website statistics
Home > Berita > KPK Cium “Aroma” Permainan Rumah Sakit di Program JKN

KPK Cium “Aroma” Permainan Rumah Sakit di Program JKN

Advertisement
Advertisement

KPK mendeteksi adanya kecurangan di program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Terkait dengan itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, pun mengadakan rapat dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek.

Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan menyebut, dalam satu semester pada tahun 2015, ada sekitar 175 ribu klaim dari pelayanan kesehatan ke BPJS dengan nilai Rp 400 miliar yang terdeteksi ada kecurangan. Saat ini, dia menyebut, sudah ada 1 juta klaim yang terdeteksi.

“Sekarang ada sekitar 1 juta klaim yang terdeteksi. Oleh karena itu, kita pikir secara sistematik kita harus bangun sistem pengendalian fraud (penyimpangan). Pencegahan harus jelas,” ujar Pahala di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan

BACA JUGA : BUPATI GOWA : KARENA ADA KATA “WAJIB”, MAKA KAMI KELUAR DARI BPJS

Pahala juga menambahkan, pada tahun 2018 kecurangan yang terdeteksi dan terbukti sebagai fraud akan ditindaklanjuti. Langkah pertama yang nantinya dilakukan adalah remedi atau perbaikan terhadap pelanggaran yang terjadi dengan perbaikan sistem yang ada.

“Kedua, kita usulkan gunakan perdata. Jadi, siapa yang sistemnya fraud, kita minta ditambahkan klausul, misalnya ada denda. Rumah sakit yang klaim sesuatu yang fiktif, kita minta didenda. Ketiga, tentu pidana,” ujarnya.

Dia menyebut nantinya fraud yang terjadi dalam klaim pihak pelayanan kesehatan terhadap BPJS akan ditindak tegas. “Sekarang fraud nggak didiemin lagi. Kalau dulu ketangkap cuma disuruh pulangin uangnya,” ungkap Pahala.

Menanggapi hal itu, Nila menyebut akan dibentuk satuan tugas (satgas) pencegahan fraud di Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Satgas tersebut terdiri atas personel dari Kementerian Kesehatan, BPJS, dan KPK.

“Kita mencoba membuat satgas untuk membuat pedoman pencegahan fraud di Jaminan Kesehatan Nasional. Satgasnya dari Kemenkes, dari BPJS, dari KPK sejauh ini,” kata Nila.

BACA JUGA : SISTEM BPJS KESEHATAN : DOKTER YANG TEKOR DAN TANGGAPAN DINGIN BU MENKES

Terima kasih

https://news.detik.com

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Iuran BPJS Naik 1 April, Ini Tarif Yang Baru
views 508
Presiden mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jam...
Kadang Saya Suka Kasian Sama Dokter Bedah
views 537
Penulis : Dr. Erta Priadi Wirawijaya Sp.JP Kadang saya suka kasian sama dokter bedah. Di hampir semua RS, di era JKN. Bagian bedah ini sumber defis...
Anggota DPR : BPJS Kesehatan Terancam Collaps
views 156
Menyusul anggaran BPJS Kesehatan yang terus defisit dari tahun ke tahun, maka lembaga penyelenggara jaminan kesehatan nasional (JKN) ini terancam coll...
Bali : BPJS Amburadul, Pemprov Menggunakan Sistem ...
views 626
DPRD Provinsi Bali mendorong Pemprov Bali untuk menunda integrasi program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke program Jaminan Kesehatan Nasional ...
Rumah Sakit : Ada Untung Dibalik Pasien BPJS
views 314
Ditulis dan dipublikasikan : Posma Siahaan http://www.kompasiana.com "Jangan pasif, Dok. Kita harus rajin menjalin silahturahmi, memberikan p...
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0Pin on Pinterest0
admin
Admin website http://dental.id