website statistics
Home > Ilmiah > Orang Tua Wajib Tahu Tentang Usia Tumbuh Gigi Anak Sebelum Terlambat

Orang Tua Wajib Tahu Tentang Usia Tumbuh Gigi Anak Sebelum Terlambat

Advertisement
Advertisement

Info dari facebook :

Seringkali saya menemui pasien anak yang datang berobat gigi, bersama orang tuanya (tentu saja), yang ternyata sakit pada gigi permanennya.

Gigi bila sudah sakit, berarti sudah mengenai syaraf gigi.

Gigi terdiri dari beberapa lapisan; untuk mudahnya terbagi 3; email gigi, dentin, dan syaraf.

Bila baru mengenai email, atau lapisan pertama, biasanya belum terasa ngilu, walaupun kadang beberapa pasien sudah terasa ngilunya.

Pada kondisi ini pasien masih cenderung mengabaikan lubang gigi ini, kecuali bila lubang gigi pada gigi depan, pasien pasti cepat-cepat ke dokter gigi, karena mengganggu secara estetika.

Nah, bila lubang gigi hingga lapisan kedua, yaitu dentin, gigi akan terasa ngilu. Ngilu biasa pada beberapa pasien, hingga ngilu yang luar biasa pada pasien lainnya.

Ngilu di atas bisa digambarkan seperti ngilu saat minum es atau makan panas.

Kemudian, bila gigi sudah sakit, berarti syaraf gigi sudah terkena. Sakit yang hilang timbul, atau sakit yang berkepanjangan hingga tidak bisa tidur.

Pengobatannya; bila masih lapisan pertama dan kedua, gigi masih bisa ditambal pada sekali kunjungan.

Tetapi, bila sudah terkena syaraf gigi, perawatan harus dilakukan hingga beberapa kali kunjungan ke dokter gigi. Tiga hingga lima kali biasanya.

Nah, dari penjelasan di atas, saya ingin menekankan, bahwa sebagai orang tua, hendaknya kita mengetahui usia tumbuh gigi.

Kunjungan rutin ke dokter gigi adalah kebaikan. Mencegah lebih baik dari mengobati bukan.

Tetapi, masyarakat cenderung ke dokter gigi hanya bila sudah ada keluhan.

Hal ini harus diubah.

Mengetahui usia tumbuh gigi, bisa mendorong orang tua untuk segera memeriksakan anak ke dokter gigi, bila si anak memiliki keluhan pada giginya.

Mengapa? Karena bila yang sakit adalah gigi permanen, maka sangat disayangkan sekali. Karena tidak akan ada gigi yang tumbuh menggantikannya, bila seandainya gigi tersebut harus dicabut!

Bila sakit pada gigi susu, walaupun ada penggantinya, kasihan kan, si anak sakit gigi. Bisa mengganggu makan si anak, bahkan mengganggu tidurnya, dan tidur kita pastinya.

Gigi susu tumbuh mulai usia 6 bulan hingga lengkap usia 24 bulan. Ini adalah usia tumbuh rata-rata, bisa kurang atau lebih. Jumlahnya 10 gigi atas dan 10 gigi bawah.

Nah, pada gigi permanen, usia 6 tahun adalah usia penting, karena akan tumbuh gigi seri depan dan gigi geraham besar.

Pada kondisi inilah orang tua sering terlewat. Usia 6 tahun adalah usia dimulainya tumbuh gigi permanen. Dan hingga usia 12-13 tahun, gigi geraham besar kedua akan tumbuh. Pada usia ini gigi permanen tumbuh sebanyak 28 buah. 14 atas dan 14 bawah.

Usia 14 hingga 16 tahun biasanya tidak ada gigi yang tumbuh.

Tetapi, pada usia 17-21 tahun, tumbuh gigi geraham tiga. Gigi ini sering disebut gigi bungsu. Pada beberapa orang bisa tumbuh pada usia 30 tahun.

Jumlah total gigi permanen adalah 32 gigi; 16 atas dan 16 bawah.

Usia tumbuh gigi permanen di atas juga usia rata-rata, pada beberapa orang bisa lebih lambat, atau lebih cepat.

Nah, sudah tahu usia tumbuh gigi susu dan gigi permanen?

Ayo mulai rutin ke dokter gigi Anda, sebelum sakit gigi tentunya.

Mencegah lebih baik dari mengobati, kan….

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Bagaimana Merawat Dan Melindungi Gigi Anak? Ini Ti...
views 16
Merawat gigi anak sejak usia dini akan membuat gigi dan gusi mereka sehat di kemudian hari. Makanan, kebersihan dan kunjungan rutin ke dokter gigi men...
Kapan Harus Mulai Memperhatikan Kebersihan Rongga ...
views 63
Orang tua kadang bertanya, kapan saya harus mulai membersihkan gigi si bayi? Normalnya, gigi susu akan mulai erupsi pada usia 6 bulan. Namun, untuk me...
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook143Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn1Pin on Pinterest0
admin
Admin website http://dental.id