web tracker Hypnodontia : Tren Terbaru Kedokteran Gigi - dental.id
Download! Download Panduan Praktik Klinik Bagi Dokter Gigi Dari PB PDGI

Hypnodontia : Tren Terbaru Kedokteran Gigi

Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0
Ads
Advertisement

Sebuah ilmu baru tengah dikembangkan kalangan kedokteran gigi. Yakni dengan cara menghipnotis pasiennya agar sang pasien merasa nyaman saat akan dilakukan perawatan.

“Kami menyebutnya sebagai hypnodontia merupakan cara hypnosis (hipnotis) dengan ilmu kedokteran gigi,” kata drg. Chairunnisa Amarta, Sp.B, M.NLP salah seorang dokter yang mengembangkan ilmu ini di Jakarta, Jumat (17/2).

Dia mengatakan, masih banyak masyarakat yang memiliki paradigma yang salah untuk berobat ke dokter gigi, tidak hanya anak-anak, orang dewasa juga masih banyak yang takut ke dokter gigi.

Hal ini karena pemberian sugesti yang salah secara turun menurun seperti orang tua yang mengingatkan anaknya agar tidak terlalu banyak makan permen, nanti kalau giginya sakit dicabut dokter gigi. “Kalau banyak-banyak maka permen nanti giginya keropos biar dicabut dokter gigi,” kata dokter yang akrab dipanggil Irun ini.

Baca Juga : 7 Keuntungan Ilmu Hypnodontia Bagi Dokter Gigi

Menurut dia, kekhawatiran dan ketakutan ini tidak perlu terjadi dengan menggunakan teknik hipnosis, antara lain dengan melakukan komunikasi yang interaktif dengan pasien, dokter dalam hal ini dituntut untuk sabar dan komunikatif. “Tujuannya untuk menciptakan rasa nyaman bagi diri pasien,” ujar dia.

Dia mengingatkan, perawatan gigi secara teratur bertujuan untuk menghindarkan timbulnya penyakit lain seperti gangguan jantung, ginjal, mata, kulit, bahkan kanker.

Chairunnisa mengatakan, hypnosis (istilah dia) merupakan cara berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar untuk memudahkan dalam mencapai tujuan dalam berbagai aspek kehidupan yang tidak dapat diselesaikan melalui pikiran sadar.

“Cara ini membuat saya bisa akrab dengan pikiran bawah sadar pasien, sehingga tindakan yang dilakukan dapat mengoptimalkan kekuatan penyembuhan dalam diri pasien sendiri,” ujar dia.

Bahkan melalui hypnosis ini dokter gigi dapat menghilangkan kebiasaan buruk pasien yang mengakibatkan kerusakan gigi seperti menggigit bibir, kuku, pensil, menghisap jempol, atau menggesek gigi saat tidur, ujar dia.

Chairunissa mengaku dirinya mempelajari hypnosis setelah lulus dari pendidikan dokter gigi karena melihat banyak pasiennya yang tegang saat harus dirawat giginya.

Dia mengatakan belajar banyak dari ahli hypnosis Indonesia, Ronny F. Rondoridjo yang telah banyak menerbitkan banyak buku mengenai ilmu ini.

Terkait dengan menghilangkan rasa sakit, Chairunissa mengatakan, sebenarnya hal ini dapat dilaksanakan tetapi sangat tergantung kepada orang tersebut bisa atau tidak membuka bawah sadarnya.

Namun dia yakin ke depannya ilmu ini tidak sekedar membuat orang yang semula takut menjadi nyaman, tetapi juga dapat membuat tidak perlu dilakukan pembiusan. Dia mengatakan, setidaknya dengan metode ini pembiusan tidak perlu dilakukan secara berlebihan untuk menghilangkan rasa sakit.

Baca Juga : Selamat Datang Era Dental Photograph

Sumber tulisan :

http://nasional.republika.co.id/

Berikan Komentar Disini
Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

7 Keuntungan Ilmu Hypnodontia Bagi Dokter Gigi
views 218
Ketika seorang dokter gigi mempunyai ilmu pengetahuan tentang hipnosis maka akan terjadi  lebih baik  dalam berkomunikasi dengan pasien untuk   menjal...
Pengalaman Ihyan Amri dr. SpB, FINACH Menggunakan ...
views 380
Dalam dunia kedokteran gigi, Hypnodontic sudah dikenal lama sekali. Tetapi di Indonesia sendiri Hypnodontic tidak banyak tahu. Sebetulnya, Hypnodontic...
Share ke Teman Sejawat....
Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0