Infused Water Bukan Sahabat Gigimu

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Direview oleh : drg. Ahmad Ridwan

Baru-baru ini beredar sebuah foto yang viral di media sosial mengenai sebuah laporan kasus oleh dokter gigi di Indonesia. Pasiennya datang dengan kondisi gigi yang mengalami erosi akibat mengkonsumsi minuman infused water secara rutin selama tiga tahun terakhir. Tidak dijelaskan secara rinci berapa banyak infused water yang diminum per hari atau apakah pasien tersebut memiliki kebiasaan membersihkan gigi yang baik. Sehingga foto tersebut langsung memancing reaksi warganet.

Infused water merupakan air putih biasa yang sudah dicelupkan dan direndamkan beberapa potongan buah-buahan atau herbal. Infused water sedang menjadi tren kesehatan yang banyak dinikmati masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pada dasarnya ini merupakan air putih biasa yang diberi rasa alami.

Minuman ini dianggap mampu membantu orang-orang yang tidak suka minum air putih untuk mengkonsumsi cairan lebih banyak. Selain itu, kandungan buah di dalamnya dapat mempercepat detoksifikasi tubuh. Buah digunakan dalam infused water mengandung antioksidan  yang dapat menangkal radikal bebas dan dapat menjaga kulit semakin indah.

Buah yang banyak digunakan untuk membuat infused water adalah lemon. Secara alami, lemon adalah buah yang asam karena mengandung asam sitrat dan pH-nya 2. Angka ini setara dengan kadar keasaman air soda kemasan seperti coc*-col*, sprit*, atau fant*. Nilai pH ini dapat berubah, tergantung berapa banyak air yang digunakan untuk merendam lemon tersebut. Semakin banyak air yang digunakan dengan semakin sedikit lemon, maka nilai pH akan naik.

Selain lemon, buah-buahan yang sering digunakan adalah stroberi, nanas, atau anggur. Padahal buah-buahan ini juga termasuk kategori buah yang asam dan mengandung pH rendah: stroberi (pH 3.00 – 3.99), anggur (pH 2.80 – 3.82), mangga (pH 3.40 – 4.80), nanas (pH 3.20 – 4.00).

Penelitian menyatakan bahwa jaringan keras gigi akan rusak dan keropos jika kondisi mulut asam, mulai dari pH 5.5 ke bawah. Artinya jika seseorang minum air dengan nilai pH 2, kerusakan gigi pasti akan terjadi lebih parah. Apalagi jika aktivitas ini dilakukan terus menerus dalam waktu lama. Akibatnya gigi akan mengalami erosi, lebih sensitif, mudah berlubang, dan berwarna kecokelatan.

Tentu Anda tidak ingin hal ini sampai terjadi. Manfaat kesehatan dari infused water sangat sayang kalau dilewatkan. Maka perlu dicari cara agar hal ini tidak sampai merusak gigi. Berikut beberapa tipsnya:

  • Minum infused water dengan sedotan sehingga airnya tidak mengenai gigi.
  • Kumur-kumur dengan air putih setelah minum infused water  untuk ‘membilas’ gigi dari asam.
  • Gunakan lebih banyak air dengan sedikit potongan lemon (1-2 iris lemon/liter air) untuk menjaga pH air tidak terlalu asam.
  • Sikat gigi dengan pasta gigi berfluoride 2x/hari untuk menjaga gigi tetap kuat menahan asam.

 

Sumber:

  1. Rees, J., Loyn, T., Hunter, L., Sadaghiani, L. and Gilmour, A., 2007. The erosive potential of some flavoured waters. European journal of dentistry1(1), p.5.
  2. Adhani, R., Sukmana, B.I. and Suhartono, E., 2015. Effect pH on demineralization dental erosion. International Journal of Chemical Engineering and Applications6(2), p.138.
  3. http://www.drpalani.com/index.asp?N=BLOG-30433-2016.8.25-Is-Fruit-Infused-Water-Bad-for-Your-Teeth&C=305&P=0
  4. https://realfood.tesco.com/media/images/Lemon-easter-biscuits-hero-1d74c01d-8906-45fe-8135-322f0520c434-0-472×310.jpg
  5. http://res.cloudinary.com/dk0z4ums3/image/upload/v1503915943/attached_image/fakta-tentang-manfaat-infused-water-alodokter.jpg
  6. http://www.health2blog.com/wp-content/uploads/2017/03/4.jpg
Berikan Komentar Disini
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.