website statistics
Home > Berita > Mengerikan : Cabut Semua Gigi Dan Ditinggalkan Dengan Penuh darah

Mengerikan : Cabut Semua Gigi Dan Ditinggalkan Dengan Penuh darah

Advertisement
Advertisement
image from kompas.com
image from kompas.com

Donny Grigsby, seorang pria asal Indiana, Amerika Serikat, mengalami hari yang sangat menyedihkan, ketika dia datang dokter gigi.

Seperti diberitakan laman Huffington Post, awalnya, Donny datang ke dokter untuk mencabut empat gigi bungsunya.

Namun yang terjadi, dokter meninggalkan dia dalam kondisi koma, berlumur darah, dan kehilangan semua giginya.

“Setelah sadar, dia hanya bisa terduduk di sana sambil menangis,” kata istri Donny, Amanda kepada salurah televisi WRTV.

“Ancaman seperti ini harus segera dihentikan,” tegas Amanda.

Berdasarkan keterangan Amanda, suaminya yang kini berusia 36 tahun, menjalani operasi di klinik gigi Columbus White River, selama sekitar lima jam 30 menit.

Ketika Amanda datang kembali untuk mengecek perkembangan operasi, dia terbelalak karena mendapati suaminya tak sadarkan diri dan berlumuran darah. Dia pun lalu memanggil ambulan.

Menurut Amanda, dokter mengaku harus mencabut semua gigi Donny karena dikhawatirkan, infeksi dari gigi yang rusak akan menyebar.

Saat kembali ke rumah, Donny masih harus menggunakan tabung oksigen menyusul gumpalan darah yang masih terus keluar pascaoperasi.

“Saya sangat malu, karena saya enggak punya gigi sekarang. Saya terbangun tanpa baju, dan saya ketakutan,” kata Donny.

“Saya hanya ingin gigi-gigi saya kembali,” kata dia lagi.

Menanggapi kasus ini, dalam pernyataan tertulisnya, manajemen klinik gigi tempat Donny dirawat berkilah, tak bisa membeberkan rahasia pasien karena akan melanggar hukum.

Mereka hanya menyebutkan bahwa untuk setiap tindakan yang dilakukan terhadap pasien, pasti telah didahului dengan diagnosa. Pasien pun harus menandatangani persetujuan tindakan sebelum petugas medis melakukan operasi.

“Saya, dan juga seluruh staf lainnya sudah terbiasa menghadapi beragam situasi, untuk memastikan hak pasien terpenuhi dan perlindungan hukum berjalan,” kata dokter Aaron Strickland dalam pernyataan tertulisnya.

“Persetujuan pasien menjadi prioritas sebelum sebuah tindakan diambil, hal itu memastikan bahwa pasien mengerti tindakan apa yang akan dia jalani,” sambung Aaron.

Kendati demikian, Donny dan Amanda tetap berencana untuk mengajukan tuntutan malpraktik kepada klinik tersebut.

Baca Juga : drg. Pasri : Dari Perawat Gigi Menuju Dokter Gigi

POSTING TERKAIT :

Sumber tulisan :

http://internasional.kompas.com

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Kemenkes : Kami Akan Sederhanakan SKP Karena Membe...
views 737
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengakui kegiatan mengumpulkan Satuan Kredit Profesi (SKP) dalam satu periode sangat memberatkan keuangan dokter/dokt...
Akibat Infeksi Gigi, Jantung Pria Ini Digerogoti B...
views 2004
Akibat infeksi bakteri langka yang disebabkan oleh gigi geraham bungsunya, seorang pria bernama Daniel Murtagh, harus melakukan operasi jantung mendad...
Dokter Ini Gagal Cabut Gigi Pasien, Malah Disuruh ...
views 1365
Pasien Puskesmas Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak merasa tidak dihargai oleh dokter gigi yang bertugas. Sebab, pasien sempat disuruh mencari dokter d...
Digital Marketing : Peluang dan Tantangan Humas Ru...
views 37
Pasca dimulainya Masyarakat Ekonomi ASEAN, menuntut seluruh elemen masyarakat untuk sadar akan munculnya pesaingan pasar bebas, termasuk dibidang kese...
dr. Rudi Kwang, Sp.OT : BPJS, Dokter, dan Kenyataa...
views 2763
Ditulis oleh – dr. Rudi Kwang, Sp.OT Di web http://tagdoctors.com (Sebuah Sudut pandang dan Analisis dari Seorang Profesional sekaligus Pelaku) DIS...
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+1Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn1Pin on Pinterest0
admin
Admin website http://dental.id