Marketing Tukang Gigi VS Edukasi Dokter Gigi

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
223Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

darurat kumatDitulis dan dipublikasikan :

Rifqie al haris

http://www.kompasiana.com

Barangkali tukang foto itu beda dengan fotografer.

Dan sudah pasti tukang bangunan bukanlah arsitek.

Tukang pukul juga tidak bisa langsung dibilang petinju.

Tukang masakpun belum memenuhi kualifikasi untuk disebut chef.

Maka tukang gigi, tidak pernah bisa disamakan dengan dokter gigi.

Masing-masing punya kapasitas. Bijaklah dalam memilih.

Bijaklah dalam memilih.

Tukang gigi. Memang seharusnya bukan saingan dokter gigi dalam hal apapun. Tapi ketika hasil dari pekerjaan mereka justru jauh dari tujuan medis, maka sudahlah cukup untuk membuat para sejawat berang.

Definisi pengobatan alternatif mencakup segala bentuk pelayanan pengobatan yang menggunakan cara, alat atau bahan yang tidak termasuk dalam standar pengobatan kedokteran (pelayanan kedokteran standar) dan dipergunakan sebagai alternatif atau pelengkap pengobatan kedokteran tersebut. Maka tukang gigi tidak termasuk dalam definisi itu.

Bisa dibilang mereka masuk dalam pengobatan imitasi karena meniru baik cara, alat dan tindakan dokter gigi. Bedanya mereka tidak memiliki dasar ilmiah yang kompeten.

Tukang gigi yang makin menjamur rupanya selalu memiliki target pasar sendiri. Para remaja yang minim informasi, para orang dewasa yang awam kesehatan dan para orang tua yang memang terpingit oleh kebiasaan. Parahnya, pemakai jasa tukang ini semakin meluas ketika promosi gencar-gencaran tidak diimbangi dengan regulasi dari institusi manapun secara nyata. Akibatnya adalah eksistensi para profesional medis ini kalah oleh tukang gigi yang kini kian marak di tengah masyarakat yang menuntut adanya perawatan estetis murah dan terjangkau.

Baca berita lain tentang tukang gigi

DOKTER GIGI SERING TANGANI EFEK SAMPING KERJA TUKANG GIGI

PROF SOEDIBYO : PASANG GIGI PALSU DI TUKANG GIGI SEPERTI PASANG RANJAU DI MULUT

POLITISI PDIP : DESAK PEMERINTAH BEBASKAN TUKANG GIGI

GUSI MEMBESAR GARA-GARA CABUT DI TUKANG GIGI?

Dokter gigi punya batasan etik. Itu sebabnya eksistensinya akan kalah oleh tukang gigi yang melakukan promosi tanpa batasan etika medis. Promosinya begitu nyata menyebar di mana-mana baik di media masa dan media sosial.

Tapi sebenarnya seorang dokter gigi dengan latar belakang pendidikan dan juga sosial ekonomi yang mendukung tidak perlu merasa terancam. Dokter gigi adalah orang yang akrab dengan teknologi canggih seharusnya bisa memegang kendali dari permainan marketing, promosi dan penyampaian edukasi ke khalayak.

Edukasi yang diberikan kepada masyarakat adalah edukasi yang hendaknya tetap memegang teguh etika profesi. Promosi-promosi harus tetap dalam batasan yang etis. Jika tidak, masyarakat juga akhirnya akan memberikan pandangan buruk bagi para sejawat dokter gigi. Penyampaian simpatik dan empatik akan lebih mudah diterima. Yang tujuannya adalah, masyarakat akan lebih bijak memilih demi pemenuhan kebutuhan kesehatan mereka.

Edukasi kesehatan aktif harus mampu melawan promosi non etis dari pihak tukang gigi. Jika tidak ada institusi yang secara tegas menonaktifkan mereka, maka keaktifan dari segenap sejawat harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Maka harapannya adalah, jangan ada lagi pasien yang datang ke klinik kita, dengan efek samping yang sudah begitu parah akibat tindakan si tukang.

Sumber gambar dan tulisan :

http://www.kompasiana.com

#Note: Ada perubahan judul namun tidak mengurangi materi dan esensi yang terkandung.

#gambar diblur untuk demi terjaganya etika.

Berikan Komentar Disini

Artikel Terkait

MK: Tukang Gigi Harus Dibina, Bukan Dihapus
views 1080
Upaya Hamdani Prayoga memperjuangkan hak konstitusionalnya selaku tukang gigi membuahkan hasil. Hari ini (15/1), MK mengabulkan permohonan pengujian P...
Politisi PDIP : Desak Pemerintah Bebaskan Tukang G...
views 1130
image from http://news.okezone.com/ Rahmat Hermawan (27) seorang tukang gigi yang berpraktek sejak tahun 2010, ditangkap dan ditahan di Rutan Polr...
Ini Lho Pasal-Pasal Terkait Kewenangan Tukang Gigi
views 1092
POSTING TERKAIT TUKANG GIGI : Politisi PDIP : Desak Pemerintah Bebaskan Tukang Gigi Gusi Membesar Gara-Gara Cabut Di Tukang Gigi? MK: Tukang...
Prof Soedibyo : Pasang Gigi Palsu Di Tukang Gigi S...
views 11141
image from http://ugm.ac.id Tenaga yang tidak mengetahui segala pengetahuan ilmiah mengenai kesehatan jaringan rongga mulut dapat fatal ji...
Dokter Gigi Sering Tangani Efek Samping Kerja Tuka...
views 2427
Perwakilan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Harum Sasanti mengungkapkan, banyak dokter gigi yang merupakan rekan kerjanya sering menemukan efek ...
Cabut Di Dokter Gigi, Bikin Gigi Palsu Di Tukang G...
views 1497
Ditulis dan dipublikasikan : drg. Widya Apsari Sp.PM https://www.facebook.com Ini adalah masalah yang tidak akan (belum) ada habisnya menjadi...
3 Hal Yang Bisa Dilakukan Menyikapi Praktek Tukang...
views 1597
Penulis : drg. Sitirahma Desmarleni Dokter Gigi PTT Kemenkes di Puskesmas Napal Putih, Bengkulu Utara. Beberapa hari yang lalu, grup alumni angk...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
223Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

admin

Admin website http://dental.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.