Toko Buku Kedokteran Gigi Terbesar di Indonesia
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Cabut Gigi Atas Bisa Sebabkan Kebutaan? Simak Penjelasan Dokter Berikut

Wisdom-Teeth-Extraction-a

Pencabutan gigi rahang atas (sumber: Richmond Hill Dentistry)

Ada sebuah informasi seputar dunia gigi yang dipercayai masyarakat secara turun temurun tentang bahayanya salah mencabut gigi atas. Risikonya tidak main-main, urusan salah cara cabut gigi tersebut bisa berdampak pada kebutaan.

“Kabar tersebut tidak benar,” tegas drg. Muh. Ruslin, Sp. BM, Ph.D kepada dental.id.

Ahli bedah mulut ini menjelaskan bahwa kepercayaan tersebut bukan berdasarkan fakta ilmiah yang sebenarnya, “Cabut gigi atas yang kemudian diyakini dapat menyebabkan kebutaan sebenarnya hanya pendapat orang awam saja tentang kesehatan gigi atau dianggap sebagai efek samping dari pencabutan gigi.”

Lebih lanjut lagi, ia menerangkan bahwa adanya hubungan rahang atas dengan mata secara anatomi memang sangat berdekatan dan memiliki persarafan yang sumbernya sama. Asal saraf yang dimaksud adalah seputar kepala yang kelima (V), yaitu nervus trigeminus yang memiliki tiga cabang.

Cabang pertama disebut sebagai nervus opthalmikus yang mengarah ke bagian mata, cabang kedua ke bagian rahang atas dan cabang ke tiga ke bagian rahang bawah.

“Tapi hal yang bisa terjadi adalah bila prosedur pencabutan gigi atas yang tidak adekuat bisa menyebabkan infeksi menyebar sampai mata sehingga bisa terjadi gangguan penglihatan,” urai direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Hasanuddin Makassar (UNHAS) ini.

Namun ia juga mengingatkan bahwa infeksi yang akan terjadi bisa saja bukan hanya menyebar sampai mata. Tetapi juga bisa sampai pada otak dan jantung. Bahkan, hal ini bisa terjadi ke semua organ tubuh manusia. BACA JUGA :AKIBAT INFEKSI GIGI, JANTUNG PRIA INI DIGEROGOTI BAKTERI

Tak heran jika gigi disebut pintu gerbang kesehatan tubuh manusia. Karena gigi juga dikenal sebagai sumber infeksi atau istilah medisnya adalah fokal infeksi di dalam tubuh.

Lebih jelas, dosen bedah mulut Fakultas Kedokteran Gigi UNHAS ini memberikan tiga contoh kasus infeksi yang berkaitan dengan pengaruhnya pada indra penglihatan manusia.

Kasus pertama, jika kondisi gigi taring atas berlubang sampai terjadi infeksi yang menyebar dari akar ke bawah mata. Kasus kedua, apabila gigi geraham atas terinfeksi karena berlubang. Serta kasus terakhirnya adalah karena infeksi pada sisa akar gigi.

“Jika salah satu dari kondisi tersebut terjadi, maka infeksi dapat menyebar ke dalam sinus. Kondisi itulah yang dapat menyebabkan sinusitis,” tutupnya.

Maka, jika setelah menyimak penjelasan di atas Anda masih takut penglihatan jadi terganggu, sebaiknya serahkan urusan gigi berlubang pada dokter gigi terdekat. Sebelum infeksi yang tak diinginkan datang meneror kesehatan tubuh Anda.

Dhihram Tenrisau

Suka menulis cerpen, liputan, dan esai. Bergiat di Suropati Syndicate.

Leave a response

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.