web tracker MENIPISNYA GIGI DAN GUSI KARENA SIKAT - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

MENIPISNYA GIGI DAN GUSI KARENA SIKAT

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook33Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

APAKAH CARAMU MENYIKAT MALAH MERUSAK GIGI?

Meski kita telah menyikat dan flossing bertahun-tahun, banyak di antara kita yang kaget bahwa cara menyikat gigi mereka ternyata salah.

Sikat gigi abrasif merupakan pengikisan progresif pada lapisan protektif struktur gigi (email) yang sering terlihat dalam mulut, karena aksi mekanis penggosokkan gigi. Letaknya di hubungan di mana gigi bertemu dengan gusi (garis atau batas gusi) dan permukaan akar gigi. Oleh karena kondisi ini, gigi dan gusi lebih rentan terkena infeksi dan radang.

CIRI KHAS ABRASI:

1.Berbentuk ā€œVā€ tajam di bagian gigi dekat gusi secara horizontal, di permukaan gigi yang menghadap pipi atau bibir

2.Bentuk cekungan pada gigi yang memperburuk senyum ini bersudut tajam, dan di titik terdalam terlihat lapisan gigi dentin yang lunak dan mengkilap

3.Yang paling sering ada gigi kaninus/taring dan gigi premolar/geraham kecil, karena letak gigi ini yang paling menonjol dalam lengkung gigi dan mendapat goresan terbanyak saat menyikat gigi.

4.Gigi sensitif adalah keluhan utama pasien ini.

5.Gigi rahang atas yang sering mengalami pengikisan ini.

6.Gusi yang turun akan mengiringi abrasi gigi.

7.Bisa juga disebabkan oleh tusuk gigi, selain sikat gigi.

 

PENYEBAB ABRASI: Sikat Gigi

Ini adalah penyebab yang paling umum. Hampir 90% penyebab gigi abrasi adalah sikat gigi. Jika bukan karena sikat giginya, maka penyebabnya adalah kesalahan teknik menyikat gigi. Menyikat gigi dengan sikat yang keras dan tenaga berlebihan dengan arah horizontal adalah penyebab yang paling utama.

 

PERAWATAN

1. Penderita harus diajari cara menyikat gigi yang tepat dan benar.

2. Jika sudah ada keluhan hipersensitifitas, restorasi atau tambalan dengan bahan seperti GIC (semen ionomer kaca) dan komposit harus dilakukan. Ini akan mencegah kerusakan lebih lanjut dan mengembalikan bentuk dan fungsi gigi yang optimal.

3. Pada kasus yang parah di mana kerusakan gigi mengenai ruang syaraf gigi, maka opsi satu-satunya adalah dengan perawatan saluran akar dan menambal gigi dengan komposit atau GIC.

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Sakit Gigi Bisa Jadi Penyebab Kanker. Waspadalah
views 724
Pakar kesehatan gigi dan mulut Rumah Sakit Gigi dan Mulut Royal Dental Hospital Drg Johanes Hendri SpBMhttp://kabarimbo.com/ MKes meminta masyarakat m...
Fakta : Cara Deteksi Diabetes Melalui Kesehatan Gi...
views 1435
Wajahnya mengernyit. Gusi Muhardjo (55 tahun) membengkak. Tak hanya itu, sudah beberapa waktu giginya mudah goyah. Terakhir, salah satu giginya pu...
drg Resza Rizky : di Pagi Hari Lebih Baik Sarapan ...
views 383
image from http://bontang.prokal.co/Kebiasaan yang berkembang di masyarakat,setelah bangun pagi harus sikat gigi dahulu baru kemudian sarapan. Ap...
Gusi Berdarah Setelah Menyikat Gigi? Bisa Jadi Gej...
views 375
Terdapat darah saat meludah setelah menyikat gigi? Hati-hati, kemungkinan Anda mengalami gingivitis. Meskipun mungkin tak terasa nyeri, namun jangan d...
3 Trauma Gigi Pada Anak Yang Perlu Diwaspadai Oleh...
views 516
Pada anak usia 0-6 tahun, cedera daerah mulut merupakan cedera kedua tersering, mencapai 18 persen dari seluruh cedera tubuh. Di antara cedera mulut i...
Mucocele : Benjolan Pengganggu di Mulut Anak
views 2509
Masalah pada rongga mulut ternyata tidak hanya terbatas pada gigi. Sebagian masyarakat mungkin sudah banyak yang pernah mengalami benjolan di rongga m...
Ini Lho Efek Kalo Gigi Ompong Dibiarkan
views 479
Beberapa orang yang kehilangan gigi tetapnya mungkin malas membuat gigi tiruan. Bila gigi dibiarkan ompong, adakah dampaknya?"Kalau gigi ompong te...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook33Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0