website statistics
Home > Berita > Kenapa ya Tarif ke Dokter Gigi Mahal?

Kenapa ya Tarif ke Dokter Gigi Mahal?

Advertisement
Advertisement

Tidak dapat dipungkiri jika perawatan ke dokter gigi mempunyai tarif yang mahal. Walaupun memang mahal itu adalah suatu hal yang relatif yang tidak sama pada semua orang, namun yang biasanya menjadi pembanding adalah mengapa tarif dokter gigi sering lebih mahal daripada tarif dokter umum. Bahkan sebagian masyarakat yang sudah sadar pentingnya kesehatan gigi dan mulut pun terkadang menunda pergi ke dokter gigi karena mahalnya biaya.

Sebenarnya jika diamati lebih jauh adalah wajar jika perawatan ke dokter gigi mempunyai tarif yang mahal. Hal ini disebabkan oleh hal-hal berikut ini:

Kasus Pasien

Gangguan kesehatan gigi dan mulut biasanya mempunyai gejala yang sering disepelekan oleh masyarakat. Pada umumnya masyarakat mencari pengobatan seteah berada pada tahap yang parah. Tentu saja tarif pengobatan antara yang sudah parah dan yang masih tahap dini berbeda. Misalnya saja gigi berlubang (karies), pada tahap dini pada umumnya tidak mempunyai gejala, selanjutnya akan menyebabkan rasa ngilu yang bahkan masih sering dianggap hal yang tidak terlalu penting. Pada tahap lebih lanjut barulah gigi berlubang menyebabkan rasa sakit yang tak tertahankan karena sudah mengenai saraf. Nah, biasanya pada tahap inilah para pasien baru mencari pengobatan. Mereka yang tidak mau giginya dicabut akan meminta ditambal, padahal jika sudah mengenai saraf gigi tidak boleh langsung ditambal, harus dirawat dahulu saluran akarnya. Tentu saja tarif antara penambalan biasa dengan perawatan saluran akar sangat berbeda jauh.

 

Alat dan Bahan Material Kedokteran Gigi

Ilmu kedokteran gigi erat kaitannya juga dengan alat dan bahan material yang menunjang dalam perawatan pasien. Misalnya saja pasien ingin memakai gigi palsu lepasan. Gigi palsu itu berbagai macam jenis bahannya. Ada yang dari akrilik, kerangka logam, bahkan sampai gigi palsu fleksibel, yang tentu semakin bagus bahan yang digunakan akan semakin mahal juga harganya. Belum lagi alat-alat yang digunakan seorang dokter gigi tidak ada yang murah. Bahkan untuk membeli sebuah kursi gigi (dental unit) yang merupakan salah satu hal terpenting dalam melakukan perawatan pasien saja dokter gigi menghabiskan uang yang membuat menelan ludah. Di sisi lain juga bahan material kedokteran gigi masih banyak yang harus dibeli dari luar karena belum dapat diproduksi negara kita.

 

Pekerjaan Dokter Gigi

Dokter gigi dalam melakukan perawatan tidak bisa hanya mendengar dan langsung menulis resep saja. Dokter gigi harus memeriksa seluruh bagian rongga mulut pasien agar mengetahui bagaimana kondisi rongga mulutnya yang sesungguhnya. Belum lagi jika melakukan perawatan seorang pasien saja dapat memakan waktu 30 menit. Gigi adalah organ kecil yang memerlukan ketilitian yang rinci, tidak boleh sembarangan karena akan berpengaruh ke kondisi umum tubuh seseorang. Misalnya saja dalam penambalan gigi, jika tidak teliti mengukir bentuk gigi sesuai dengan bentuk gigi aslinya akan menyebabkan perasaan tidak nyaman dalam mengunyah sehingga memilih mengunyah pada sisi yang lain terus menurus dan akan mengakibatkan gangguan pada sendi rahang. Gangguan pada sendi rahang ini dapat menyebabkan telinga berdengung dan sakit kepala berkelanjutan.

 

Sumber gambar : http://gazettereview.com

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Ternyata No 1 Orang Malas Ke Dokter Gigi Bukan Tak...
views 672
Banyak orang malas berkunjung ke dokter gigi. Takut, jadi alasan yang banyak diungkapkan. Tapi, sebuah studi yang dipublikasikan Health Affairs menyat...
Share ke Teman Sejawat....Share on Facebook3.4kShare on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn1Pin on Pinterest0