invisible hit counter Jangan takut berobat gigi ke koas kedokteran gigi! - dental.id

Jangan takut berobat gigi ke koas kedokteran gigi!

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Koas kedokteran gigi adalah sebutan bagi mahasiswa lulusan kedokteran gigi yang telah menyelesaikan pendidikan akademis dan berlanjut ke pendidikan profesi.

Saat menjadi koas, mahasiswa tersebut telah menerima gelar sarjana dan telah menempuh pembelajaran secara akademis dibidang kedokteran gigi selama lebih kurang 3,5 tahun. Setelah menerima gelar sarjana, mahasiswa diharuskan menempuh pendidikan profesi selama lebih kurang 2 tahun untuk mendapatkan gelar dokter gigi.

Pendidikan profesi ini ditempuh bukan lagi hanya dengan berhadapan dengan buku dan praktikum semata, melainkan melalui tindakan perawatan yang dilakukan secara langsung ke pasien.

Setiap koas kedokteran gigi wajib menyelesaikan pekerjaan yang sesuai dengan persyaratan yang diberikan oleh masing-masing fakultas. Persyaratan ini dapat berbeda antara fakultas di satu institusi dengan institusi lainnya. Hal ini disesuaikan dengan kebijakan yang ada pada institusi tersebut.

Koas kedokteran gigi tidak dapat semata-mata memberikan perawatan kepada pasien.

Setiap prosedur yang dilakukan kepada pasien harus dilaporkan kepada pembimbing dan harus sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pembimbing disini bertugas untuk mengawasi jalannya perawatan dan membimbing koas. Tidak jarang para koas akan ditanya-tanya terlebih dahulu oleh pembimbing mengenai perawatan yang akan diberikan, baru kemudian diberikan ijin untuk mengerjakan pasien tersebut.

Hal ini dilakukan untuk memberikan perawatan sebaik-baiknya. Selain mengenai prosedur perawatan, koas kedokteran gigi juga wajib mengetahui aturan mengenai keselamatan kerja dan keselamatan pasien. Kebersihan ruang kerja, sterilisasi alat-alat, ketersediaan bahan yang memadai, serta kehigienisan saat kerja menjadi hal-hal yang wajib diperhatikan seorang koas.

Beberapa perawatan yang bisa dilakukan oleh koas kedokteran gigi adalah penambalan, pencabutan, pembedahan gigi sederhana, pembersihan karang gigi, perawatan saluran akar, perapihan gigi, pembuatan gigi palsu dan perawatan pada gigi anak. Perawatan ini tentunya akan dibimbing dan diawasi oleh para dokter gigi yang ahli dibidangnya, yang bertugas sebagai pembimbing.

Setiap pasien wajib diberikan penjelasan mengenai perawatan yang akan diberikan dan prosedur yang akan dilakukan. Tindakan yang dilakukan lebih kurang sama dengan tindakan yang dilakukan oleh dokter gigi pada umumnya. Hanya saja, waktu yang dibutuhkan untuk perawatan yang dilakukan koas kedokteran gigi lebih panjang, mengingat prosedur untuk setiap pekerjaan harus dikontrol secara cermat untuk menghindari tindakan yang dapat merugikan pasien sendiri.

Mengenai biaya perawatan, harga yang diberikan untuk setiap perawatan cukup terjangkau. Dengan demikian, diharapkan koas kedokteran gigi menjadi pilihan pasien untuk menerima perawatan gigi.

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM Ciptakan Inovasi Buat Minimalisir In...
views 205
Sejumlah mahasiswa UGM berhasil mengembangkan dental light arm  (Del-Arm) yang dapat menggantikan dokter saat memeriksa gigi hanya dengan isyarat tang...
Tang Cabut Gigi Bongkar Pasang Temuan Redoncep UGM
views 482
Tang cabut gigi memegang peranan yang penting dalam dunia kesehatan di Indonesia. Menurut Riskesdas tahun 2007, 72,1% rakyat Indonesia mengalami gigi ...
Di Tangan Mahasiswa Ini, Jaring Laba-Laba Bisa Per...
views 211
Siapa sangka jaring laba-laba bisa mempercepat penyembuhan luka cabut gigi? Ya, ditangan empat mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi UGM, jaring laba-lab...
Tootells : Inovasi Gigi Berbicara Untuk Tuna Netra
views 246
Tujuannya sederhana, membantu kalangan tunanetra mengenal lebih jauh mengenai pentinganya kesehatan gigi dan mulut. Lima orang mahasiswa UGM membuat a...
Mediglow : Permudah Dokter Gigi Periksa Pasien
views 328
Lima mahasiswa UGM berhasil mengembangkan Portable Medical Finger Glow (Mediglow) untuk mempermudah tenaga medis dalam melakukan pemeriksaan gigi. Mer...
FKG UGM : Begini Caranya Perkenalkan Cuci Tangan Y...
views 160
Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM punya cara yang unik untuk menyambut Dies Natalis mereka yang ke-68. Dalam acara pembukaan, Jumat (8/1), civitas ak...
Passing Grade Kedokteran Gigi UGM Tahun 2016
views 5464
Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mengeluarkan informasi jumlah resmi pendaftar strata satu tahun 2015 lewat jalur SNMPTN. Informasi berupa data jum...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0

You may also like...