Retainer Kansal: Sebuah Retainer Ortodontik Lepasan Tooth-Borne

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Retainer Kansal merupakan retainer lepasan dan retainer ortodontik tooth-borne yang memiliki komponen kawat dan akrilik. Komponen kawatnya termasuk labial bow yang dimodifikasi, busur Kansal, dan cengkeram pin-head.

Labial bow modifikasi terdiri dari lengkung labial, U lup mini, lengan oklusal, lengan retensi, dan lengkung retensi. Lengkung labial dikonfigurasikan sedemikian rupa pada aspek labial dari gigi. Lengkung labial berada dekat dengan aspek fasial gigi dan mencegah gigi kembali pada posisi awal dari aspek labial. U lup mini dimulai dari ujung lengkung labial dan berakhir di pertemuan kaninus dengan batas premolar. U lup secara keseluruhan berukuran kecil dan dimulai sedikit di sepertiga distal dari permukaan labial kaninus dan berakhir di bagian embrasur. U lup tidak meluas ke batas gingiva. Hal ini membuat labial bow modifikasi terasa lebih nyaman dan kurang terlihat. U lup mini digunakan untuk mengaktifkan retainer Kansal dengan cara menekan U lup-nya.

Labial bow modifikasi bisa diperluas dari premolar bagian satu ke premolar bagian lainnya sebagai labial bow panjang. Dalam kasus seperti itu, lokasi dari sisa kerangka kawat akan bergeser ke distal tanpa mengubah tujuan dan desain dasar dari retainer.

Busur Kansal berfungsi ganda dengan mencegah kembalinya gigi-geligi dari aspek lingual/palatal gigi dan bertindak sebagai cengkeram retensi dari aspek bukal dari gigi-geligi. Lengkung palatal/lingual dari busur Kansal meluas dari aspek lingual atau palatal dari tepi distal kaninus kanan di sisi satu dengan tepi distal kaninus kiri di sisi yang lain sehingga mencegah kembalinya gigi dari aspek lingual atau palatal gigi-geligi.

Cengkeram pin-head merupakan retensi utama di aspek mesial dan/atau di kedua sisi molar. Lengan retensi di bagian palatal/lingual hanya meluas pendek pada jaringan lunak. Meski cengkeram pin-head disukai, banyak cengkeram lainnya yang juga bisa digunakan untuk menambah retensi.

Setelah pembuatan komponen kawat, kawat tersebut diakrilikkan untuk menggabungkan semua komponen kawat menjadi satu kesatuan fungsional tanpa meluas ke jaringan lunak, sehingga membentuk retaniner ortodontik lepasan tooth-borne. Kerangka kawat diakrilikkan dari aspek lingual/palatal regio molar menutupi lengan retensi dari cengkeram pin-head, bagian dari busur Kansal di aspek palatal/lingual regio premolar, lengan retensi dari labial bow modifikasi dan meluas ke permukaan distal kaninus di aspek palatal/lingual tanpa perluasan ke jaringan lunak. Setelah proses akrilik, piranti telah selesai, dipoles, dan dikirim.

Retainer Kansal memiliki komponen akrilik yang sedikit yang bersandar hanya pada gigi-geligi dan tidak mengambil dukungan jaringan sebagai retensinya. Oleh karena itu, piranti ini tidak terlalu tebal, memiliki tingkat akumulasi makanan yang rendah, dan mudah dibersihkan. Kemampuan berbicara dan mengecap pasien tidak terganggu. U lup mini menyebabkan gingiva tidak bertubrukan dan juga piranti ini kurang terlihat, sehingga lebih nyaman dan estetis.

 

Sumber: Kansal S, Kumar P, Singh G. Kansals retainer: a removable, tooth-borne orthodontic retainer. JIOS; 2013: 47(4): p.353-6

Berikan Komentar Disini
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.