web tracker Mediglow : Permudah Dokter Gigi Periksa Pasien - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Mediglow : Permudah Dokter Gigi Periksa Pasien

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook1Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Lima mahasiswa UGM berhasil mengembangkan Portable Medical Finger Glow (Mediglow) untuk mempermudah tenaga medis dalam melakukan pemeriksaan gigi. Mereka adalah Silva Eliana Aspriyanti, Ratih Setyawati (Fakultas Kedokteran Gigi),  Zakaria Abdur Rahman , Dennis Atyugrastiwi (Teknik Industri) dan Muhammad Belva Ababil (Teknik Mesin).

Silva Eliana mengatakan pengembangan Mediglow berawal dari kondisi tenaga medis yang seringkali merasa kesulitan saat melakukan pemeriksaan gigi. Dalam melakukan pelayanan kesehatan, dokter gigi memerlukan alat penerangan rongga mulut seperti senter sebagai sumber cahaya. Sementara itu juga masih harus memegang alat periksa gigi lainnya. “Kegiatan ini mempersulit kerja dokter karena harus memegang dua alat sekaligus,” jelasnya, Kamis (28/5) di Kampus UGM.

Melihat kondisi tersebut kelima mahasiswa ini pun tergerak untuk mengembangkan sebuah alat penerangan pada pemeriksaan gigi dan mulut yang mempermudah tenaga medis saat melakukan pelayanan kesehatan. Alat yang dikembangkan merupakan alat penerangan jenis LED yang bisa digunakan pada jari dibalik sarung tangan tenaga medis. “Alat ini mudah digunakan dan bisa dibawa ke mana saja bahkan saat pengabdian di derah pelosok karena bersifat portable,” ungkap Silva.

image from https://www.ugm.ac.id
image from https://www.ugm.ac.id

Untuk penggunaan Mediglow ini tidaklah rumit. Hanya dengan memasang gelang dan cincin Mediglow kemudian menyelimutinya dengan sarung tangan medis, maka alat ini siap untuk digunakan dalam pemeriksaan gigi. ”Gelang dan cincin bisa disesuaikan ukurannya dari S,M,L serta warna dan juga coraknya,” kata Silva.

Sementara ditambahkan oleh Dennis, selain bersifat portable, alat yang mereka kembangkan juga memiliki keunggulan lain yakni dapat disterilisasi menggunakan ozon dan alkohol. Disamping itu  juga menggunakan prinsip ergonomi dimana  dimensi alat disesuaikan dengan dimensi postur kerja manusia sehingga pekerja dapat bekerja dengan nyaman.

Kehadiran Mediglow tidak terlepas dari partisipasi mereka dari Program Kreativitas Mahasiswa tahun 2015 yang didanai oleh DIKTI. Saat ini Mediglow dapat dimiliki dengan harga terjangkau. Untuk generasi pertama dibanderol seharga Rp. 99.000,-. Bahkan alat ini sudah tersebar di seluruh Fakultas Kedokteran Gigi di Indonesia melalui kerjasama Persatuan Senat Mahasiswa Kedokteran Gigi Indonesia (PSMKGI).”Saat ini kami tengah dalam proses pengajuan paten dari Dirjen HKI,” terangnya.

Sumber tulisan dan gambar :

https://www.ugm.ac.id

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM Ciptakan Inovasi Buat Minimalisir In...
views 212
Sejumlah mahasiswa UGM berhasil mengembangkan dental light arm  (Del-Arm) yang dapat menggantikan dokter saat memeriksa gigi hanya dengan isyarat tang...
Tang Cabut Gigi Bongkar Pasang Temuan Redoncep UGM
views 491
Tang cabut gigi memegang peranan yang penting dalam dunia kesehatan di Indonesia. Menurut Riskesdas tahun 2007, 72,1% rakyat Indonesia mengalami gigi ...
Di Tangan Mahasiswa Ini, Jaring Laba-Laba Bisa Per...
views 213
Siapa sangka jaring laba-laba bisa mempercepat penyembuhan luka cabut gigi? Ya, ditangan empat mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi UGM, jaring laba-lab...
Tootells : Inovasi Gigi Berbicara Untuk Tuna Netra
views 260
Tujuannya sederhana, membantu kalangan tunanetra mengenal lebih jauh mengenai pentinganya kesehatan gigi dan mulut. Lima orang mahasiswa UGM membuat a...
FKG UGM : Begini Caranya Perkenalkan Cuci Tangan Y...
views 165
Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM punya cara yang unik untuk menyambut Dies Natalis mereka yang ke-68. Dalam acara pembukaan, Jumat (8/1), civitas ak...
Passing Grade Kedokteran Gigi UGM Tahun 2016
views 5734
Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mengeluarkan informasi jumlah resmi pendaftar strata satu tahun 2015 lewat jalur SNMPTN. Informasi berupa data jum...
UGM : Dokter Gigi Harus Berjuang Hadapi MEA
views 1050
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) secara resmi diberlakukan pada tahun 2016. Dampaknya, persaingan antar tenaga kerja di kawasan Asia Tenggara tidak tere...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook1Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0