website statistics
Home > Berita > Mau Digaji 5,4 Milyar? Cukup Buka Praktek Di Kota Ini

Mau Digaji 5,4 Milyar? Cukup Buka Praktek Di Kota Ini

Ads
Advertisement
image from http://plus.kapanlagi.com/
image from http://plus.kapanlagi.com/

Setelah sempat ramai di dunia kedokteran gigi Indonesia karena gaji dokter hanya dibayar Rp 2000 (Era JKN : Dokter Gigi Hanya Dibayar Rp 2000) dan kabar kalau dokter gigi enggan ke luar daerah (Menkes : Dokter Gigi Tidak Ada Yang Mau Ke Daerah), ternyata ada kabar gembira bagi kalangan dokter walaupun datangnya dari negeri seberang.

Meski tak mudah diraih, namun profesi seorang dokter saat ini mau tak mau memang diinginkan sebagian masyarakat yang ada di dunia. Walaupun jalannya tak mudah dan biaya pendidikan yang konon kurang terjangkau. Namun, profesi yang satu ini tetap dikejar oleh sebagian masyarakat yang mampu secara mental, akal dan tentunya finansial.

Di mana, selain tujuannya menolong nyawa banyak orang. Profesi ini bisa dibilang mampu menjamin masa depan yang lebih baik. Tapi sepertinya uang saat ini juga tak bisa dijadikan tolak ukur seseorang untuk bekerja di suatu tempat seperti kasus yang terjadi di salah satu kota kecil daerah Waikato, New Zealand, Tokoroa.

Padahal gaji yang ditawarkan oleh satu-satunya klinik kesehatan yang beroperasi di kota kecil ini terbilang sangat besar lho. Yakni sekitar 400 ribu Dollar Amerika (sekitar Rp 5,4 miliar) per tahunnya. Wuah, sungguh itu bukan angka yang kecil untuk penghasilan selama satu tahun bukan, seperti dilansir melalui Odditycentral.com.

Baca Juga :

Tapi kok bisa ya, nggak ada seorang pun dokter yang mau bekerja di kota kecil itu. Padahal dengan gaji per tahun yang begitu besar, tentu posisi itu seharusnya bakal jadi rebutan lho. Apakah kota itu berhantu? Eits, jangan berpikir yang macam-macam dulu. Sebab, menurut satu-satunya dokter yang bekerja sekaligus pemilik Tokoroa Family Health Clinic, Alan Kenny ini menyatakan kalau kendalanya adalah perkara lokasi yang jauh dari kehidupan kota.

Belum lagi, saat jam kerja dokter Kenny sendiri sampai tak bisa makan siang atau pun beristirahat karena pasien yang membludak setiap harinya yang ia tangani sendiri. Makanya, dokter Kenny selama ini merasa terkurung di kota tersebut karena tak pernah sempat berlibur selama membuka praktek di sana.

Apalagi selama ini dokter yang berusia 61 tahun itu juga mengaku capek berat seharian ketika harus menangani sekitar 40-an lebih pasien sakit setiap harinya. Bisa dibayangkan bukan mengapa ia bisa stress dan pastinya bakal sangat jarang dokter muda yang mau menerima tantangan seperti ini. Yah, memang terkadang uang juga bukan segalanya kan? Menurutmu?

Baca Juga : Hati-Hati 3 Dokter Gigi Ini Tertular AIDS Dari Pasiennya

Sumber tulisan :

http://plus.kapanlagi.com

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Tren Terbaru : Behel Dibelakang Gigi
views 4638
image from http://www.inilahkoran.com/Tak ingin mulut terlihat lebih maju karena penggunaan kawat gigi? Kini ada teknik anyar yang dikenalkan ke ...
Manfaat Rekam Video Selfie untuk Kesehatan Gigi
views 80
Tren selfie, baik lewat foto maupun video, ternyata tidak selalu berdampak negatif. Salah satu studi terbaru justru mendapati hasil bahwa seseorang ya...
Download Borang Perpanjangan STR
views 445
Download Borang Perpanjangan STR Dokter Gigi Non Spesialis Dokter Gigi SpesialisPOSTING TERKAIT STR :SURAT EDARAN TENTANG ...
Ingat Pilih Dokter Gigi Sesuai Spesialisasinya
views 2694
Demi menjaga kesehatan gigi dan mulut, dianjurkan memeriksakan gig 6 bulan sekali, selambat-lambatnya 1 tahun sekali. Untuk itu, pilihlah dokter gigi ...
“Jangan Jadi Dokter Gigi”
views 1638
Ditulis oleh : Lili Baasitha https://www.facebook.com/lili.baasitha Karena gigi itu nggak penting...percaya dech sama saya.Kemaren ada seorang i...
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0
admin
Admin website http://dental.id