web tracker Savica Gum : Penghilang Plak Gigi dan Bau Mulut Dari UGM - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Savica Gum : Penghilang Plak Gigi dan Bau Mulut Dari UGM

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Kesadaran masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut masih sangat rendah. Menurut Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) 2004, prevalensi masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia mencapai 90,05%, dengan karies dan penyakit periodonsium  penyakit gigi dengan prevalensi tinggi.

Persoalan ini menginspirasi tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM, Astiti Wahyu Murti , Novaria, Sofia Maulida, dan dua mahasiswa Fakultas Farmasi UGM, yaitu Surya Yuli Astuti dan Retika Gien Syaputri menciptakan suatu produk untuk mengatasi persoalan tersebut. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penelitian Eksakta (PKM-PE) UGM, kelimanya membuat produk inovatif untuk membantu menghilangkan plak gigi dan bau mulut yang diberi nama Salvadora Perisca Gum atau “Savica Gum”.

” Savica Gum merupakan produk permen karet inovatif yang mengandung ekstrak siwak dari tumbuhan Salvadora persica,” jelas Retika, di Kampus UGM.

Retika mengatakan Savica Gum ini bisa menjadi alternatif solusi herbal penghilang plak gigi dan bau mulut. Produk ini dikemas dalam bentuk yang praktis sehingga dapat digunakan dimanapun dan kapanpun.

Ditambahkannya, Savica Gum bisa bekerja secara efektif untuk menghilangkan plak gigi karena formulanya sebagai permen karet. Seperti diketahui, permen karet adalah salah satu bentuk sarana pengendalian plak secara mekanis. Adanya gerakan pengunyahan pada permen karet dapat meningkatkan aliran saliva dalam rongga mulut.

“Peningkatan produksi saliva dapat mengurangi endapan sisa makanan di permukaan gigi,” tuturnya.

Sementara itu, kandungan ekstrak siwak di dalamnya mengandung mineral-mineral alami yang dapat membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri. Selain itu, bisa juga untuk mengikis plak, mencegah gigi berlubang, serta memelihara gusi.

“Siwak merupakan salah satu pembersih mulut alami yang telah digunakan sejak berabad-abad lalu,” jelas Retika.

Menurutnya, Savica Gum ini berpotensi untuk diproduksi masal. Dengan begitu, dapat dimanfaatkan sebagai alternatif  untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia.

Terima kasih

http://ugm.ac.id

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM Ciptakan Inovasi Buat Minimalisir In...
views 212
Sejumlah mahasiswa UGM berhasil mengembangkan dental light arm  (Del-Arm) yang dapat menggantikan dokter saat memeriksa gigi hanya dengan isyarat tang...
Tang Cabut Gigi Bongkar Pasang Temuan Redoncep UGM
views 491
Tang cabut gigi memegang peranan yang penting dalam dunia kesehatan di Indonesia. Menurut Riskesdas tahun 2007, 72,1% rakyat Indonesia mengalami gigi ...
Di Tangan Mahasiswa Ini, Jaring Laba-Laba Bisa Per...
views 213
Siapa sangka jaring laba-laba bisa mempercepat penyembuhan luka cabut gigi? Ya, ditangan empat mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi UGM, jaring laba-lab...
Tootells : Inovasi Gigi Berbicara Untuk Tuna Netra
views 260
Tujuannya sederhana, membantu kalangan tunanetra mengenal lebih jauh mengenai pentinganya kesehatan gigi dan mulut. Lima orang mahasiswa UGM membuat a...
Mediglow : Permudah Dokter Gigi Periksa Pasien
views 347
Lima mahasiswa UGM berhasil mengembangkan Portable Medical Finger Glow (Mediglow) untuk mempermudah tenaga medis dalam melakukan pemeriksaan gigi. Mer...
FKG UGM : Begini Caranya Perkenalkan Cuci Tangan Y...
views 165
Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM punya cara yang unik untuk menyambut Dies Natalis mereka yang ke-68. Dalam acara pembukaan, Jumat (8/1), civitas ak...
Passing Grade Kedokteran Gigi UGM Tahun 2016
views 5740
Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mengeluarkan informasi jumlah resmi pendaftar strata satu tahun 2015 lewat jalur SNMPTN. Informasi berupa data jum...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0