On yang menarik adalah membahas mengenai koreksi perforasi di daerah akar, mahkota dan furkasi gigi yang disampaikan oleh Alexander Pavlov, salah satu dokter gigi asal Rusia yang spesialis di bidang prosthetic dentistry atau pembuatan gigi palsu. Saat ini banyak masyarakat yang belum sadar ketika akan membuat gigi palsu tidak berkonsultasi dengan dokter gigi atau ahli gigi yang kompeten di bidangnya.

“Acara IDEC sangat menambah wawasan saya sebagai mahasiswa bahwa dunia kedokteran gigi ini sangat luas. Bahkan saya menemukan teknologi-teknologi baru dalam bidang kedokteran gigi di acara ini.  Ini membuka peluang bagi dokter gigi maupun mahasiswa untuk lebih update terhadap bidang kedokteran gigi, tidak sebatas melayani pasien atau melakukan perawatan standar seperti yang dipelajari di perkuliahan,” komentar Dani, mahasiswa Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran sekaligus pengunjung IDEC.

Sementara itu di area pameran Assembly Hall JCC juga terdapat lebih dari 100 brand lokal dan luar negeri yang terkait dengan industri dental, mulai dari produk pemutih gigi, teknologi implan gigi, endodontik, hingga peralatan bedah dokter gigi. Salah satunya adalah teknologi kamera X-Ray yang bisa memindai struktur gigi pasien sebelum dilakukan operasi implan gigi, yang ditampilkan oleh salah satu peserta pameran dari Jepang. Terobosan teknologi baru lain adalah Aligner yang dirancang dari bahan lapisan plastik elastis yang memiliki fungsi mirip behel untuk merapikan gigi.

Gelaran IDEC, yang menampilkan teknologi terbaru dari 229 merek, menjadi salah satu platform untuk pengembangan bisnis kedokteran gigi sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya produk yang berkualitas.

Gelaran IDEC, yang menampilkan teknologi terbaru dari 229 merek, menjadi salah satu platform untuk pengembangan bisnis kedokteran gigi sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya produk yang berkualitas.

“IDEC merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas dokter gigi Indonesia agar maju sesuai dengan standar internasional, melalui konferensi-konferensi yang tidak hanya mengundang para ahli dari dalam negeri namun juga luar negeri sehingga keilmuan yang dipelajari tidak hanya dari sisi Indonesia dengan pertimbangan-pertimbangan, salah satunya teknologi terbarukan dalam pengobatan kesehatan gigi,” papar drg. Diono Susilo, Ketua IDEC 2017.

IDEC 2017 menempati area seluas 5.000 meter persegi di Assembly Hal Jakarta Convention Center (JCC) Senayan dan berlangsung sukses selama tiga hari pada tanggal 15-17 September 2017. Pameran IDEC akan kembali hadir di Jakarta pada tahun 2019.  Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.indonesiadentalexpo.com.

Tentang PDGI

Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) merupakan satu-satunya organisasi profesi yang menghimpun dokter gigi di indonesia yang didirikan di Bandung pada tanggal 22 Januari 1950. Saat ini PDGI telah memiliki 18 Pengurus Wilayah di tingkat Provinsi dan 243 Pengurus cabang di tingkat Kabupaten/Kota ditambah dua calon cabang PDGI yang baru. Di tingkat internasional PDGI merupakan Country Member pada berbagai organisasi antara lain  APDF/APRO (Asia Pacific Dental Federation/Asia Pacific Regional Organization)-Organisasi Dokter Gigi Regional se-Asia Pasifik dan FDI (Federation Dentaire Internationale)-Organisasi Dokter Gigi se-dunia.

Tentang Koelnmesse Pte Ltd

Koelnmesse merupakan penyelenggara pameran trade fair terkemuka yang mengadakan lebih dari 80 pameran didunia. Dengan pameran industry terkemuka disektor makanan, furniture dan kedokteran gigi, peserta pameran dapat diyakinkan bahwa pameran yang diselenggarakan oleh Koelnmesse merupakan pameran yang memenuhi standar professional tertinggi.

Tentang Traya Events

PT Traya Eksibisi Internasional (Traya Events) berdiri pada tahun 2015 adalah bagian dari PT  Amara Pameran Internasional, yang memiliki 5 anak perusahaan penyelenggara pameran dengan fokus masing masing pada industri spesifik yang berbeda. Sebagai salah satu penyelenggara pameran terkemuka di Indonesia PT Amara Pameran Internasional mengadakan event-event besar melalui setiap anak perusahaannya. Melalui event-event dan publikasi efektif, grup PT Amara Pameran Internasional melayani ratusan peserta pameran, pengunjung, media, dan pembeli berkualitas melalui platform bisnis tatap muka yang efektif.

 

Informasi lebih lanjut:
PT. Traya Eksibisi Internasional (Traya Events)
A Subsidiary of API Events

Drg. Monica Dewi R (PDGI)
T  : +62 812 9495 037
E  : monic@pdgi.or.id

Public Relations (Indonesia):

Nur Fazriah (Lulu)
T  : +62 21-29125577 ext.711
F  : +62 21-29125566
E  : lulu@lima-event.com

Public Relations (International)
Andrea Berghoff

T  : +65 6500 6706
E  : a.berghoff@koelnmesse.com.sg

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Berita
views 23
Dapatkan berita terbaru kedokteran gigi di SINI
Dokter Ini Gagal Cabut Gigi Pasien, Malah Disuruh ...
views 1596
Pasien Puskesmas Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak merasa tidak dihargai oleh dokter gigi yang bertugas. Sebab, pasien sempat disuruh mencari dokter d...
7 FKG Universitas Negeri Terbaik Di Indonesia
views 35058
Kedokteran gigi adalah ilmu mengenai pencegahan dan perawatan penyakit atau kelainan pada gigi dan mulut melalui tindakan tanpa atau dengan pembedahan...
Apakah Bahaya Fluoride Itu Fakta Atau Hoax?
views 2036
Fluoride, adalah satu kata yang tentunya sudah tidak asing lagi bagi teman-teman dentist, apalagi zat ini terdapat dalam pasta gigi (odol) yang pastin...
Nama Dan Alamat Kampus FKG Di Indonesia
views 21576
Update 26 Juli 2017Berikut ini daftar nama dan alamat FKG seluruh Indonesia1. FKG Universitas AirlanggaAlamat : Jl. Mayjen. Prof. Dr. Moes...
Mahasiswa FKG Juara Di 8th Dentistry Scientific Me...
views 191
Mahasiswa Kedokteran Gigi UNSOED kembali torehkan prestasi membanggakan. Kali ini giliran Adrian Permadi, Nasriana Stephanie Manurung dan Yunia Amina ...
3 Mahasiswa FKG UNEJ Juara Kompetisi Oral Session ...
views 357
Mahasiswa Fakuktas Kedokteran Gigi Universitas Jember (FKG Unej), Provinsi Jawa Timur, Amalia Rahmaniar Indrati berhasil menjuarai penelitian kategori...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

admin

Admin website http://dental.id

You may also like...