web site hit counter Pemerintah : 100 Juta Bagi Artikel Ilmiah Yang Tembus Jurnal Ilmiah Internasional – dental.id

Pemerintah : 100 Juta Bagi Artikel Ilmiah Yang Tembus Jurnal Ilmiah Internasional

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

menristek

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bersama Lembaga Pengelola Pendidikan (LPDP) akan memberikan Rp 100 juta bagi artikel ilmiah yang menembus taraf internasional. Dengan kata lain, penghargaan ini diberikan kepada artikel ilmiah yang terbit di jurnal terindeks oleh lembaga pengindeks jurnal ilmiah bertaraf internasional.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, penghargaan ini akan diperoleh bagi artikel yang memiliki Impact Factor (IF)mencapai minimal 0,1.

“Dengan sitasi serendah-rendahnya satu,” ungkap Nasir saat jumpa pers ihwal Peluncuran Program Penghargaan Publikasi Ilmiah Internasional dari Lembaga Pengelola Pendidikan (LPDP) di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Thamrin, Jakarta.

Pada 2016, Nasir mengatakan telah menyediakan Rp 50 miliar untuk program penghargaan ini. Para peneliti yang telah berhasil mempublikasikan karyanya di taraf internasional bisa mengajukan program penghargaan ini kepada LPDP sehingga bisa mendapatkan penghargaan sejumlah Rp 100 juta  sesuai dengan ketentuan.

Program Penghargaan Publikasi Ilmiah Internasional (PPII) LPDP ini akan dilaksanakan dua kali dalam setahun. Program ini akan diselenggarakan setiap 20 Mei dan 17 Agustus setiap tahunnya.

Pendaftarannya bisa dilakukan sepanjang tahun secara online pada laman LPDP Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Karya ilmiah yang bisa mengajukan ini diwajibkan hasil karya dalam waktu lima tahun terakhir.

Menurut Nasir, pemberian insentif untuk publikasi internasional ini memang perlu dilaksanakan. Upaya ini bertujuan agar bisa meningkatkan jumlah publikasi di jurnal internasional agar peringkat Indonesia dalam daya saing bisa meningkat. Minimal, tambah dia, bisa berada di atas Thailand.

Di Asia Tenggara, Indonesia berada para urutan keempat dalam pemeringkatan daya saing ekonomi. Posisi pertama dipegang oleh Singapura lalu Malaysia dan Thailand.

Sumber tulisan dan gambar

http://www.republika.co.id

Berikan Komentar Disini

Artikel Terkait

Perawat = Pembantu Dokter?
views 1334
Ditulis oleh : by Naela Mustika Khikmah, Ns dan dr. Hafiidhaturrahmah Perawat, siapa yang tidak kenal dengan profesi luar biasa ini. Bahkan tidak j...
Kenali Virus Zika Hanya Dalam 10 Detik
views 312
Namaku Zika, sejenis virus. Banyak orang membicarakan aku. Padahal aku tak peduli dengan orang-orang itu. Sayangnya, banyak yang dibicarakan tidak...
Standar Pelayanan Gigi Di Puskesmas
views 3689
Standar pelayanan gigi di puskesmas from Joni Iswanto
Terkena Baju Ayah Perokok, Bayi Malang Ini Meningg...
views 1225
Jangankan menghirup asap rokok, menghirup residu atau endapan racun dari asap rokok juga berbahaya bagi anak. Seorang mantan perokok aktif mengaku tel...
BPJS Tidak Menanggung Penyakit Karena Rokok
views 782
Meskipun BPJS Kesehatan menyebutkan menanggung semua penyakit, nantinya bakal ada beberapa penyakit yang tidak ditanggung dalam program JKN (Jaminan K...
Pemerintah : Facebook, WhatsApp, dan Twitter Akan ...
views 130
Perusahaan penyedia konten aplikasi populer atau over the top (OTT) seperti Facebook, WhatsApp, Netflix dan Twitter terancam diblokir di Indonesia. ...
Sampaikan Perasaanmu Lewat Emoticon Di Tombol Like...
views 114
Pengguna Facebook di seluruh dunia kini bisa berbuat lebih dari sekadar memberi tanda "suka" dalam suatu unggahan. Pengguna saat ini bisa memberi tang...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
DENTAl.ID Ada Artikel Bedah Kasus LhoBaca Bedah Kasus Disini
+ +