web tracker Laser: Era Baru Dunia Kedokteran Gigi - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Laser: Era Baru Dunia Kedokteran Gigi

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Ditulis oleh : Drg. Eka Erwansyah, MKes, SpOrt

Seringkali pasien yang telah ditambal giginya merasa telah mendapatkan perawatan dengan sinar laser. Namun sesungguhnya ini salah kaprah karena sinar yang digunakan untuk menambal gigi bukanlah sinar laser melainkan sinar halogen yang kini mulai ditinggalkan dan digantikan oleh sinar generasi baru yaitu sinar LED (sinar biru). Kedua jenis sinar ini digunakan untuk mengeraskan bahan tambalan gigi.

Sinar laser adalah sesuatu yang berbeda. Laser adalah singkatan dari Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation, yang saat ini menjadi suatu teknologi yang sangat berkembang dan bermanfaat luas, banyak digunakan di bidang kesehatan.

Pemanfaatan energi laser berkembang pesat Di Amerika Serikat. Penggunaan laser pada gusi pertama kali disetujui oleh pemerintah Amerika di awal 1990-an, dan pengggunaan pada jaringan keras seperti gigi dan tulang rahang disetujui pada tahun 1996.

Kenyamanan pasien, kemudahan proses kerja, seni dan presisi adalah kata kunci yang mengiringi pengembangan dan pemanfaatan laser kedokteran gigi. Ini bisa menjadi cara yang tepat dan efektif untuk melakukan banyak prosedur kedokteran gigi.

Laser memungkinkan untuk pengobatan fokus pada area yang sangat spesifik tanpa merusak jaringan sekitarnya.

Laser merupakan suatu teknologi yang inovatif dan akurat untuk aplikasi jaringan keras dan lunak. Pasien biasanya merasa lebih nyaman dan tingkat kecemasan yang rendah selama perawatan. Di Amerika, pada tahun 2009 diperkirakan bahwa 6 persen dokter gigi memanfaatkan laser untuk aplikasi jaringan lunak, dan jumlah ini meningkat seiring waktu.

Penerapan dalam Dunia Kedokteran Gigi

Penerapan laser dalam dunia kedokteran gigi membuka pintu bagi dokter gigi untuk melakukan berbagai prosedur  yang tadinya tidak mungkin dilakukan menjadi mungkin dilakukan.

Penggunaan laser  dapat diterapkan secara interdisipliner dalam dunia kedokteran gigi. Saat ini, perawatan ortodonti sangat terbantu dengan adanya alat ini.

Banyak prosedur perawatan ortodonti yang terdukung untuk mendapatkan hasil perawatan yang maksimal. Demikian pula beberapa prosedur  bedah mulut, perawatan gusi, pengawetan gigi, perawatan kesehatan gigi anak, pembuatan gigi tiruan dan terapi penyakit mulut dapat dilakukan dengan aplikasi laser kedokteran gigi.

image from http://www.indonesiaentrepreneurship.com/
image from http://www.indonesiaentrepreneurship.com/

Keuntungan Laser Kedokteran Gigi

Beberapa keuntungan  utama   laser kedokteran gigi:

  1. Pada beberapa  prosedur perawatan,  tidak membutuhkan pembiusan.
  2. Perdarahan  minimal atau bahkan tanpa perdarahan.
  3. Infeksi bakteri diminimalkan karena sinar energi tinggi mensterilkan daerah yang dikerjakan.
  4. Kerusakan jaringan sekitar  sangat sedikit.
  5. Penyembuhan luka    lebih cepat.

Adapun kerugian penggunaan laser kedokteran gigi adalah harga alat yang masih relatif mahal sehingga penggunaannya pun masih sangat  terbatas.

Pertanyaan-pertanyaan yang paling sering muncul seputar laser kedokteran gigi.

  1. Apakah kelebihan sinar laser dibanding dengan teknologi  yang lain?

Kelebihan sinar laser dibanding teknologi yang lain adalah laser mempunyai sifat yang sangat presisi . Dengan panjang gelombang dan energi tertentu, sinar yang dihasilkan akan bekerja langsung pada target untuk memperoleh hasil yang diharapkan.

  1. Bagaimanakah cara kerja sinar laser?

Sinar laser bekerja secara spesifik pada target tertentu, sesuai dengan panjang gelombang yang diprogram.

  1. Amankah terapi dengan sinar laser?

Sinar laser aman jika dilakukan oleh tenaga professional yang akan memprogram panjang gelombang   sesuai dengan manfaat dan tujuan yang diharapkan.

  1. Ada berapa jenis sinar laser di bidang kedokteran gigi dan apa saja manfaatnya?

Ada dua macam sinar laser yang digunakan di bidang kedokteran gigi sesuai sasarannya yaitu sinar laser untuk jaringan lunak dan sinar laser untuk jaringan keras.  Sinar laser untuk jaringan lunak diperuntukkan pada jaringan otot seperti gusi, lidah, bibir. Sinar laser jaringan keras digunakan pada jaringan seperti tulang dan gigi.

  1. Siapa saja yang bisa mendapatkan terapi dengan sinar laser?

Siapapun boleh mendapatkan terapi sinar laser, kecuali mereka yang sedang hamil dan hipersensitif terhadap sinar

  1. Bagaimanakah prosedur pelaksanaan terapi dengan sinar laser?

Prosedur   terapi dengan sinar laser adalah bermacam-macam tergantung dengan jenis sinar laser yang  digunakan. Umumnya sebelum tindakan laser dilakukan, diberikan krim bius di permukaan jaringan yang akan dilaser selama lebih kurang 30-45 menit supaya pasien tetap nyaman selama penerapan laser.

  1. Apakah ada efek samping yang mungkin timbul?

Efek samping yang mungkin timbul adalah hiperpigmentasi atau hipopigmentasi pasca laser, namun efek samping ini biasanya tidak bersifat permanen dan akan hilang dalam beberapa waktu. Efek samping lain yang dapat terjadi meskipun jarang adalah “burn”, yakni akibat suhu yang terlalu tinggi maka kulit akan bereaksi seperti terbakar.

  1. Kapan hasilnya mulai terlihat?

Hasil perawatan dengan laser pada umumnya akan mulai terlihat selang 3-7 hari setelah perawatan, dan akan berangsur-angsur membaik dari waktu ke waktu.

  1. Hal-hal yang dilakukan setelah dilakukan terapi sinar laser?

Yang harus dilakukan setelah perawatan dengan sinar laser adalah menjaga kebersihan mulut secara maksimal. Gunakan obat kumur secara rutin.

  1. Apakah bisa dikombinasikan dengan terapi lain?

Perawatan laser sering dilakukan sebagai tindakan tunggal misalnya pengangkatan tumor, terapi sariawan dll. Terapi laser sering juga digunakan untuk mendukung (kombinasi) terapi lain misalnya pada kasus persiapan pembuatan gigi palsu untuk mendapatkan keakuratan yang tinggi. Demikian pula perawatan dengan kawat gigi (behel), hasil yang maksimal akan tercapai dengan dukungan terapi laser.

Sumber tulisan :

http://www.orthodontic-eka.com/

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0