Orangtua WAJIB Tahu Cara Mencegah Terjadinya Gigi Dempet pada Anak

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Pertumbuhan gigi geligi anak sangat penting diketahui oleh orangtua. Jika tidak, dampak yang akan terjadi adalah gigi anak akan mengalami gigi dempet (persistensi).

Melansir Childern’s Denistry, gigi dempet merupakan kondisi gigi anak tumbuh tidak pada tempat yang seharusnya, akibat pertumbuhan gigi menjadi dua baris.

Gigi dempet terjadi ketika gigi susu belum lepas tapi gigi permanen sudah mulai tumbuh. Akhirnya gigi permanen mencari jalan untuk tumbuh pada bagian belakang atau depan gigi susu.

Dampaknya tidak hanya membuat bentuk rahang tidak simetris, anak juga merasa tidak nyaman serta terjadi penurunan fungsi pada gigi. Sehingga mengganggu pola makan anak dan rentan terjadi sariawan.

Peran orangtua sangat penting untuk mengawasi dan memeriksa apakah gigi susu anak sudah mulai tanggal. Biasanya gigi susu anak sudah mulai lepas mulai pada usia lima sampai dengan tujuh.

Faktor yang bisa menyebabkan kondisi ini adalah gigi susu tumbuh dengan kuat karena bawaan genetik. Kemudian pola makan anak, khususnya pada masa pergantian gigi. Anak harus lebih sering mengunyah makanan. Hindari makanan yang lembut, karena anak akan jarang mengunyah sehingga gigi susu dapat tetap kuat.

Kondisi gigi ini dapat dicegah jika, orangtua aktif memahami pertumbuhan gigi anak. Namun jika sudah dalam tahap kondisi ini, orangtua perlu segera ke dokter gigi agar anak mendapat penanganan yang tepat. Upaya yang biasanya dilakukan oleh dokter gigi adalah perawatan ortodontik termasuk seperti pemakaian kawat gigi.

Terima kasih

http://health.liputan6.com

Berikan Komentar Disini
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

admin

Admin website http://dental.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.