web tracker Kapan Sebenarnya Anak Diperbolehkan Menggunakan Kawat Gigi? - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Kapan Sebenarnya Anak Diperbolehkan Menggunakan Kawat Gigi?

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Menggunakan gigi kawat gigi memang sudah menjadi tren beberapa tahun belakangan. Namun, tak sedikit dari mereka yang menggunakan gigi kawat gigi karena butuh perawatan khusus lantaran giginya tak rapih atau struktur giginya yang rusak.

Saat seseorang membutuhkan gigi kawat gigi, pertanyaan pun menjadi muncul, sebenarnya kapan sih seseorang bisa menggunakan gigi kawat gigi? Dan, pada usia berapa gigi kawat gigi boleh digunakan?

Drg. Imelda Sari mengungkapkan, pada ilmu kedokteran penggunaan gigi kawat gigi pada usia anak-anak sempat menimbulkan pro-kontra. Ada yang menyatakan boleh, tapi ada juga yang tidak. Karena, pertumbuhan anak masih terus berkembang dengan pesat.

“Nah, pemasangan gigi kawat gigi ini beda-beda, karena kalau gigi ada cabang-cabangnya. Kalau dari dunia kedokteran gigi, sejak ada gigi permanen sudah boleh sekitar usia 7 tahun. Tapi kalau menurut saya sekitar di atas usia 10 tahun tau setelah gigi tumbuh permanen semua. Its oke, belum terlambat kok,” kata Drg. Imelda Sari saat ditemui di acara HUT RS Husada ke 92, Jakarta.

Drg. Imelda mengungkapkan, beberapa kasus memang mengharuskan pemasangan behel sejak dini. Biasanya dikarenakan pertumbuhan yang tidak maksimal pada gigi geraham.

“Kadang-kadang kita lihat gigitan yang tidak bagus, itu bisa dilihat diusia dini. Kalau memang ada rahang bawah lebih maju daripada rahang atas itu namanya kelas 3 atau gigitannya kelas 3. Itu harus sedini mungkin, kenapa kita menjaga supaya rahangnya tidak sampai tumbuh panjang.

Tapi kalau sekedar kurang rapih, atau berjenjang ya kita tunggu sampe usia dewasa. Karena kalau kita kasih kawat masih kecil, kita khawatir tidak bersih yah. Yang kita khawatir kan nggak bisa jaga kebersihan. Karena kalau pake kawat, itu harus sadar kebersihan. Apa gunanya gigi rapih tapi lubang semua,” ungkapnya.

Hal berbeda jika gigi hanya tak rapih, menurut Drg. Imelda hal ini sayang dipakai sejak kecil, karena perkembangan rahang.

“Tapi kalau usia terlalu dini, jangan lupa rahang kita ini berimbang, dari usia muda sampai dewasa itu rahang terus berkembang. Misal dari anak-anak sudah dipasangkan behel, rapih ya rapih, terus dilepas, ya akan bergeser lagi, karena perkembangan rahang itu, yah. Jadi sayang,” ucapnya.

Terima kasih

http://www.tribunnews.com

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Waduh….Ternyata Orang Tua Juga Punya Andil K...
views 287
Gigi berlubang sebenarnya bisa dicegah sejak masih kecil. Namun, para ahli mengatakan banyak orangtua yang salah ketika berbicara tentang kebersihan m...
Ternyata Menghisap Jempol Ketika Bayi Berpengaruh ...
views 4359
Orang tua yang memiliki anak batita atau balita sering kali bertanya-tanya apakah kebiasaan menghisap jari adalah hal yang normal pada anak, dan ter...
4 Dampak Bila Gigi Anak Geripis Yang Perlu Diwaspa...
views 135
Halo Sahabat DentalKali ini Den Talid mau share tentang bahaya kalo gigi buah hati geripis.Banyak lho kerugian kalo gigi susu si Kecil geripis...
Kapan Anak Harus Dibawa Ke Dokter Gigi Untuk Perta...
views 394
Halo Sahabat DentalKembali lagi berjumpa dengan kami Den TalidDi artikel ini akan dijelaskan kapan sih gigi anak mulai diperhatikan dan apakah...
Orang Tua Merasa Bersalah Karena Gigi Anak Gigis D...
views 64
Ada beberapa hal yang sering menimbulkan rasa bersalah pada anak-anak kita. Salah satunya adalah saat melihat deretan gigi gigis dan menghitam pada an...
Punya Balita Yang Mau Belajar Sikat Gigi? Yuk Sima...
views 93
Mengajari anak sikat gigi bisa jadi tantangan sendiri untuk orangtua. Keterlambatan dalam membiasakan anak menyikat gigi dapat menyebabkan karies gigi...
Ternyata Anak Juga Bisa Punya Bau Mulut Lho. Simak...
views 97
"Matthew seringkali mengeluarkan bau tak sedap saat ia sedang bicara. Saya penasaran apa yang membuatnya bisa bau mulut. Ternyata, anak saya kalau sik...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0